
Nichole tidak menghiraukan perintah Dave ia berlari keluar menghampiri Lexy.Dipeluknya tubuh suami nya yang masih bersimpuh.Deras nya hujan membasahi kedua nya.
" Maafin aku..aku nggak mau kehilangan kamu sama anak kita" ucap Lexy terisak.
" Aku tau..maafin aku sempet kecewa sama kamu".
Lexy menangkup wajah Nichole ia belai pipi Nichole yang basah karena guyuran air hujan.Ia mendaratkan bibirnya di bibir Nichole.Kedua nya berciuman dibawah guyuran air hujan.Seolah melupakan masalah apa yang kini sedang terjadi.
" Kamu pulang ya,nanti kamu bisa sakit" bujuk Nichole setelah melepas tautannya.
" Aku mau pulang sama kamu" ujarnya dengan wajah sendu.
Tiba-tiba Dave datang menarik melepaskan pelukan Lexy kepada Nichole.Lalu ia menarik Nichole masuk ke dalam rumah." Kak Lexy bisa sakit kalau di luar terus" Nichole mencoba berontak namun tenaga Dave lebih besar darinya.
Kini Nichole dikurung di dalam kamar oleh Dave." Kak lo jahat kak!! Lexy bisa sakit kalau disana terus" teriak Nichole yang terus menangis.
Dua jam kemudian Stella menghampiri Lexy dengan payung ditangannya.
" Lebih baik lo pulang Lex,Dave lagi emosi lo berusaha kayak gimana juga enggak akan mempan" bujuk Stella sambil menyodorkan payung lipat untuk Lexy pakai.
" Gak apa-apa asal kan gue Deket sama istri dan anak gue" ucapnya sambil menatap ke arah jendela kamar Nichole.
" Kalau lo sakit anak sama Istri lo gimana?lo pikirin itu juga dong.Sekarang mending lo pergi dari sini percaya sama gue Dave nggak akan tega misahin kalian" sambung Stella lalu berjalan masuk ke dalam rumah.
Lexy diam sejenak benar apa yang dikatakan Stella dia tidak boleh sakit demi anaknya dan Nichole.Akhirnya Lexy pun pergi meninggalkan kediaman keluarga Smith.
Hujan di luar sana masih sangat deras seolah mewakili perasaan kedua insan yang sedang meratapi kesedihan nya.
Dave masuk ke dalam kamar Nichole ia melihat adik sepupu nya itu sedang tidur memakai kemeja Lexy yang kebesaran.Dave duduk di tepi ranjang, dipandang nya wajah Nichole yang sembab akibat terlalu lama menangis.
" Maafin gue dek,ini semua demi kebaikan lo sama keponakan gue" gumam Dave lirih sambil menyelimuti Nichole.
Setelah itu ia pun meninggalkan kamar Nichole,nampak Stella sedang menggendong Kai didepan pintu.
__ADS_1
" Kamu nungguin aku?" tanya Dave sambil mengambil alih menggendong Kai.
" Ayo tidur udah malem" ajak Stella memeluk pinggang suaminya.
Sementara di rumah Lexy yang demam tinggi sedang di rawat oleh mami Erika.Tadi sepulang bertemu dengan Nichole dan Dave kondisi Lexy langsung drop sehingga mami Erika menghubungi dokter pribadi mereka.Kini Lexy terbaring dengan jarum infus ditangannya.Mami Erika terus menerus menangis sambil mengompres putranya.
" Nichole..sayang..aku cinta kamu" ucap Lexy lirih dengan mata tertutup.
Papi Dony masuk ke dalam kamar Lexy lalu ia duduk di tepi ranjang.
" Gimana Lexy mi?" tanya papi sambil menempelkan punggung tangan nya di kening Lexy.
" Dia dari siang sampai malem keujanan makannya badan nya jadi drop" jawab mami Erika seraya mengusap air matanya.
" Lalu Nichole gimana?gimana kalau bener Dave akan memproses perceraian mereka?" pekik papi Doni kesal.
Papi Dony sudah mengetahui tentang kabar Nichole dan Lexy.Awalnya ia marah kepada Lexy namun saat mendapat penjelasan dari mami Erika kalau semua ini hanya salah paham akhirnya papi Dony mengerti.
" Nichole nggak diizinin ketemu Lexy Pi, rencana nya lusa mereka akan pindah ke London.Gimana dong pi? mami nggak mau pisah sama menantu dan cucu mami" ucap mami Erika semakin terisak.
" Kasian Lexy dari tadi ngigau terus manggil Nichole" ujar mami Erika sambil mengusap kening Lexy.
" Mami sebaiknya istirahat nanti mami ikut sakit juga" bujuk papi Dony merangkul mesra istrinya lalu membawa nya keluar kamar Lexy.
Keesokan harinya di kediaman keluarga Smith
Dave,Stella dan Nichole sedang menikmati sarapan mereka,lebih tepatnya lagi hanya Stella dan Dave yang menikmati.Nichole dari tadi hanya mengaduk-aduk makanan nya seolah tidak berselera.
Dave yang memperhatikan tingkah adiknya hanya menggeleng kan kepalanya,lain halnya dengan Stella ia sangat khawatir akan kehamilan Nichole.
" Lo kalau nggak makan kasian tau anak lo" ujar Stella seraya memasukkan nasi goreng nya ke dalam mulut.
" Gue pengen makan bareng Lexy" ujar nya datar.Entah kenapa semenjak galau mantra sakti Nichole sudah tidak pernah terdengar.
__ADS_1
Dave berdecak kesal," CK..cowok yang masih memiliki masa lalu yang belum selesai masih kamu harepin" sahut Dave sambil menggelengkan kepalanya.
" Kakak lebih suka Leon, lo tau walaupun dia anak bangsawan tapi dia bisa mendirikan perusahaan sendiri" puji Dave kepada calon ipar impian nya itu.
" Kak lo kenapa dulu enggak nikah sama tuan Kim Ha Joon aja dia kan lebih segalanya juga dari kakak gue" kini Nichole memutar balikkan menyindir Dave.
Dave membelalakkan matanya,ia ingin marah namun amarahnya mereda saat Stella menggenggam tangan nya lalu tersenyum.
" Karena aku mencintai kakak mu ini"ucap Stella tersenyum seolah ia tau maksud ucapan Nichole.
" Nah gue juga gitu,gue cinta nya sama Lexy bukan nya sama Leon kak ngerti kan sekarang" Nichole kini melipat tangannya di depan dada lalu ia mengerucutkan bibirnya seolah sedang memasang mode merajuk kepada kakak nya.
" Beda nya gue nggak selingkuh dari Stella" kilah Dave membela.
" Lexy juga nggak selingkuh kak,si cewek uler itu aja yang udah rencanain ini semua" sambung Nichole yang tidak lelah berdebat dengan Dave.
" Lagian kakak juga pernah kan ngerasain rasanya berjauhan dari kak Stella sama anak kakak dulu..enak nggak rasa nya" cerocos Nichole ketus.
Stella yang mendengar perdebatan diantara kedua kakak beradik sepupu itu jengah,ia memilih meninggalkan meja makan menuju kamar putra nya.
" Kalau bokap gue sama bokap lo tau pasti mereka juga nggak akan terima ini apalagi ide gila lo yang nikah sandiwara sama Lexy biar apa coba" Dave tak kalah ketus dengan Nichole.
" Itu kan awalnya kak, sekarang gue sama Lexy saling mencintai bahkan udah ada buah cinta kami di perut gue" ucap Nichole tersenyum lalu mengusap perut nya yang masih rata.
" Sebentar lagi Leon dateng lo temenin dia ya gue mau liat anak gue dulu" ujar Dave lalu beranjak dari tempat duduk.
" Eit..kita belum selesai kak,gue mau ketemu Lexy " pekik Nichole kesal sulit sekali membujuk manusia kulkas satu itu.
" Nanti kalian bakal ketemu di pengadilan" sahut Dave lalu meninggalkan Nichole yang tercengang.
" Lo beneran gila kak" teriak Nichole tidak terima.
Walaupun hubungan mereka hanya sepupu namun mereka saling menyayangi layaknya adik kakak kandung.Wajar saja Dave membela Nichole mati-matian ia tidak ingin Nichole sakit hati kedua kalinya.
__ADS_1
Lain halnya dengan Nichole ia sedang memutar otaknya untuk meyakinkan Dave agar menghentikan rencana gilanya yang akan memisahkan nya dengan Lexy pria yang ia cintai.