
"maaf buk meti, tapi aku tidak bisa menyusui carson kalau ada orang yang melihat, aku sedikit malu", ucap ziva mengasal
"baiklah kalau begitu saya akan turun kebawah, tapi pastikan kalau tuan tidur dengan nyenyak", ujar meti lalu dijawab anggukan oleh ziva
pintu kamar kembali tertutup lagi, sekarang ziva masih bingung bagaimana cara membuat carson tidur tanpa dia harus menyusuinya.
"apa yang harus kulakukan sekarang?", ucap ziva sangat dirundung kecemasan
dan hingga beberapa menit kemudian ziva, melihat perlengkapan susu bayi yang mungkin biasanya di konsumsi carson setiap harinya.
"tidak ada cara lain aku harus memberikan carson susu ini saja, kalau tidak sebentar lagi dia pasti akan menangis", ucap ziva, lalu dia cepat-cepat membuat susu itu kedalam dot
"sayang, anak baik, kamu minum susu ini saja ya",ucap ziva sambil memberikan susu pada carson
tak lama kemudian akhirnya carson tidur dengan sangat nyenyak, bahkan sangat nyenyak, tidak seperti biasanya, saat akan tidur pasti di dahului oleh tangisan dulu baru carson akan tidur
"akhirnya kamu tidur juga anak baik, maafkan aku, ini namanya aku sudah membohongi kalian, tapi mau bagaimana lagi aku sangat butuh pekerjaan",
"tapi aku janji padamu aku akan menjaga dan merawatmu dengan sangat baik, sehingga kamu nanti tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat", ucap ziva lagi-lagi mengajak carson yang tidur mengobrol
***kantor jhessen***
"bos, saat ini sudah ada yang akan merawat carson dan siap menjadi ibu susu untuknya", ucap seorang pria yaitu sekertaris jhessen
seketika jhessen yang tadinya sedang sibuk melihat layar leptopnya, langsung menghentikan kegiatannya itu
"dia sudah dirumah mama maksudmu?", tanya jhessen seraya menatap sekertarisnya
__ADS_1
"benar bos, siang tadi adalah kedatangannya", jawab sekertarisnya itu
"kenapa mama tidak memberitahuku hal sepenting ini?", ucap jhessen sambil mengambil ponselnya dan langsung menelpon seseorang
Tut,,,Tut,,,Tut,,,
"halo, ada apa sayang tumben kamu nelfon mama?", ucap aswan dari seberang sana
"mah, kenapa mama tidak beritahu aku kalau sudah ada orang yang akan merawat carson?", tanya jhessen
"yaampun sayang, mama sampai lupa mengabarimu, tapi tenang aja kalau yang mama lihat dia sepertinya orang baik-baik kok, dan mama yakin dia bisa menjaga carson dengan sangat baik juga", jawab aswan
"kalau begitu pulang lah dulu kerumah lalu lihatlah orangnya, mama yakin pasti kamu juga suka dengan gadis itu",
"sudah dulu ya, mama sedang diperjalanan ini, tadi mama dapat undangan dari teman bisnis diluar kota dan mama akan pulang besok", ucap aswan lalu mematikan panggilan telepon.
"kita pulang sekarang!", ucap jhessen langsung berdiri dari duduknya
"sekarang bos?", tanya sekertaris jhessen yang masih melongo
__ADS_1
"tahun depan!", ucap jhessen tapi penuh dengan makna
"ba-baik bos, kita pulang sekarang", jawab sekertarisnya dengan gelagapan
diperjalanan menuju pulang kerumah mamanya, jhessen tak henti-hentinya menatap jarum jam di tangannya, karena sangkin tidak sabarnya dia ingin melihat keadaan putranya saat ini.
"bos apa kita tidak terlalu cepat pulangnya? karena tidak biasanya bos membuang-buang waktu seperti ini", ucap sekertarisnya itu dengan santai
"enak sekali kau mengatakan buang-buang waktu! ini tentang putraku, tentu saja aku khawatir dengannya saat ini, aku tidak tau dia dirawat dengan baik atau tidak sekarang", jawab jhessen sedikit meninggikan suaranya.
"maafkan saya tuan"
dan kini sampailah mereka di halaman rumah yang luas itu, semua para penjaga pun sudah berbaris menyambut kepulangan tuan mereka.
"dimana orang baru yang merawat carson?", tanya jhessen pada salah satu pelayan yang juga berdiri menyambut kedatangan tuannya itu
"dia ada di kamar tuan muda tuan", jawabnya
tanpa menunggu lama jhessen segera berjalan menuju kamar putranya yang berada di lantai 2 itu.
__ADS_1
ceklekk (suara pintu dibuka)