
Tiga hari kemudian akhirnya Jhessen kembali ke tanah air bersama sekertarisnya Pey,
Dengan sangat tidak sabaran, Jhessen ingin cepat sampai di rumah nya, namun bukan karena rindu dengan anak dan istrinya, melainkan hanya ingin cepat memarahi Ziva yang sekarang berstatus sebagai istrinya.
~
~
~
Kediaman Jhessen
Sesampainya di rumah Jhessen segera turun dari mobil dan buru-buru dia masuk kedalam.
"Selamat datang kembali tuan", ucap seorang pelayan
"Dimana wanita itu?", tanya Jhessen tanpa menjawab sambutan dari pelayan itu
"Maksud tuan nona muda?", tanya pelayan lagi
"Siapa lagi kalau bukan dia, cepat suruh dia menghadap padaku! ", setelah mengatakan itu Jhessen melangkahkan kakinya menuju ruang kerjanya yang berada di lantai atas
Kamar Carson
"Non, non Ziva tuan meminta agar non Ziva menemuinya sekarang juga non", ucap si pelayan sambil ngos-ngosan
"Emangnya tuan sudah pulang", tanya Ziva kebingungan
__ADS_1
"Sudah non, baru aja sampainya, sekarang non Ziva sebaiknya cepat temui tuan non, takutnya ada hal penting yang mau dibicarakan",
"Memangnya apa yang penting, paling juga dia ingin memarahiku", jawab Ziva dengan lesu
"Kita lihat aja deh non, pokoknya sekarang non Ziva temui tuan deh, sebelum tuan mengamuk ",
"Yaudah deh saya kesana sekarang ya bik", ucap Ziva seraya menggendong Carson
Ruang kerja Jhessen
~tok
~tok
~tok
Ceklek", pintu terbuka
"Tuan memanggil saya?", tanya Ziva setelah sudah berdiri tepat di depan meja kerja suaminya itu
"Apa kau tidak merasa sudah berbuat kesalahan?", seketika pertanyaan yang membingungkan keluar dari mulut Jhessen.
"Kesalahan? Maksudnya kesalahan apa tuan?", tanya Ziva dengan sangat kebingungan.
"Aku bertanya padamu! kenapa kau malah bertanya balik padaku", ucap Jhessen sampai membuat Carson anaknya ikut kaget
"Tuan maaf sebelumnya, tapi saya benar-benar tidak tau apa kesalahan saya",
__ADS_1
"Mau pura-pura lupa ternyata", ucap Jhessen seraya senyum miring
"Kenapa tuan tidak bilang saja langsung, kalau memang saya ada kesalahan, kenapa harus bertele-tele begini",
Entah keberanian dari mana Ziva bisa mengatakan hal itu pada Jhessen, hingga membuat suaminya itu sedikit kaget
"Wow, ada kemajuan juga ternyata", sindir Jhessen seraya menatap Ziva tajam
"Maaf, saya tidak bermaksud untuk meneriaki tuan, hanya saja sa,,,", ucapan Ziva terputus karena Jhessen
angkat bicara
"Kau mau tau apa kesalahanmu?", tanya Jhessen dan dibalas anggukan oleh Ziva
"Kau sudah membuat aku kesusahan saat berada di luar kota, kau mau tau kenapa? Karena kau tidak menyiapkan baju yang akan ku pakai untuk meeting disana, apa kau tau? karena kau, hampir saja aku telat menghadiri meeting penting itu!",
"Dan sekarang kau masih bersikap layaknya tidak ada kesalahan yang kau perbuat! Aku mau kau membayar semua kejadian itu, kau akan kuhukum!", ucap Jhessen
"Satu lagi! Kau tidak kuizinkan membawa Carson menemuiku pada saat seperti ini! Jadi karena kau sudah membuat kesalahan kedua, kau juga mendapat hukuman sebanyak 2 kali", ucap Jhessen lagi
"Kalau begitu saya minta maaf atas kecerobohan saya tuan, untuk selanjutnya saya tidak akan mengulanginya lagi, dan untuk hukuman yang tuan berikan saya bertanggung jawab atasnya tuan", jawab Ziva
"Bagus! Untuk hukuman mu yang pertama adalah, mulai besok kau harus menyiapkan semua kebutuhanku, mulai dari menyiapkan baju kerja sampai pada sarapan pagiku",
"Dan untuk hukuman yang kedua, kau harus membersihkan halaman depan, sampai yang diluar pagar! Kau mengerti?",
"Mengerti tuan, kalau begitu saya permisi tuan", jawab Ziva lalu segera bergegas dari ruangan itu
__ADS_1