Terpaksa Menjadi Ibu Susu

Terpaksa Menjadi Ibu Susu
episode 11


__ADS_3

Keesokan harinya ziva sangat sibuk dengan pekerjaan di dapur, karena dimana hari ini adalah kedatangan sepupunya jhessen dari Amerika.


***Di dapur***



"buk meti apa saya bisa minta tolong sebentar", tanya ziva sambil berkutat dengan masakannya



"tentu saja dong non ziva, dengan senang hati saya akan membantu", jawab meti dengan senang hati



"kalau begitu tolong temani carson di kamar, aku takut nanti dia terbangun dan menangis", tutur ziva



"baik non, segera saya laksanakan", ucap meti lalu segera pergi menuju kamar carson



Visual



Ziva Keyla Putri





Jhessen Keith Kurniawan





Aswan Wulandari





Carson Kurniawan


__ADS_1




Glen Sanjaya (sepupu Jhessen)





Pey Sarwedi (sekertaris Jhessen)




~


~


~


Sore harinya Ziva mendapat kabar dari Pey kalau sepupunya Jhessen sudah sampai di bandara dan akan segera menuju kerumah.


Ziva mulai menyiapkan semuanya, mulai dari tempat tidur untuk Glen nanti, sampai dengan makanan pun Ziva siapkan.


"akhirnya selesai juga" ucap Ziva setelah merasa pekerjaannya sudah beres semua




Kamar Carson



"Yaampun sangkin bunda sibuk mengerjakan pekerjaan rumah, bunda sampai melupakan putra tampan bunda ini" ucap Ziva saat melihat Carson masih asik bermain sendiri.



"Bunda mau mandi dulu ya nak, setelah itu kita turun kebawah, karena pamanmu akan tiba disini"



Setelah berbicara dengan putranya Ziva segera pergi untuk mandi dan bersiap-siap.



Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 6:00 sore, tepat saat itu juga Glen sepupunya Jhessen baru saja tiba dan tentunya sudah ada Ziva menyambutnya di depan pintu masuk sambil menggendong Carson


__ADS_1


"I'm coming Indonesia" ucap Glen pertama kali turun dari mobil mewah milik Jhessen



Glen mulai melirik kearah pintu masuk rumah Jhessen, tampaklah Ziva disana berdiri sambil memperhatikan Glen juga.



"Apakah dia kakak ipar?" tanya Glen pada Pey yang sedang sibuk menurunkan koper dari bagasi mobil



"Benar tuan", jawab Pey



"Wah seru sekali teryata ada orang baru dirumah ini, aku akan berkenalan dengannya", ucap Glen lalu menghampiri Ziva



Tepat sudah di depan Ziva Glen terdiam sesaat sambil memperhatikan Ziva sangat lekat, namun Ziva segera menyadarkannya dengan suara merdunya.



"Selamat datang di rumah ini tuan", ucap Ziva sangat lembut hingga membuat Glen melayang mendengar kelembutan suara Ziva



"Yang benar saja kenapa memanggilku dengan sebutan tuan? aku ini adik sepupu nya Jhessen, seharusnya panggil namaku saja. Kau kakak ipar kan?" ucap Glen membenarkan perkataa nya



"I iya,,, eemm kalau begitu mari masuk, aku sudah menyiapkan banyak makanan untukmu", ucap Ziva lalu mengajak Glen untuk makan bersama



"Apa kakak ipar yang memasak semua ini?", tanya Glen saat melihat banyaknya makanan di meja makan



"Tentu saja, ayo dimakan pasti kau sangat lapar kan?", ucap Ziva seraya menyendok nasi kepiring Glen



"Terima Kasih kakak ipar, ayo makan bersama aku tidak bisa makan sendiri", ajak Glen



"Aku makan nanti saja, karena aku harus menidurkan Carson terlebih dulu baru aku bisa makan", jawab Ziva



"Astaga aku sampai lupa pada keponakanku ini, teryata kau sudah lebih besar sekarang ya", ucap Glen seraya mengusap kepada Carson

__ADS_1



Tanpa mereka sadari seseorang telah melihat pemandangan mereka yang terlihat seperti keluarga bahagia, ya dia adalah Jhessen yang baru saja pulang dari kantor.


__ADS_2