
Keyzia dan Kai kini sudah sampai di depan mansion.Keduanya masih saja terdiam tidak sekalipun diantara mereka berbicara.Keduanya masih sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.Kai masih tidak menyangka Keyzia berniat melepaskan nya begitu saja setelah apa yang ia lakukan demi memperjuangkan hubungan mereka.
" Aku ke kamar duluan Kai. " ucap Keyzia lalu berjalan masuk kedalam mansion.
Sepanjang malam ini keduanya sibuk dengan pemikiran masing-masing.Besok Kai dan keluarga nya akan kembali ke London.Keyzia pun akan memutuskan akan pergi ke LA dalam waktu sepekan ini.Ia akan tinggal bersama oma Rania dan opa Alexander di LA.
Keesokan hari nya Kaivan dan keluarga sudah bersiap untuk berangkat ke London pagi ini.Kai melirik ke arah pintu berharap Keyzia datang menemui nya.Namun Keyzia tidak kunjung datang, Kai sangat kecewa dengan Keyzia.Mereka pun pergi bersama menuju bandara tanpa diantar oleh Keyzia. Semua orang ikut mengantar mereka menuju bandara.
Keyzia masih menangis di dalam kamar nya, ia melihat dari jendela mobil Kai sudah keluar dari mansion.Ia tidak sanggup berpisah dengan Kai namun apa daya ia tidak boleh egois hanya memikirkan perasaan nya saja.
Keyzia berlari menuju garasi mobil, ia akan mengejar Kai menuju bandara.Setidaknya ia harus memeluk Kai sebelum ia pergi.Keyzia melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi. Tak lama kemudian mobil yang ia bawa kini sudah terparkir di dekT bandara.Keyzia berlari mencari keberadaan Kai dan yang lainnya.
Sementara Kai saat ini sedang menunggu pesawat nya ia terus saja menengok ke sana kemari berharap Keyzia datang namun nihil Keyzia tidak datang untuk menemui nya.Kai merasa marah ia kesal ia kecewa, Kai, Dave dan Stella berpamitan kepada setiap orang.
" Jaga diri lo disana bro. " ucap Key memeluk Kai.
" Oke, lo juga jangan berantem terus sama si Lope " ucap Kai.
" Lo juga Ken, cepet cari pacar. " ucap Kai saat berpelukan kepada Kean.
" Oke oke. " jawab Kean lalu tersenyum.
Kini Kai berganti memeluk Kavin, " Hey jangan sedih gitu lah.. kita masih bisa bersama nanti saat kuliah. " .
" Ish lo dasar " cibir Kavin kesal.
Mereka tidak menyangka sedari kecil mereka tidak pernah terpisahkan kini mereka harus berjauhan dengan salah satu dari mereka.Walaupun mereka tahu lambat laun mereka pun akan sama seperti Kai yang akan terjun langsung ke dunia bisnis orang tua mereka.Hal seperti ini pasti akan mereka alami juga nanti nya.
" Kai. " teriak Keyzia sontak semua orang menoleh ke arah Keyzia yang berlari ke arah mereka.
Ia memeluk Kai sambil menangis, " Maaf maafin. " isak tangis Keyzia.
__ADS_1
Kai pun ikut menangis, ia tidak menyangka akan berpisah secepat ini dengan gadis yang sangat ia cintai.
" Dasar gadis jahat. " ucap Kai saat mengurai pelukannya lalu kembali memeluk Keyzia.
" Aku sayang kamu. " ucap Keyzia.
Kai mengurai pelukannya ia menatap wajah cantik Keyzia yang sendu.Air mata mengalir deras dipipi gadis itu, Kai mengusap lembut air mata Keyzia dengan ibu jari nya.
" Jangan sedih, kan kamu yang bilang kalau kita pasti bisa melewati semua ini. " tukas Kai lalu mencoba untuk tersenyum.
" Iya kita pasti bisa. " ucap Keyzia mencoba ikut tersenyum.
Tanpa peduli para orang tua melihat mereka Kai mencium bibir Keyzia dengan lembut, Keyzia pun membalas ciuman Kai.
" Bisa- bisa nya mereka ciuman di depan kita. " protes Keenan kesal.
" Kayak kamu nggak pernah maen sosor aja by. " balas Alexa.
Dave menghampiri Kai saat mereka selesai melepaskan tautan di bibir mereka.
" Kai ayo. " ajak Dave.
" Sering- sering balas WA aku ya sayang. " ucap Kai.
Keyzia mengangguk lalu tersenyum, " Iya sayang. "
" Jangan deket- deket cowok lain kalau nanti udah sampe LA inget. " ucap Kai lagi.
" Iya. "
__ADS_1
" Bahkan sama Gerry sekalipun. " ancam Kai.
" Nggak janji. " goda Keyzia.
" Keyzia. " ucap Kai kesal.
" Iya udah sana . " ucap Keyzia mendorong Kai agar cepat mengikuti Stella dan Dave.
" Dah sayang. " pamit Kai lalu berjalan mengikuti Dave dan Stella sambil sesekali melambaikan tangan melihat Keyzia.
" Sabar ya sayang" ucap mom Alexa memeluk putri nya.
" Iya mom. " jawab Keyzia. Keyzia masih menatap punggung Kai yang semakin menjauh.
" Kamu berangkat kapan nak? " tanya dad Keenan.
" Lusa kayaknya mom. " jawab Keyzia.
" Lho bukannya semingguan lagi? kenapa dipercepat? " tanya Key.
" Banyak yang perlu disiapin di sana nanti, " ucap Keyzia yang kini mengikuti mom dan dad nya keluar dari bandara.
" Mommy pikir kamu nggak akan nyusul ke sini. " tukas Mom Alexa mengusap lembut pucuk kepala Keyzia.
" Aku pengen ketemu Kai sebelum nanti merindunya. " jawab Keyzia.
" Nggak nyangka kita yang biasa barengan dari kecil sekarang kepisah kayak gini. " ucap Kavin.
" Iya sebentar lagi juga kalian bakal nyusul. " ucap Key.
" Diantara kita yang pertama terjun ke dunia bisnis pasti lo Key, lo kan yang udah nikah. " sahut Kean.
__ADS_1
" Iya tuh. " balas Kavin.
Key pun terdiam ia membenarkan apa yang diucapkan kedua sahabatnya itu.