
terdengar suara klakson mobil.
Ziko pun menurunkan kaca mobilnya mencara tahu mobil siapa itu. Dan…. Ketika ia menurunkan kaca mobilnya baru lah ia sadar bahwa itu adalah klakson dari mobil Pak Rio…!!
Menyadari kehadiran Rio membuat Ziko mejadi sedikit lega karena ia berpikir mungkin Pak Rio bisa membantu nya.
“Pak…”, ucap Ziko meyapa Rio dengan santun.
“mana Lisa?”, balas Rio singkat.
Ziko kaget sebab Pak Rio tiba-tiba menanyakan Lisa.
“motornya ada masalah apa?”, kembali Rio bertanya.
“sebenarnya pak… saya juga tidak tau di mana Lisa sekarang, tadi saya kebetulan melihat motor Lisa disini, jadi saya menghampirinya, tapi… saat saya mencari nya Lisa tidak ada, yang ada hanya motornya saja”, jelas Ziko pada Rio.
“apa....jadi kemana Lisa?…. Sudah berapa lama kamu di sini?”, Tanya Rio.
“Ziko disini mungkin sudah hanpir 45 menit pak.”, jawab Ziko.
“kamu ini!!... Kenapa tidak menghubungi saya daritadi!!..”, ucap Rio marah dan membentak Ziko dengan nada yang tinggi,
Ziko pun terkejut dan sedikit takut melihat Rio yang begitu emosi kepadanya, Ziko pun berguman dalam hati “mana kepikiran aku nanya kamu, memang kamu siapa??…..”, kesal Ziko mengumpat Rio karena Ziko kesal di marahi oleh Rio padahal Ziko daritadi sudah berusaha mencari keberadaan Lisa..
“ya sudah... lupakan itu.. sekarang kita fokus mencari keberadaan Lisa”, ujar Rio.
Sekarang... Rio dan Ziko, dua lelaki yang perhatian dengan Lisa itu sedang bersama-sama memikirkan Lisa.
Tak lama dari itu, Rio langsung mencoba menelpon ke nomer ponsel Lisa. Dan hasilnya tersambung...
Baru sekali menelpon langsung di angkat, Rio yang menyadari itu senang bukan kepalang, dengan semangat Rio memanggil Lisa, “Lisa... untunglah... kamu di mana sekarang”, tanya Rio dengan nada yang cepat.
Namun, pertanyaan dari Rio tidak di balas Lisa padahal mereka sudah tersambung di ujung telpon.
“Lisa.... Lisaaa? Kamu mendengar ku?”, tanya Rio sekali lagi.
__ADS_1
Dan mendadak telpon dari Rio langsung terputus..
“lah kok Lisa tidak menjawab dan malah memutus telponnya”, Gusar Rio yang tidak mengerti kenapa Lisa mematikan telpon dari nya.
............
*di waktu bersamaan di tempat berbeda
Di ujung telpon ternyata yang mengangkat telpon Rio itu bukan Lisa!! Tapi pria yang menyekap Lisa!!
“oh ada telpon ya, Si aneh? Siapa ini yang menelpon mu?”, tanya Pria misterius itu pada Lisa.
“i... itu... kemarikan HP ku”, Lisa memohon karena ia berharap bisa menjawab telpon dari Rio dan meminta tolong.
“hmmm nanti... nanti aku kembalikan, aku pinjam dulu ya” , balas Pria Misterius itu sambil pergi membawa HP Lisa ke ruangan sebelah.
“kembalikan... tolong...”, teriak Lisa memohon namun pria misterius itu tetap pergi meninggalkan Lisa ke ruangan lain.
Di ruangan itu diangkatlah telpon atas nama si aneh itu...
“Lisa.... Lisaaa? Kamu mendengar ku?”
Mendengar suara itu Pria misterius itu merasa mengenal nya , “suara ini.... sepertinya.... tidak asing di telinga. Rio kah?”, gumam pria misterius itu dalam hati sebab ia merasa mengenal suara itu dan kemudian langsung menutup telpon dari si aneh itu.
Kemudian pria misterius itu kembali menuju ruangan sebelah, ruangan yang ditempati oleh Lisa.
Ia pun menghampiri Lisa yang kondisinya masih dalam keadaan terikat dengan mata yang ditutup.
“Lisa... apa kamu tidur?”, sapa pria misterius itu dengan pelan.
Menyadari kalau pria yang mengambil handphone nya itu sekarang berada di dekatnya, Lisa langsung bertanya, “sebenarnya apa mau kamu?”, tanya Lisa.
“tidak ada... aku hanya memberi peringatan”, jawab pria misterius itu.
“memberi peringatan? Salah ku memang apa? Aku bahkan tidak mengenalmu”, balas Lisa.
__ADS_1
“tidak masalah... bukan salahmu... perkiraan ku sebentar lagi kamu akan bebas”, ujar Pria Misterius itu.
“maksud kamu apa?”, tanya Lisa,
“kamu nanti akan tahu sendiri sebentar lagi”, jawab pria itu sambil mengembalikan dan meletakan HP Lisa di kedua paha Lisa.
Lalu, pria misterius itu pun meninggalkan Lisa sendirian di ruangan itu.
..............
Di jalan cemara.
Rio dan Ziko masih sama-sama terdiam memikirkan bagaimana untuk menemukan Lisa.
Ditengah keheningan mereka, Rio memainkan ponselnya ketika itu ia mendadak memiliki sebuah ide. Rio pun langsung masuk ke dalam mobil nya dan bergegas menginjak gas mobilnya.
Melihat Rio yang mau pergi membuat Ziko lantas bertanya, “pak mau kemana”, tanya Ziko.
Namun, Rio tidak menjawab... bukan tidak mau menjawab tapi lebih karena Rio tidak mendengar pertanyaan dari Ziko sebab Rio yang sangat terburu-buru ingin mencari Lisa.
Mobil Rio pun melaju kencang meninggalkan Ziko sendirian di jalan itu.
“Lisa tunggu aku... aku tau dimana kamu.!!”, ucap Rio berbicara sendiri yang ternyata berhasil mengetahui keberadaan Lisa dengan cara melacak posisi handphone Lisa!!
.
.
.
BERSAMBUNG....
#terimakasih telah membaca 🤩#
#mohon bantuan vote atau like dan komentar nya supaya author tambah semangat 😁#
__ADS_1
#sampai berjumpa di chapter berikutnya ya#