
Sang mentari mulai menampakan wujudnya cahayanya menerobos masuk kedalam kamar menyinari dua insan yang masih bergelung di bawah selimut.Semalam Gerry telah sampai di mansion Wijaya saat Natalie sudah terlelap.Para pelayan yang sudah sangat mengenal siapa Gerry te ntu mengizinkannya masuk, apalagi saat Gerry berkata kalau Natalie adalah istrinya.Tidak ada satu pelayan pun melarang nya masuk ke dalam kamar Natalie.
Gerry merasa beruntung Natalie tidak mengunci kamar, ia melihat wanita yang beberapa hari ini ia rindukan sedang tidur meringkuk seperti habis menangis.Pria tampan itu ikut masuk ke dalam selimut lalu memeluk istri nya hingga ia yang begitu lelah ikut tertidur di samping istri nya.
Natalie membuka mata nya sedikit ia merasa ada sesuatu yang berat berada di atas perut nya. Ia melihat sekilas Gerry yang masih terlelap, Natalie mengeratkan pelukan nya kepada Gerry. Mungkin ia begitu merindukan suaminya sehingga ia berhalusinasi Gerry ada bersama nya. Namun deru nafas Gerry menyadarkan Natalie kalau pria yang kini ia peluk nyata.Sontak Natalie melepaskan pelukannya, merasa ada pergerakan Gerry pun ikut terbangun.
" Kamu udah bangun sayang? " tanya Gerry.
Sayang?? apa Natalie tidak salah mendengar pria menyebalkan ini memanggilnya sayang.
Natalie tidak menjawab ia hendak bangkit dari tempat tidur namun lengannya di tarik oleh Gerry.Gerry mendekat kan wajah nya dengan wajah Natalie.
Cup
Cup
Cup.
Gerry memberikan banyak kecupan di bibir Natalie, " Love shoot di pagi hari sayang. " goda Gerry lalu mengulas senyum.
Andai saja Gerry bersikap seperti ini dari kemarin mungkin Natalie akan sangat senang.Namun saat ini hatinya masih terluka oleh Gerry, wanita itu bangkit dari tempat tidur lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Gerry menghela nafas panjang, ia ingat akan ucap Kai bahwa ia harus berusaha membuat Natalie mau memaafkannya.Kalau tidak ia yakin Natalie pasti akan menggugat cerai pada nya.Gerry tidak mau itu terjadi ia tidak mau kehilangan Natalie beserta calon anaknya.
Gerry pun bangkit dari tempat tidur lalu mandi di kamar mandi kamar lain.Paviliun milik Key sangat luas memiliki banyak kamar, kini tempat itu nampak kosong karena pemilik nya masih berada di London.
__ADS_1
Saat Gerry kembali ke kamar setelah ritual mandi nya Natalie sudah tidak ada di dalam kamar. Dengan cepat Gerry berganti pakaian lalu menyusul Natalie ke lantai bawah.
Gerry melihat Natalie kini sedang sarapan bersama Kai dan Zhia yang kini perut nya semakin membesar karena usia kehamilan nya sudah mendekati persalinan. Kai dan Zhia sengaja datang pagi pagi ke paviliun sengaja ingin sarapan bersama Natalie.
" Kok kakak bisa ada di sini? " tanya Zhia yang tidak tahu kedatangan Gerry.
Natalie menatap ke arah Zhia dia pikir Zhia yang memberitahukan Gerry keberadaan nya namun ternyata salah Zhia tidak tahu Gerry datang.
" Aku mengikuti insting ku, kalau istri dan calon anakku ada di sini. " jawab Gerry sambil menatap Natalie lalu ikut duduk di samping wanita yang sedari tadi memalingkan wajahnya saat pandangan mereka bertemu.
Zhia kini menatap suaminya yang asyik memakan sarapan nya tanpa dosa.Zhia yakin Kai yang memberitahu keberadaan Natalie pada Gerry.
Gerry menambahkan makanan pada piring Natalie, " Kamu harus banyak makan, biar anak kita sehat sayang.Atau ada sesuatu yang kamu ingin? aku akan carikan untuk mu. " ucap Gerry lalu mengusap lembut puncak kepala Natalie.
Kai dan Zhia terkejut melihat sikap hangat Gerry yang selalu kaku bisa seperti ini ternyata kepada wanita yang ia cintai. Kini Kai yakin mantan rival nya itu kini sudah menemukan pawang nya.
Natalie menatap Gerry dengan tatapan dingin, " Aku mau kamu pergi dari hadapan aku. " cetus Natalie kesal.
Cup
Cup
Cup
Gerry dengan tidak tahu malu nya mengecup bibir Natalie di depan Zhia dan Kai yang tercengang oleh kelakuan Gerry.
__ADS_1
" Love shoot kedua sayang, aku nggak akan pergi dari kamu sampai kapanpun. " saut Gerry lalu kembali melanjutkan makan.
Zhia dan Kai menggelengkan kepalanya, virus bucin kini sudah merajalela ternyata.Natalie merasakan seperti de javu tingkah Gerry saat ini seperti saat dirinya memperjuangkan cinta Gerry.Apakah Gerry benar-benar akan memperjuangkan cinta nya? atau hanya karena ada anak nya di dalam rahim nya kini.
Begitu banyak pertanyaan ada dalam benak Natalie kini, ia masih belum bisa mempercayai Gerry. Ia takut Gerry kembali menorehkan luka pada nya. Ia tidak mau kembali berharap namun hasilnya tetap mengecewakan.
Natalie bangkit dari duduknya ia lalu pergi meninggalkan Gerry dan yang lainnya kembali ke dalam kamar.
" Sebenarnya gue pengen cekik lu tau kak, lu ngeselin bisa - bisa nya lu belain cewek lain daripada istri lo sendiri.Gue kalau jadi Natalie pasti akan sulit buat maafin lu. " sentak Zhia kesal sedari tadi ia ingin sekali memarahi Gerry.
Gerry menatap Kai yang mengangkat tangannya tanda ia tidak akan ikut campur saat Zhia memarahi Gerry.
" Iya Zhi, kakak nyesel maka nya aku nyusul kesini. " jawab Gerry memasang wajah sendu.
" Bujuk lagi dia kak, jangan ampe lo nyesel.Kemaren dia kekeh pengen pisah sama lo. " ucap Zhia memberinya nasihat.
" Iya makasih ya Zhi. " balas Gerry lalu mengulas senyum.
Semenjak hari itu Gerry bertingkah manis kepada Natalie, kini ia yang lebih agresif. Tidak biasanya Gerry seperti ini kepada seorang wanita baru kali ini ia merendahkan harga dirinya. Yang ia pikirkan saat ini bagaimana cara nya agar hati Natalie yang sudah beku kembali mencair. Ia rindu istri nya yang cerewet dan nakal itu.Bahkan Natalie kini jarang tersenyum kepada nya sungguh Gerry rindu senyuman itu.
Pagi ini Natalie berolahraga di sekitar komplek Gerry mengikutinya dari belakang. Tiba-tiba Gerry tertimpa tiang lampu jalanan yang mendadak roboh. Gerry pingsan menimpa cairan berwarna merah yang tergeletak di bawah trotoar. Natalie terkejut saat ia menengok kebelakang melihat suaminya terkapar dengan darah yang keluar dari kepala nya.
" Gerry..!! " jerit Natalie histeris berlari menghampiri suaminya. Ia menangis memeluk Gerry ia takut kehilangan Gerry apalagi saat melihat darah berlumuran kepala Gerry.
" Oh Tuhan selamat kan suami ku. " batin Natalie menangis.
__ADS_1
...... .....
Jangan lupa like komen dan vote bestie..