Terpaksa Menjadi Ibu Susu

Terpaksa Menjadi Ibu Susu
episode 13


__ADS_3

Masih dikamar Carson, Jhessen mulai merasa aneh dengan Ziva yang tak bergerak sama sekali, wajah Ziva saat ini pun terlihat pucat sekali


"Apa dia pingsan?", gumam Jhessen


Lalu Jhessen mulai menyentuh kening Ziva dan benar saja Ziva sedang demam tinggi dan sekarang sedang tidak sadarkan diri


"Bik metiii, bibi", panggil Jhessen keluar kamar Carson


"Iya tuan", jawab meti seraya berlari kearah suara tuan nya berasal


"Cepat suruh Pey siapkan mobil dan segera kesini", titah Jhessen


"Baik tuan", dengan sesegera mungkin Meti menghampiri Pey setelah itu Meti kembali ke kamar Carson


Sesampainya di kamar Carson, Jhessen langsung menyerahkan Carson ke gendongan Meti


"Ada apa dengan nona tuan?", tanya Meti mulai panik


"Aku juga tidak tau, sekarang kau urus Carson dulu biar wanita ini kubawa kerumah sakit saja", ucap Jhessen lalu menggendong Ziva dan membawanya keluar


Sesampainya di ruang tengah tanpa sengaja Glen melihat Jhessen mengendong Ziva sambil berlari kearah luar


"Kak apa yang terjadi pada kakak ipar?", tanya Glen juga ikut panik


"Aku tidak tau, pergilah jangan halangi jalanku", ucap Jhessen kembali berjalan kearah mobilnya


"Kak biarkan aku ikut", ucap Glen dan tanpa persetujuan Jhessen, Glen sudah duduk di bangku depan




***Di Rumah Sakit***


__ADS_1


Ziva sudah dibawa masuk ke dalam ruang rawat pasien, setelah memastikan Ziva sudah ditangani dokter, akhirnya Jhessen berniat berangkat ke kantor karena 5 menit lagi akan ada meeting penting.



"Kak kenapa tidak menunggu kakak ipar sadar dulu baru kakak pergi?", ucap Glen



"Aku sudah tidak ada waktu lagi, sebentar lagi akan ada meeting penting dikantor", jawab Jhessen lalu segera pergi meninggalkan Glen disana



"Kalau begitu aku akan menunggu kakak ipar disini, dasar si kulkas pintu 10 itu tidak pernah ada rasa kasih sayangnya", umpat Glen



Siang harinya Ziva baru saja sadar dan dokter segera menyuruhnya untuk makan, karena penyebab Ziva sampai tak sadarkan diri adalah karena maag nya telah kambuh.



Glen yang dengan senang hati mau membantu Ziva makan hingga memberinya minum obat




"Terima Kasih sudah mengkhawatirkan ku", ucap Ziva dengan senyum manisnya



"Dengan kondisi seperti ini kakak masih bisa menampakkan senyum manis itu", ucap Glen tak habis pikir dengan sikap anggun dan ramah kakak iparnya itu



"Baiklah kalau begitu kakak istirahat lagi ya, mungkin sore nanti kita sudah bisa pulang", ucap Glen lalu menyelimuti Ziva

__ADS_1



"Terima Kasih", ucap Ziva lagi-lagi membuat Glen kagum dengan kakak iparnya itu



"*Andai dia bukan kakak iparku, sudah kupastikan dia bisa kudapatkan*", batin Glen



"astaga apa yang kupikirkan", ucap Glen sambil menggelengkan kepalanya



Sedangkan dikantor Jhessen baru saja selesai meeting



"Apa sudah ada kabar dari wanita itu?", tanya Jhessen pada Pey



"Tuan Glen baru saja mengirimkan pesan dan mengatakan nona muda sudah siuman tuan", jawab Pey



"Apa mereka sudah pulang?", tanya Jhessen lagi



"Sepertinya belum tuan, karena tuan Glen mengatakan nona kembali istirahat", jawab Pey lagi



Sedangkan keadaan dirumah saat ini, Meti sangat kewalahan merawat Carson yang sejak pagi tidak mau makan dan minum yang ada hanyalah tangisan yang semakin keras, membuat Meti sangat panik

__ADS_1



"Apa aku telpon tuan saja? tapi bagaimana kalau tuan sedang sibuk", ucap Meti sangat dibuat bingung sekarang


__ADS_2