Terpaksa Menikahi Si Pembenci

Terpaksa Menikahi Si Pembenci
Extra Part 12


__ADS_3

Keyzia dan Kaivan hari ini berjalan jalan mengelilingi kota jakarta, sepanjang perjalanan tangan mereka terus saling menggenggam seolah tidak ingin lepas.


Kaivan yang sedang fokus menyetir sesekali melirik ke arah Keyzia yang sedari tadi hanya menoleh ke arah jendela.


" Kita mau kemana dulu nih hari ini? " tanya Kai sambil tersenyum menatap kekasihnya.


" Terserah kamu aku ikut aja. " jawab Keyzia lalu tersenyum manis ke arah Kai.


Kai masih terus menggenggam tangan Zhia, sesekali ia kecup punggung tangan itu sambil sebelah tangan lagi masih menyetir.


Seharian ini mereka berjalan jalan keliling kota jakarta.Mereka menghabiskan waktu dengan menonton lalu berjalan jalan.Kini mereka sudah berada di pantai.


Suasana di sana sangat mendukung, dengan bertelanjang kaki mereka berlarian saling mengejar.


Keyzia ingin rasanya menghentikan waktu saat ini, ia masih ingin menikmati kebersamaan nya dengan Kai saat ini.Namun itu semua tidak mungkin dua hari lagi papi Dave dan mami Stella akan kembali ke London.Ia harus bisa meyakinkan Kai untuk ikut dengan mereka.


Ingin rasanya ia terus bersama Kai, namun ia pun masih memiliki cita- cita yang ingin ia capai.Keyzia ingin menjadi wanita karier yang sukses.


Mereka berlarian saat ombak datang menerpa, kini mereka berpelukan dengan sunset yang menjadi background keromantisan mereka.Kai memeluk Keyzia dari belakang ia menaruh dagu nya di ceruk leher Keyzia.Ia hirup aroma tubuh Keyzia, ia kecup leher dan pipi Keyzia.


Entah mengapa Kai merasa jalan- jalan kali ini seperti perpisahan bagi mereka.Tidak biasa nya wanita dingin ini berinisiatif duluan untuk berkencan.


" Apakah ada yang mau kamu bicarain sama aku Zi? " tanya Kai sambil mengendus leher Keyzia sehingga membuat Keyzia meremang dibuat nya.


" Kamu udah tau? " tanya Keyzia kini berbalik badan menghadap ke depan Kai.


" Kamu sedikit berbeda hari ini sayang, membuat aku takut. " ucap Kai sendu.Ia letakan salah satu tangan Keyzia di pipinya seolah menyuruh Keyzia menyentuh nya lebih lama.

__ADS_1


" I love you Kai, now tomorrow and Forever. " ucap Keyzia. Wajah Kai berubah sumringah mendengar ucapan cinta Keyzia.


" Mee too honey. " balas Kai.


" Ayo kita putus. " ucap Keyzia yang membuat ia merasakan di jatuhkan kedalam jurang yang paling dalam.


" Tapi kenapa? " tanya Kai.


" Aku mau pindah ke LA, aku mau belajar bisnis di sana. " jawab Keyzia.


" Sebaiknya kamu juga ikut papi kembali ke London. " sambung nya lagi.


Kai menangkup kedua pipi Keyzia, ia menatap manik mata yang kini sedang memendam sesuatu.Ia melihat Keyzia sedang berusaha menahan air mata yang hendak lolos dari tempat nya.


" Apa papi yang nyuruh kamu? " tanya Kai selidik.


" Jujur Zhi jangan bohong. " bentak Kai.


Keyzia menggelengkan kepalanya, air mata yang sedari tadi ia tahan kini lolos begitu saja.Kai mengusap air mata Keyzia lalu mengecup mata Keyzia bergantian.


" Jangan nangis sayang, aku nggak bisa liat kamu sedih kayak gini. " ucap Kai lirih.


" Bilang sama aku kamu mah nya apa? tapi jangan kata putus yang kamu inginkan, aku nggak sanggup Zhi. " lanjut Kai.


" Ikutlah sama papi ke London belajar bisnis sama papi di sana, aku juga akan melanjutkan study di LA. " sahut Keyzia.


" Kenapa harus berpisah? kita bisa belajar bersama di London bersama papi" balas Kai.

__ADS_1


" Kalau barengan pasti kita malah pacaran bukannya belajar. " ucap Keyzia cemberut.


Kai memutar otaknya untuk mencari solusi agar mereka tidak putus. " Oke aku turutin mau kamu ikut papi, tapi kamu harus ikut dengan ku Zhi" .


Keyzia nampak bingung Kai sangat keras kepala, " Baiklah seperti ini aja, kita LDR gimana? " tanya Keyzia menawarkan diri.


" Aku nggak bisa jauh dari kamu sayang. " rengek Kai sambil mengeratkan pinggang Keyzia dengan tubuh nya.


" Ini untuk kebaikan kita bersama, dan sebagai penguat cinta kita. " ucap Keyzia lalu mengecup bibir Kai.Itu senjata ampuh yang akan membuat Kai menuruti keinginan nya.


" Oke aku ikutin mau kamu, tapi aku boleh sesekali ngunjungin kamu kesana, dan jangan deket- deket sama cowok lain di sana. " ucap Kai posesif.


" Kamu tau kan aku itu galak, mana ada yang berani deketin aku. " pungkas Keyzia terkekeh.


Bukan itu yang Kai takutkan, pasalnya Gerry William putra uncle Leon dan aunty Jasmine berada di LA.Gerry memiliki perasaan yang sama dengan nya kepada Keyzia.Kai takut Keyzia dekat dengan nya malah menjadi nyaman dan menyukai nya juga.


" Bisa kah kita menikah dahulu sebelum LDR an? " tanya Kai yang langsung mendapatkan pukulan ringan di lengannya oleh Keyzia.


" Nikah mulu mikirnya, kita masih kecil. Perjalanan kita masih panjang, kita raih cita- cita dulu baru nikah. " cibir Keyzia bersidekap dada.


" Tapi cita- cita aku kamu, gimana dong.Ini kamu aja masih sulit banget buat di raih. " goda Kai sambil terus menghujani Keyzia banyak kecupan.


Kecupan itu lambat laun semakin menuntut, Kai kini memperdalam ciuman mereka.Seolah melupakan mereka sedang berada di pantai, mereka terus saja bertukar saliva dalam waktu yang lama.


..... .......


jangan lupa tinggalkan jejak readers

__ADS_1


__ADS_2