Terpaksa Menikahi Si Pembenci

Terpaksa Menikahi Si Pembenci
it's a dream?


__ADS_3

Lexy menerjap kan mata nya ia melirik ke sekeliling ia ingat ia masih berada di rumah sakit.Ia melihat ke arah seorang wanita yang tertidur di samping nya sambil duduk.Ia lirik jam dinding menunjukkan pukul sepuluh malam berarti ia sudah lama terlelap.


Tapi tunggu siapa wanita yang terlelap di samping nya? mami Erika tidak memiliki warna rambut seperti ini,wajah nya tidak terlihat karena tertutup oleh tangan nya.Tangan wanita itu terus menggenggam tangan nya.Lexy yang penasaran mencoba untuk bangun dari tidurnya.


Merasa ada pergerakan wanita itu pun terbangun dari tidurnya.Betapa terkejut nya Lexy saat melihat wajah wanita itu,wanita yang sedari tadi membuat nya frustasi kini ada dihadapannya.


Nichole mengusap pipi Lexy," Kamu mau apa?" tanya nya lemah lembut.


Masih tidak percaya dengan apa yang dilihat Lexy menepuk-nepuk pipi nya sendiri.


" Ini nggak mimpi kan?oh tuhan kalau ini mimpi jangan bangun kan aku dari mimpi ini" ucap Lexy masih tidak percaya.


Nichole terkekeh mendengar ucapan Lexy," Ini aku sayang" ucap Nichole lalu mengecup bibir Lexy sekilas.


Kini Lexy tersadar wanita di hadapannya ini nyata ia tidak bermimpi.Namun bagaimana bisa?bukannya ia sudah berangkat bersama Dave.


Dipeluknya Nichole lalu ia hujani banyak kecupan di puncuk kepala istrinya.


" Sayang ..ini beneran kamu?" tanya Lexy lagi masih merasa bermimpi.


Nichole kembali mendaratkan bibirnya di bibir Lexy lalu bibir mereka pun kini saling bertautan.Kini mereka sedang melepas rindu yang sudah lama mereka rasakan,padahal baru beberapa hari berpisah namun serasa setahun.Benar kata orang jangan merindu karena rindu itu berat.


" Bagaimana bisa? bukan nya kamu?" tanya Lexy setelah melepas pagutan nya lalu mengusap bibir Nichole yang basah.


Sebelum Nichole menjawab ponsel Lexy berdering tertera nama ipar durjana disana siapa lagi kalau bukan Dave yang menelponya.Lexy pun menjawab panggilan Dave.


" *Apa?" sahut Lexy ketus.


" Waw galak banget Ade ipar gue, padahal tadi lo bela-belain ngejar gue ampe kecelakaan CK CK" Dave berdecak seolah tidak berdosa.


" Lo ngerjain gue?" tanya Lexy lagi.


" Lo nya aja yang oon Ade gue udah ada dirumah lo buat ngasih surprise eh lo malah ngejar-ngejar gue..segitu demennya lo punya ipar kek gue" ejek Dave terkekeh.


" Sialan lo".


" Gue bukan ngerjain tapi itu hukuman buat lo,sekali lagi lo bikin ade gue nangis..gue nggak akan ampuni Lo lagi" ancam Dave.


" Iya siap yang mulia" jawab Lexy terkekeh.


" Jaga ade sama ponakan gue,kalau udah lahiran baiknya ikut pindah sini aja" tawar Dave.


" Gue warga Indonesia yang berbudi pekerti luhur masih betah di sini" ujar Lexy tegas.

__ADS_1


" Jangan lupa masukin nama Smith di nama ponakan gue nanti"


" Ih elu ngapa jadi kayak emak-emak bawel banget".


" Dia sama anak gue akan jadi penerus keluarga gue" balas Dave menjelaskan.


" Iya yang mulia..sudah dulu ya gue udah kangen banget ama bini gue yang kemarin diculik sama ipar nggak ada akhlak".


" Sialan lo*"


Tanpa berbasa-basi Lexy mematikan sambungan telpon nya.Ia kini hanya ingin bermesraan dengan istri tercintanya.


Lexy menepuk sisi ranjang sebelahnya menyuruh Nichole tidur disampingnya.Nichole pun kini berbaring disamping Lexy kini mereka berbaring saling berhadapan.Untungnya ranjang di kamar rumah sakit lumayan besar jadi cukup untuk berdua.Kini mereka saling memandang seolah mengobati rasa rindu mereka beberapa hari ini.


Lexy membawa Nichole kedalam dekapannya,Nichole merasa nyaman ada diposisi seperti ini.Sejak hamil ia sangat menyukai aroma tubuh Lexy oleh karena itu saat mode merajuk ia selalu membawa kemeja Lexy kemana pun.


Tak lama kemudian mereka kembali terlelap,setelah melewati hari-hari yang sulit akhirnya kini mereka kembali bersama.


Malam berganti pagi semua orang nampak memulai kembali dengan aktivitas nya.Lain halnya dengan pasangan yang baru saja akur masih setia dalam mimpi sambil berpelukan.Seolah mereka lupa mereka kini berada di mana.


Mami Erika dan papi Dony tersenyum melihat pemandangan indah pagi ini.Pasalnya kemarin ia terkejut saat Nichole kembali pulang ke rumah.Namun ia lebih terkejut saat mendengar putra semata wayangnya yang mengalami kecelakaan.


Tapi kini semua sudah berakhir kini anak dan menantunya sudah kembali bersama.Manik mata Nichole menerjap ia terkejut saat melihat mami Erika dan papi Dony kini ada di hadapannya sambil tersenyum.Nichole langsung bangun dari tidurnya,ia merasa malu terlihat tidur bersama Lexy oleh mertuanya.


" Kamu mau kemana sih?aku masih kangen" rengek Lexy bergelayut mesra di lengan Nichole.


" Aduh pi ini anak kayaknya nggak liat ada kita di sini" goda Erika terkekeh.


" Iya nih sekarang kita di lupain" ejek papi Dony ikut menggoda Lexy.


Masih mode manja Lexy kini mengerucutkan bibirnya," Apa sih mami papi kayak nggak pernah muda aja".


" Aku mau ke toilet bentar" bisik Nichole di telinga Lexy.


Lexy tersenyum ia pun melepas pegangannya di pinggang Nichole,Nichole pun beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.


Tak lama kemudian Jonas dan Keenan masuk ke dalam ruangan.


" Gimana kabar lo Lex?" tanya Keenan.


" Udah mendingan lah orang moodbosteer nya udah ada" ejek mami Erika lagi.


" Oh..lo udah ketemu sama Nichole?" tanya Jonas dengan senyum menyeringai.

__ADS_1


" Kalian tau Nichole nggak jadi ikut Dave?" tanya Lexy penasaran.


" Kita tau kemarin pas mami Erika kesini sama Nichole.Dia liat lo kayak kemarin langsung pingsan,makanya pas elo bangun dia ngga ada" jelas Jonas dan langsung mendapat anggukan dari Keenan.


" Dasar si kulkas ngerjain gue" ketus Lexy kesal.


Tak lama kemudian Nichole keluar dari kamar mandi.


" Widiih nona penyihir sekarang seger bener nggak kayak kemarin tuh muka ditekuk mulu" celetuk Jonas yang begitu senang menggoda orang.


" Wah jangan-jangan kalian iya iya an di rumah sakit ya" kini si anak sultan terkontaminasi otaknya oleh si sableng Jonas.


Lexy pun melempar kan bantal ke arah Jonas dan Keenan yang mulai berbicara ngawur di pagi hari.


Nichole yang kesal sekaligus malu ia menyumpal mulut Keenan yang tak berfilter dengan handuk.


" Pffftt..idih itu kan handuk basah jijay banget sih lo" pekik Keenan tidak terima.


Mami Erika terkekeh melihat kelakuan mereka,ia merasa bahagia akhirnya ketakutan nya akan kehilangan Nichole tidak terjadi.


" Lagian lo pagi-pagi ngomong nya absurd banget dah" ketus Nichole berjalan menghampiri suami tercinta nya.


Lexy mengeratkan pinggang Nichole hingga ia duduk berdampingan di ranjang.


" Tuh kan gimana kita enggak berfikiran kek gitu, sekarang aja kalian nggak tau tempat mepet-mepet mulu" goda Jonas lagi yang tak bosan menggoda kedua pasangan yang baru akur itu.


" Gue kan kangen banget ama bini gue" Lexy terus memeluk mesra Nichole.


" Eh elu lagi hamil kok nggak mual-mual?my baby Jesus mual-mual mulu bahkan nggak mau deket-deket gue" cerocos Jonas panjang kali lebar.


" Gue malah mual kalau jauh dari Lexy " jawab Nichole santai.


" Berarti kamu kemarin kesusahan dong sayang?" tanya Lexy dengan nada lebay.


" Iya untung nya aku selalu bawa kemeja kamu" ucapnya lagi sambil mengerucutkan bibirnya.


" Ih..kamu gemesh banget sih !! makin cinta aku" puji Lexy langsung menghujani Nichole banyak kecupan.


" Mami sama papi keluar aja deh kita terabaikan nih" ejek papi Dony pura-pura merajuk.


" Tau nih ketularan lebay kayak si banggkee ma Alexa nih" protes Jonas yang terus saja menggerutu.


" Mami sama papi keluar dulu ya nak" pamit mami Erika yang langsung dapat anggukan kepala dari sang anak.

__ADS_1


Mami dan papi Lexy pun pergi meninggalkan ruangan.Kini tinggal lah Nichole dan tiga pria minim akhlak disana.Mereka bercengkrama disana sambil sesekali menggoda Lexy dan Nichole.


__ADS_2