
Beberapa jam berlalu pasca operasi Jonas dipindahkan ke ruang rawat intensive. Namun hingga kini Jonas masih belum juga sadar dari tidur panjang nya.Edgard dengan setia mengawasi perkembangan kondisi Jonas.
Lexy,Dave dan Keenan pun menjadi cemas, bahkan segala pekerjaan mereka tinggal kan. Para wanita membawa Kavin ke mansion Smith.
Hari berganti hari sudah seminggu Jonas masih belum siuman.Semua dokter yang memeriksa nya menyatakan Jonas dalam keadaan koma.
" Operasi nya berhasil namun pasien masih belum siuman sepertinya kami harus melakukan CT scan" ucap Edgard.
" Lakukan yang terbaik dok" ucap Dave.
Kini Jonas sedang menjalani CT scan setelah itu ia kembali di bawa ke ruang rawat.Edgard mengernyitkan kening nya setelah melihat hasil CT scan.
Keenan, Dave dan Lexy pun ikut menemani.
" Semua nya baik-baik saja namun kenapa pasien masih belum sadar ya dok? " tanya Dr. Edgard kepada dokter kepala rumah sakit.
" Sepertinya alam bawah sadarnya tidak ingin ia bangun mungkin ia tidak mempunyai alasan untuk hidup, kebanyakan pasien mengalami hal seperti itu" jelas Dr. Steve.
" Lalu kami harus bagaimana lagi dok? " tanya Dave kepada Dr. Edgard dan Dr. Steve.
" Ajak ia berbicara berikan ia semangat untuk hidup" jawab Dr. Steve.
" Kayak nya cuma Jessica yang bisa bangunin Jonas" ujar Keenan yang langsung dapat anggukkan kepala dari Dave dan Lexy.
" Tapi gimana kita bawa Jessica ke sini dia pasti sekarang di kurung di mansion nya?" tanya Lexy.
Edgard yang mendengar kan ucapan mereka ikut berbicara, " Akan ku coba membawa Zoey kemari" ujar nya.
Keenan, Dave dan Lexy pun menyetujui ucapan Edgard.Jonas kini kembali dipindahkan ke ruang intensive.
Sementara itu Jessica saat ini sedang menangis di dalam kamar nya. Sudah seminggu ini ia tidak diperbolehkan keluar mansion. Bahkan di depan pintu kamar nya pun di jaga oleh banyak pengawal.
Sudah seminggu juga Kavin berada di mansion Smith, tuan William yang berusaha mengambil Kavin selalu gagal karena penjaga an mansion Smith sangat ketat.
" Kurang ajar Andrew Smith kau ingin bermain-main dengan ku" sarkas Robert sambil mengepal kan tangannya.
Tiba-tiba Edgard datang memasuki mansion lalu duduk di depan Robert.
__ADS_1
" Dad" sapa Edgard.
"Apa kau kemari untuk membawa Zoey menemui suaminya? " tanya Robert yang sudah tau niat Edgard datang kemari.
" Dad, Jonas sedang koma ia membutuhkan Zoey" ujar Edgard.
" Apa kau tidak ingin menjadi menantu ku? aku sudah mengumumkan kau lah menantu ku. Untuk apa aku harus menerima pria itu? " tanya Robert dengan wajah dinginnya.
" Bagaimana aku menjadi menantu mu dad, kalau Zoey masih istri pria lain bahkan aku tidak bisa mendapatkan cinta Zoey dan Kavin" jelas Edgard.
" Pergi lah Ed, aku tidak akan memberi izin Zoey keluar dari mansion ku. Bahkan kini mereka membawa cucuku Kavin ke mansion Smith" sarkas Robert.
" Dad Jonas membutuhkan Zoey".
" Aku tak peduli ".
" Kau tau dia seperti itu karena mencoba menolong putri mu? apa kau tidak lihat begitu besar cintanya kepada Zoey" cerocos Edgard.
" Aku tidak mengerti dengan mu Ed, kau mencintai putri ku namun kau malah mendukung nya dengan pria lain" sahut Robert seraya menyilang kan kaki nya.
" Dengan melihat Zoey bahagia aku pun ikut bahagia Dad" sambung Edgard.
Dave menceritakan kondisi Jonas yang sudah seminggu belum sadar. Mereka kini menatap Jonas yang terbaring lemah dengan banyak alat yang menancap di tubuh nya.
"Sepertinya Edgard tidak berhasil membawa Jessica ke sini" ujar Lexy melihat ke arah jendela luar.
" Kita culik saja bagaimana? " usul Keenan.
" Di mansion William penjagaan nya lebih ketat dari pada mansion gue" sahut Dave.
" Bagaimana kalau aku sama Stella yang melawan para pengawal itu? " usul Alexa.
" Tidak" sarkas Dave dan Keenan bersamaan.
" Kalian sedang hamil bagaimana bisa melawan mereka" ucap Dave ketus.
" Aku nggak mau baby kita dalam bahaya ya by" kini Keenan yang protes.
__ADS_1
" Ada ide yang lebih bagus nggak selain menculik? " tanya Lexy.
"Kita minta bantuan para orang tua gimana? " tanya Dave.
Keenan pun menyetujui saran Dave dengan cepat ia menghubungi orang tuanya. Begitu pula Dave dan Lexy.Setelah selesai mereka pun menghubungi tuan Alfaro ayah Jonas.
Butuh waktu sehari untuk para orang tua datang ke London. Kini mereka semua berkumpul di pekarangan mansion William.Keenan, Dave dan Lexy beserta para istri mereka.Diaz Wijaya, Andrew Smith, Doni Adhitama dan Alfaro semua sudah berkumpul disana memenuhi halaman mansion. Bahkan para pengawal mereka pun ada disana untuk berjaga-jaga.
Robert yang melihat kedatangan empat orang penting itu datang menyambut.
" Ada apa ini? apa ada lamaran? mari silahkan masuk" ajak Robert.
Semua orang pun memasuki mansion lalu duduk di ruang tamu.Karena sofa yang berada di ruang tamu tidak cukup menampung mereka semua alhasil para pria muda memilih berdiri membiarkan orang tua dan istri yang duduk.
" Begini tuan William kedatangan kami kemari ingin membawa Jessica menantu ku" ucap Alfaro to the poin.
Robert terkekeh mendengar ucapan Alfaro, " Kalian pikir dengan gabungan kalian berempat bisa melawan ku? "ejek Robert.
" Kami kemari tidak untuk ribut Robert " ucap Diaz kesal.
" Wow sabar tuan Wijaya, maaf aku tidak bisa membiarkan putri ku kembali dengan putra mu Alfaro " sahut Robert sambil menyilang kan kakinya.
" Kau tau putri ku menderita selama ini akibat ulah istri mu" lanjut nya lagi.
" Maaf maaf kan istri ku.. aku tau permintaan maaf saja tidak cukup. Namun kita tidak bisa terus menerus memisahkan anak-anak kita " ucap Alfaro dengan wajah sendu.
" Kalau kau masih tidak merestui mereka apa bedanya kau dengan istri nya Alfaro, Robert" sambung Andrew ketus.
" Cih, kau ini masih saja ketus pada ku Andrew" ujar Robert berdecak.
" Kau tidak kasian melihat putri mu terpisah dengan suami tercintanya, bahkan Kavin pun ingin orang tua mereka kembali bersama" kini Dony yang ikut berbicara.
Robert terdiam sejenak, " Apa kalian bisa menjamin kejadian tempo hari yang hampir merenggut nyawa anak ku tidak akan terulang? " ucap Robert dengan pandangan tajam.
" Kami yakin, kami akan melindungi Jessica dari apa pun" janji Alfaro.
Robert terdiam sejenak lalu mengisyaratkan kepada pengawal nya untuk membawa Jessica keluar.
__ADS_1
Hati Robert sebenarnya masih takut terjadi hal buruk terhadap Zoey. Namun ia tidak boleh egois Zoey membutuhkannya Jonas begitu pula kini Jonas sedang sangat membutuhkan Zoey.Apalagi Jonas rela mempertaruhkan nyawa nya untuk Zoey.Kini ia percaya Jonas bisa melihat putri nya.