
Keyzia kini sedang berdiri di tempat parkir menunggu Kaivan yang sedang di ruang guru.Seorang pria menghampiri Keyzia lalu tersenyum, pria itu adalah siswa yang tempo hari bertanya letak ruang guru.
" Hay.. kamu nunggu siapa? " tanya nya.
" Cowok gue. " jawab Keyzia singkat padat dan jelas.
" Mau ditemenin? " tanya nya lagi.
Keyzia bersidekap dada memutar kedua bola mata nya jengah. " Cowok gue cemburuan. " jawab Keyzia dingin.
" Oh oke. " ucap nya lagi namun saat hendak pergi ada seseorang yang memanggilnya.
" Suho" teriak Kaivan sambil melambaikan tangannya.
Suho pun menoleh ke arah suara yang memanggilnya ia tersenyum saat melihat siapa yang memanggilnya.
" Kai. "teriak nya juga membuat Keyzia ikut menoleh kearah Kaivan sangat kekasih.
Kaivan menghampiri Keyzia dan Suho.
" Jadi kalian saling kenal? " tanya Keyzia.
" Dia pacar kamu Kai? "tanya Suho dengan logat Korea nya masih menempel.
" Hmm" ucap Kaivan tersenyum lalu merangkul mesra Keyzia seolah memberitahu kan dia milik nya.
" Kamu kenal dia? " tanya Keyzia.
" Dia Kang Suho anak uncle Nick sama aunty Hyeri temen mami. " jelas Kaivan.
" Oh. " jawab Keyzia singkat seperti biasa.
Suho menatap Keyzia lalu tersenyum, " Aku duluan kalau gitu. " ucap nya lalu pergi meninggalkan Keyzia dan Kaivan.
" Zhi, mau nonton nggak? " tanya Kaivan.
Keyzia tersenyum lalu mengangguk, " Ayo . "
__ADS_1
Kaivan dan Keyzia pun naik motor Kai lalu pergi meninggalkan sekolah.
Sesampainya di bioskop Kaivan sedang mengantri membeli tiket lalu beralih memberi Popcorn dan minuman.Selama mengantri banyak para gadis memandang Kai. Kai yang berdiri menunggu pesanan nya selesai ia seperti model yang sedang berpose.
" Kyaaa cakep bangett sih. " jerit salah seorang gadis.
" Mirip idol Korea. "
"Pahatan sempurna ciptaan Yang Maha Kuasa. "
Dan banyak lagi pujian dari para gadis untuk Kai.
Keyzia yang mendengar itu memutar kedua bola mata nya jengah.
Keyzia pun menghampiri Kaivan lalu mengapit lengan Kaivan sambil tersenyum semanis mungkin seolah memberitahu kepada para wanita centil itu Kai hanya milik nya.
Kaivan yang melihat sikap posesif Keyzia tentu sangat senang, dalam hati nya kini sedang bersorak sorai.
Setelah selesai mereka membawa dua minuman dan satu popcorn jumbo ke dalam bioskop.
Alhasil Kaivan pun ikut menonton tanpa ada adegan romantis yang ia bayangkan.
Beberapa jam berlalu kini keduanya sudah keluar dari bioskop menuju restoran favorit mereka.
" Yang kamu mau pesan apa? " tanya Kai kepada Keyzia.
" Greentea float sama fettucini carbonara. " jawab Keyzia sambil menatap wajah tampan kekasihnya.
" Mba pesan greentea float satu, Fettucini carbonara dua sama ice vanilla late ya. " ujar Kaivan kepada waiters.
" Oke tunggu sebentar ya. " ucap pelayan itu lalu pergi meninggalkan kedua sejoli itu.
Kai terus memandang Keyzia sambil memegang tangan nya.
" Yang kita nikah aja yuk kayak barengan sama Key. " ucap Kaivan.
__ADS_1
" Ish.. kita masih sekolah udah mau nikah- nikahan aja. " gerutu Keyzia.
" Abis aku nggak bisa jauh- jauh dari kamu. " ucap Kaivan lagi sungguh lebay.
" Jauh dari mana perasaan kita tinggal beda berapa langkah deh. " balas Keyzia.
Kaivan terkekeh, " Abis pengen dipeluk terus sama kamu." rengek Kai.
Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan sudah tersaji.Kai dan Keyzia makan dengan khidmat, sesekali mereka saling menyuapi.
" Hari ini di rumah pasti rame banget, semua keluarga udah pada dateng pasti. "ucap Keyzia.
" Iya lah besok kan acara besar. " jawab Kaivan.
" Serius kita nggak akan nikah bareng besok. " goda Kaivan lagi seraya menaik turun kan kedua alisnya.
" Serius yang aku masih mau sekolah terus kuliah. " balas Keyzia.
Kaivan menghela nafas kasar, " Galau aku ngebet kawin sendirian. " kini Kaivan. mengerucutkan bibir nya.
" Ish kamu ganteng banget sih lagi manyun gitu. " ucap Keyzia.
" Pengen di sun ya yang. " goda Kaivan lagi.
" Mesum mulu nih. " sahut Keyzia menyikut Kaivan.
" I love you Zhia ku. " ucap nya sambil mengecup punggung tangan Keyzia.
" Love you too Kai. " balas Kaivan.
" Kamu yakin itu si Zoya nggak akan deketin kamu lagi. " sahut Keyzia mendelik.
" Yakin sayang, lagian kalau dia ngedeketin juga aku nggak akan goyah. " ucap Kaivan merangkul mesra Keyzia yang duduk di sebelah nya.
" Kita pulang malem aja ya. " sambung Kai lagi.
Keyzia mengernyitkan keningnya, " Kok gitu? kamu nggak kangen papi sama mami? ".
__ADS_1
Kaivan menggelengkan kepalanya, " Kalau udah ada di mansion pasti kamu akan di kuasai para ibu peri itu. " ucap Kai mengerucut kan bibirnya seperti anak kecil yang tidak dapat permen.
Keduanya menghabiskan waktu bermain di game master sampai jam makan malam.