TERPIKAT DOSEN KU

TERPIKAT DOSEN KU
KOSONG


__ADS_3

Mobil Rio pun melaju kencang meninggalkan Ziko sendirian di jalan itu.


“Lisa tunggu aku... aku tau dimana kamu.!!”, ucap Rio berbicara sendiri yang ternyata berhasil mengetahui keberadaan Lisa dengan cara melacak posisi handphone Lisa!!


Rio langsung mengemudikan kendaraan roda empat nya itu dengan kencang, selama mengemudikan mobilnya ia selalu memikirkan Lisa, jantungnya berdekup kencang, amarahnya menjadi-jadi, sambil ia bertanya-tanya kenapa bisa ada orang yang begitu tega berbuat jahat kepada Lisa, pasti ini semua ada bukanlah kebetulan semata. Pikiran Rio pun bermunculan dengan asumsi yang tak berujung di otaknya ....


Di jalan...


Dijalan rio terus memacu mobilnya, dengan perasaan cemas dan was-was berharap Lisa tak apa-apa,,


ia masih terus bertanya-tanya kenapa dan siapa dalang semua ini.


Di mobil Ziko......


Ziko terus memacu mobil nya, mengekor pada mobil Rio, tanpa banyak bertanya ziko terus mengemudi dengan kencang, dia yakin kalau Rio tau keberadaan Lisa, dengan penuh cemas Ziko berkata...


“Lisa .... kamu dimana? apakah kamu baik-baik saja?” ucap ziko dengan penuh cemas, sambil Ziko terus mencoba menghubungi ponsel Lisa, yang hasil nya masih Nihil sama sekali tak ada yang mengangkat.


Ziko pun masih bertanya-tanya apa yang telah lisa perbuat sampai semua ini terjadi?, ada apa dengan semua ini, rasa cemas dan tanda tanya terus menghantui pikiran Ziko karena ia tau betul Lisa dari awal kuliah merupakan orang baik yang tidak pernah memiliki musuh. Ziko pun teringat kembali momen pertama kali ia bisa mengenal Lisa.


..........


#Flash Back Lisa dan Ziko.....


“kak maaf saya telambat karna ban motor saya....”belum selesai Lisa berbica lalu di potong dengan senior OSPEK di kampus Lisa.


“halahhhh.... nggak usah banyak alesan lohhh... baru juga hari pertama sudah bohong, lari sana ke lapangan push up 100 kali.” Bentak panitia OSPEK di kampus Lisa dengan memasang wajah killer.


“tapi kak...” ucap Lisa dengan wajah memelas, tapi tidak mempan bagi panitia ospek di kampus lisa.


Lisa pun dengan berat hati melaksanakan hukuman yang diberikan oleh panitia ospek pada nya, setelahnya Dengan kaki berat dan wajah lesu yang terpampang jelas di raut muka manisnya.


Lisa langsung menghampiri meja dan langsung mengambil sebuah botol air minum yang terletak di atas meja dan langsung menenggak nya hingga masuk kedalam tenggorokannya dengan deras sebab setelah melaksanakan hukuman dari seniornya itu membuat kerongkongan nya menjadi sangat kering.


Sejenak rasa lelah Lisa berkurang karena masuknya asupan air kedalam tubuh Lisa, di sela-sela aktivitas minum Lisa, nampak ada seorang pria yang memperhatikan Lisa.

__ADS_1


Lisa pun merasa tidak nyaman karena pria itu terus memperhatikannya, “maaf ada apa ya?”, tanya Lisa pada pria itu.


Pria itu menjawab, “itu.. yang kamu minum barusan, itu air minum ku”, ujar Pria itu dengan tersenyum sambil menahan tawa.


“ha? enggak! Ini memang punya....”, Balas Lisa yang tidak melanjutkan perkataannya sebab saat Lisa menoleh ke arah meja, ia menyadari bahwa air minum miliknya masih ada di meja sebelah, Lisa pun baru menyadari bahwa ia salah menuju meja!!


Lisa pun terlanjur malu, kemudian pria itu pun hanya tertawa kecil melihat Lisa yang muka nya menjadi merona,


“santai. Santai... abisin aja, aku nggak marah, biasa aja hehe”, canda pria itu.


“maaf aku nggak sadar kalau aku salah meja”, ucap Lisa meminta maaf.


“Ziko”, ujar pria itu singkat.


“maksudnya?”, Lisa bertanya.


“nama ku Ziko, salam kenal”,


Dan... begitulah pertama kali pertemuan Ziko dan Lisa terjadi. Pertemuan yang tidak pernah mereka sangka, sejak kejadian itu.... Ziko dan Lisa menjadi sangat akrab.


..........


Kembali lagi ke Rio yang mengendarai mobilnya mencari keberadaan Lisa..


Rio menyetir sambil melihat ke arah handphone untuk melihat posisi keberadaan Lisa melalui GPS HP milik Lisa.


Rio mengikuti rute jalan sesuai yang ia Lihat di layar Handphone...


waktu... ya... waktu... Rio sedang berpacu dengan waktu, ia tidak sabar untuk menemui Lisa, dan berharap Lisa baik-baik saja.


“tidak jauh lagi? Jadi Lisa berada di sekitar sini”, Rio yang sudah mendekati Lokasi keberadaan Lisa sambil menurunkan kecepatan mobilnya..


5 menit berselang akhirnya handphone Rio berbunyi menandakan telah tiba di lokasi yang di cari yang berhenti tepat di depan sebuah rumah yang nampak tidak terawat.


Rio pun kemudian langsung turun dari mobil, ia langsung mengambil ponselnya dan mencoba menelpon Lisa sekali lagi... dan benar saja.... terdengar suara dering HP Lisa dari dalam rumah itu!!! Namun walau tersambung tetap saja Lisa tidak mengangkat telpon nya.

__ADS_1


Perasaan Rio semakin bergemuruh, ada perasaan lega tapi ada juga perasaan cemas karena ia berpikir kenapa Lisa ke rumah yang dari luar nampak tidak terawat seperti ini.


Rio menghirup nafas dalam-dalam mempersiapkan diri untuk segera memasuki rumah itu, baru saja Rio hendak berjalan ke arah pintu masuk rumah, terlihat mobil Ziko memarkir di samping mobil Rio.


Dengan buru-buru Ziko langsung keluar dari dalam mobil dan berlari mendekat ke Rio, “pak... maaf Ziko mengikuti bapak tanpa Izin, Ziko hanya...”, ucap Ziko yang langsung di potong pembicaraannya oleh Rio.


“tidak apa-apa... bapak mengerti... HP Lisa di dalam sana, mudah-mudahan Lisa juga ada disana. Ayo kita masuk”, ucap Rio sambil membuka pintu..


Rio dan Ziko dengan pelan dan hati-hati melangkahkan kaki nya masuk ke ruangan yang nampak sangkat kotor itu... sawang-sawang dengan jelas terlihat di hampir setiap sudut ruangan.


“Lisa kamu kenapa bisa sampai disini?”, Ziko berbicara sendiri di dalam hati.


Rio pun kembali mengeluarkan handphone nya dan kembali mencoba menelpon Lisa.


dan......


Kring.... Kringgg. Kringggg (suara dering ponsel).


Terdengar dengan sangat jelas suara dering ponsel, mata Rio dan Ziko pun kompak tertuju pada sebuah kamar yang tepat berada di ujung ruangan..


Mereka berdua pun kompak berlari ke arah pintu itu... suara dering ponsel semakin jelas.


Sekarang tangan Rio sudah memegang gangang pintu. Rio dan Ziko pun saling memandang dan Rio langsung menurunkan gangang pintu ruangan itu, pintu itu pun akhirnya terbuka!!!...


.


.


.


BERSAMBUNG...


#terimakasih telah membaca 🤩#


#semoga bagian yang berpuasa diberi kelancaran#

__ADS_1


#nantikan terus chapter berikutnya ya ☺#


__ADS_2