Tersakitinya Wanita Gendut

Tersakitinya Wanita Gendut
14 - Janjian Bertemu


__ADS_3

Intan kembali ke rumah, Suasana hati nya lebih baik setelah pulang dari kantor Ayah nya. Bu Puji yang melihat putri nya pulang dengan senyuman pun ikut senang melihat nya.


"Sudah pulang sayang?."


"Iya Ma, Aku masuk ke kamar dulu ya ma."Ucap Intan.


"Eh, gak makan dulu?." Tanya Bu Puji.


"Udah makan tadi ma Sama Sammy di kantor Papa."Balas Intan.


Bu Puji tersenyum lega dan mengiyakan, Intan lalu berjalan masuk ke dalam kamar. ia masuk ke kamar dan membanting tubuh nya di atas tempat tidur yang empuk.


Mengingat Sammy yang begitu menyenangkan dan akan mengajak nya gym, membuat nya lebih semangat lagi.


•••


Saat Pak Broto kembali, Ia lansung di hampiri istri nya yang penasaran dengan apa yang terjadi di kantor hingga membuat Putri nya begitu senang.


"Pa, papa." Bu Puji meneghampirii Suami nya dengan penuh Keantusisan.


"Ada apa Ma?."

__ADS_1


"Sammy itu siapa Pa?."Tanya Bu puji satu nama yang ia ingat sejak putri nya mengucapkan nya.


"Oh, Itu staf di kantor Papa."Pak Broto melonggarkan dari nya. sembari duduk di sofa untuk melenggangkan tubuh nya yang lelah.


"ada apa sih ma memang nya, kok tanya soal Sammy." Tanya Pak Broto.


Bu Puji tersenyum lalu membisikan sesuatu pada suami nya.


•••


Di tempat lain.


Kevin masih mencoba menghubungi Intan, Saat ponsel Intan baru saja ia nyala kan, Ia lansung mendapatkan telefon dari kekasih nya.


"Sayang lagi apa?."


"Baru pulang sama Papa."Balas Intan.


"Ketemuan yuk, Aku kangen seharian ga ketemu sama kamu." Ucap Kevin.


Intan sejenak berpikir, Tidak biasa nya Kevin ingin mengajak nya bertemu, dan terus mengatakan kalau ia merindukan nya. Meski tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran Kevin saat ini, Intan pun mengiyakan ajakan Kevin untuk bertemu.

__ADS_1


"Iya boleh."


"Ketemu di tempat biasa ya sayang." Ucap Kevin lagi.


"Iya sayang."


Setelah mematikan sambungan telefon, Intan pun segera beranjak berdiri, Ia melihat diri nya di cermin, ia lalu memikirkan sesuatu yang ingin ia tanyakan pada Kevin.


Ia lalu memilih pakaian di dalam lemari, memilih pakaian yang indah untuk ia kenakan, Satu demi satu ia keluar untuk mencocokan pada tubuh nya, Apakah terlihat bagus saat ia kenakan.


Bu Puji yang masuk ke dalam melihat pemandangan yang berantakan pun menggelengkan kepala nya.


"Astaga Intan, Kenapa kok berantakan seperti ini, kamar cewek kok berantakan."Ucap Bu Puji.


Intan menyengir. "Iya Ma, Intan mau ketemuan sama Kevin."Balas Intan.


"Kevin lagi?." Bu Puji kesal saat mendengar ucapan putri nya yang akan menemui laki laki itu.


"Ada sesuatu yang ingin Aku bicarakan ma sama Kevin ma." Ucap Intan.


"Yah, terserah kamu lah, Mama mau keluar dulu."Terdengar nada yang kecewa keluar dari mulut ibu nya. Namun Intan menghiraukan nya, karena ada sesuatu yang penting akan ia bicarakan dengan Kevin.

__ADS_1


Setelah bersiap, Intan pun berangkat ke Tempat ia janjian dengan Kevin di sebuah Restoran, Intan duduk menunggu laki laki itu saat ia sampai lebih dulu, Duduk dan menunggu Kevin yang belum juga datang. Intan melihat jam di ponsel nya, Sudah 10 menit berlalu Kevin belum menunjukan batang hidung nya. Intan hanya bisa menghela nafas menyandarkan diri nya sendiri.


__ADS_2