Tersakitinya Wanita Gendut

Tersakitinya Wanita Gendut
42 - Sammy Pergi


__ADS_3

Mendengar hal itu, Intan sejenak diam. namun ia masih memilih untuk menemui Laki laki itu, Tampak Sammy sedang duduk di teras rumah menunggu diri nya.


"Sam?." Sapa Intan. lekas laki laki itu menoleh.


Kecanggungan terjadi beberapa detik pada saat itu, saat Sammy melihat Tatapan Intan yang menghindari nya.


"Apa kamu marah pada ku?." Tanya Sammy. intan hanya diam.


"Katakan saja kalau aku ada salah, jangan mendiami ku."Ucap Sammy lagi.


Intan menghela nafas, lalu berjalan ke kursi dan duduk di samping Samping laki laki itu.


"Aku sudah tahu alasan mengapa kau selalu ada untuk ku."Ucap Intan. Sammy terperangah, ia menoleh menatap Intan.

__ADS_1


"Tidak apa apa, Tidak perlu jelaskan apa pun, aku sudah dengar sendiri kalau kamu lakukan ini karena permintaan ayah ku. Awal nya aku pikir kamu memang datang pada ku karena kau memang ingin menjadi teman ku, aku membanggakan mu yang luar biasa membantuku bangkit, dan semua itu berhasil, aku perlahan melupakan masa lalu yang menyakiti ku semua karena mu, tapi setelah tahu alasan di balik itu semua, aku terkejut Sam, Apa yang ayah ku berikan pada mu? sampai kamu rela datang mencari ku, menjadi support sistem ku selama ini?." Ujar Intan.


Sammy terdiam mendengar apa yang di katakan Oleh Intan.


"Aku ingin kamu berhenti datang lagi kesini Sam, Aku tidak ingin lagi kamu melakukan apa pun untuk ku, aku sudah bekerja di kantor, semua sudah berhasil kamu lakukan, aku tidak ingin kamu melakukan nya, jadi berhenti lah."Ucao Intan.


"Baiklah kalau kamu merasa seperti itu Intan, Aku tidak akan datang lagi menganggu mu."Ucap Sammy, ia lalu beranjak berdiri dari duduk nya untuk segera pergi dari sana.


Intan masih melihat Sammy yang masuk ke dalam mobil, Sammy sendiri masih sempat menoleh ke arah Intan dengan tatapan sendu lalu ia menjalankan mobil nya meninggalkan tempat itu.


Intan menghela nafas sesak melihat mobil itu pergi, hati nya terasa sakit, seperti ia kembali patah hati seperti kemarin.


•••

__ADS_1


Keesokan hari nya.


Intan kembali ke kantor seperti biasa, Seharian ia duduk di ruangan kerja nya, Sammy pun tidak lagi datang seperti biasa nya menanyakan kerjaan nya dan mengajak nya makan siang.


Saat jam makan siang tiba dan kerjaan Intan pun sudah sedikit beres, ia keluar dari ruangan kerjanya untuk pergi makan siang.


Intan berpapasan dengan Sammy yang saat ia sedang bicara dengan rekan kerja nya, Kedua nya begitu canggung saat itu, hanya bisa saling melihat dari jauh, Sammy lebih dulu mengakhiri tatapan mereka membuat Hati intan semakin sedih.


Intan pun melanjutkan perjalanan nya untuk sampai ke kantin, Hari ini ia merasa hampa, ia hanya duduk sendiri, tidak seperti biasa bersama Sammy duduk berdua dan bicara.


Sammy yang juga ke kantin bahkan mengabaikan nya, seolah ia tidak melihat intan ada disitu, ia mengobrol dengan teman nya dan melewati tempat duduk intan begitu saja.


"Lebih baik seperti ini, dari pada dia melakukan nya karena tidak tulus dan karena suruhan Papa, Aku tidak ingin membuat siapa pun merasa kalau aku adalah seseorang yang hanya mengandalkan Papa untuk mendapatkan segala nya."Batin Intan.

__ADS_1


__ADS_2