Terpaksa Menjadi Ibu Susu

Terpaksa Menjadi Ibu Susu
episode 4


__ADS_3

***kamar carson***



jhessen melangkahkan kakinya seraya melihat sekeliling kamar putranya, namun tak ada siapapun disana kecuali putranya yang sedang tidur dengan sangat pulasnya.



"tidak ada orang disini, lalu dimana orang yang merawat carson itu?", ucap jhessen seraya meneliti kamar putranya itu



lalu tiba-tiba meti datang dari belakang sembari membawa makanan di nampan.



"tuan, apakah tuan sedang mencari non ziva?", tanya meti sembari meletakkan nampan yang dibawanya itu



"*jadi namanya ziva*?", batin jhessen



"dimana dia?", tanya jhessen seraya membuka kancing jasnya lalu dia pun duduk di sofa yang ada dikamar putranya



"non ziva sedang mandi tuan, nyonya mengatakan mulai sekarang non ziva tidurnya di kamar tuan muda carson", ucap meti



"apa tidak ada kamar lain? kenapa harus dikamar putraku?", tanya jhessen sambil menatap kearah meti



"nyonya bilang agar mempermudah non ziva memberi asi pada tuan muda carson tuan", jawab meti menunduk

__ADS_1



setelah mengatakan hal itu, meti pamit kembali ke dapur lagi untuk menyelesaikan tugasnya



"sebaiknya besok saja aku melihat orangnya", gumam jhessen lalu beranjak dari tempatnya dan keluar dari kamar putranya itu



tak selang berapa lama akhirnya ziva keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang lengkap dan tentunya sudah dengan wajah yang segar



"untung carson tidak menangis saat aku mandi tadi", ucap ziva saat melihat carson masih diposisi tidurnya yang tadi



"wah ternyata buk meti sudah menyiapkan makan malam untukku, baik sekali dia", ucap ziva sambil mengambil makanan yang sudah disiapkan meti untuknya




***keesokan harinya***



"selamat pagi sayang, apa tidurmu sangat nyenyak malam ini?", tanya ziva pertama kali melihat carson bangun



"wah kau kelihatan senang sekali, sampai-sampai kau senyum manis seperti itu", ucap ziva kala melihat carson sangat bergembira



"baiklah aku akan memandikanmu, lalu kita akan bermain seharian oke?",

__ADS_1



ziva mulai memandikan carson sampai memakaikan baju yang dia suka untuk dipakai carson, tak lama kemudian ziva juga sudah mandi dan menggunakan pakaian sederhana miliknya



diruang tamu


"apa perawat carson sudah turun?", tanya jhessen pada salah satu pelayan


"belum tuan, mungkin non ziva masih memandikan tuan muda", jawab pelayan itu


"baiklah, aku akan cek keatas", ujar jhessen lalu pergi dari ruang tamu itu


sesampainya jhessen di depan pintu kamar putranya, sejenak dia berhenti, antara ingin mengetuk pintunya atau langsung masuk saja.


"untuk apa mengetuk pintunya, ini kan kamar anakku jadi terserah jika aku langsung masuk saja", ucap jhessen


dan tanpa aba-aba akhirnya jhessen membuka pintu kamar itu. dan tampaklah disana ziva sedang memberikan susu dari botol dot yang biasa di minum putranya.


"apa yang kau lakukan??", tanya jhessen seraya berjalan dengan sangat cepat menghampiri ziva yang terkejut dengan kedatangan majikannya itu


"sa-saya sedang memberikan tuan muda minum susu", jawab ziva dengan sangat pelan sangkin kagetnya dia


"susu dari dot ini??? apa maksudmu hah?", bentak jhessen mengebu-gebu


"maafkan saya, tapi it,,,", ucapan ziva terputus saat jhessen sudah mencengkram erat rahangnya dan sedikit menekan tubuh ziva kearah tempat tidur


"APA YANG KAU LAKUKAN ITU HAH? JAWAB!", tanya jhessen lagi dengan sangat emosi


"tuan, saya hanya memberikan tuan muda minum susu saja tidak ada yang lain",


"TAPI KAU DATANG KESINI ADALAH DENGAN ALASAN UNTUK MENJADI IBU SUSU UNTUK PUTRAKU BUKAN? LALU KENAPA KAU MASIH MEMBERIKAN SUSU YANG SAMA DENGAN YANG BIASA DIMINUMNYA?",


sangkin marahnya jhessen sampai tidak menyadari posisi mereka saat ini adalah ziva dibawahnya dan jhessen menindih tubuh mungil ziva.


dan tanpa mereka berdua sadari ternyata sudah ada sepasang bola mata yang sedang menatap tak percaya akan posisi mereka saat ini.

__ADS_1


__ADS_2