Tersakitinya Wanita Gendut

Tersakitinya Wanita Gendut
33 - Hanya Bisa Diam


__ADS_3

Kristin yang baru sampai di rumah nya merebahkan tubuh nya di tempat tidur. tentu hal ini sangat mencemaskan nya, karena ia takut Kevin akan meninggalkan nya, karena tidak berhasil membuat ia balikan dengan intan.


Hal yang tidak ia duga kalau Intan sudah mengetahui semua nya, membuat ia tidak tahan lagi setelah tertangkap basah, Ia menghina balik Intan untuk terakhir kali nya bicara dengan wanita itu.


tok


Tok


Tok


Saat masih berbaring ia mendengar ketukan pintu, ia pun segera keluar dan melihat kalau itu ternyata Kevin.


"Kamu kenapa matikan telefon aku tadi sih, kamu ngomong apa sama Intan setelah itu?." tanya Kevin penuh intimidasi.


"Tenang dong Vin, Aku gak ngomong apa apa lagi, Aku cuman minta maaf sama dia, udah itu aku pergi, gak mungkin lah aku ngomong macam macam sama dia, lagian Vin, baterai ponsel aku pas aja habis waktu itu, aku Lupa Cas."Jawab Kristin.


Laki laki itu pun percaya apa yang ia katakan. Kevin lalu duduk di sofa menggosok wajah nya dengan putus asa.


"Kok bisa Intan bisa tahu kalau kita melakukan nya hari itu." Ucap Kevin.

__ADS_1


"Aku juga gak tahu, aku juga kaget loh."Balas Kristin.


"Udah lah Vin, Masih banyak wanita yang cantik di luar sana, Dan juga masih ada aku yang selalu setia di samping kamu."Intan memegangi dada Kevin, dengan lembut mengusap usap dada pria itu untuk memancing nya, Namun Kevin lansung menolak.


"Udahlah, tidak usah menggoda ku, jika Intan tidak kembali pada ku, kau tidak usah mencari ku lagi."Ucap Kevin.


"Kok gitu sih Vin, hubungan kita udah dekat loh, Kita juga udah tidur bareng, Kok kamu jadi egois gitu sama aku."Ucap Kristin tidak terima.


"Eh eh, jaga ya mulut kamu, gak perlu teriak teriak nanti orang lain dengar, Kita lakukan itu suka sama suka ya, gak ada paksaan, lagian kita memang engak pernah pacaran, kita cuman dekat, dan kamu tahu sendiri kalau Intan itu pacar aku." ucap Kevin.


Kristin merasa sangat kesal, namun ia hanya bisa diam dan melihat laki laki itu berjalan pergi meninggalkan nya.


•••


Jam yang sudah akan menunjukan pukul 12 malam, Intan pulang ke rumah, di halaman rumah ia melihat mobil Sammy ada di sana. intan masuk ke dalam rumah dan melihat benar melihat Sammy yang sedang duduk bersama sang ayah ibu nya, serta ada Reno juga di sana.


Pak Broto dan Bu puji melihat putri nya dengan cemas, Intan yakin Sammy sudah memberitahu semua nya pada kedua orang tua nya.


"Intan, kamu bikin kita khawatir aja tahu ga, dari mana sih kamu?, udah mau tengah malam begini baru pulang?." Tanya Friska yang kesal karena ia khawatir pada Intan.

__ADS_1


"Aku, Aku cari angin saja."Balas wanita itu gugup.


"Terus kenapa ponsel kamu gak bisa di hubungi?." Tanya Friska lagi.


"Daya ponsel ku habis."Balas Intan.


"Lain kali jangan seperti ini lagi Intan, Mama sangat khawatir sama kamu, Kalau ga bisa pulang awal, kabari kami."Ucap Bu Puji.


"Iya Ma, Aku minta maaf semua, Aku capek mau istirahat." ucap Intan.


"Selamat malam." Lanjut nya lagi sebelum meninggalkan ruang tamu. ia pun sempat menatap Sammy dengar tatapan sayu tanpa mengatakan apa pun.


semua orang memandangi intan yang berjalan pergi, dengan tatapan sedih namun lega karena Intan sudah kembali.


"Pak, Bu, Friska, kalau begitu kami pulang dulu."Ucap Sammy pamit.


"Iya iya, Makasih Sam. Reno." Ucap Pak Broto.


Sammy dan Reno pun pamit pergi setelah itu meninggalkan rumah Intan.

__ADS_1


__ADS_2