
Intan sampai di sebuah cafe tempat ia janjian dengan Kristin, wanita yang sudah merebut kekasih nya. Meski enggan berurusan dengan Kristin lagi, tapi di pertemuan mereka kali ini Intan ingin mempertegas semua nya pada Kristin.
Saat memasuki cafe, Intan melihat Kristin sudah duduk di sebuah meja menunggu nya, intan membuang nafas berat sebelum ia melanjutkan langkah nya ke arah Kristin. Mencoba untuk bersikap tenang dan Tidak peduli apa pun lagi.
Saat Kristin menoleh, Ia tersenyum melihat Intan dan segera bangkit berdiri, Ia ingin memeluk Intan, namun dengan segera Intan membuat gerakan memegangi pangkalan leher nya untuk menolak secara halus Pelukan Kristin.
Kristin yang mengerti pun lalu duduk kembali.
"Aku senang kamu datang intan, Aku kira kamu tidak akan datang tadi."Ucap Kristin.
"Kamu mau ngomong apa?, karena aku agak sibuk hari ini." Tanya Intan. alasan sibuk adalah sebuah alasan agar nanti ia lebih mudah untuk pergi.
Kristin menekan ponsel nya tanpa Intan sadari, ia menelepon Kevin agar Kevin mendengar sendiri kalau ia sudah meminta intan untuk kembali pada nya. Kevin yang saat itu sudah tahu pun, mendengar tanpa berkata.
__ADS_1
"Intan, Aku mau jelasin sesuatu. apa yang kamu lihat waktu itu benar benar hanya salah paham, Waktu itu aku pakai Hells dan susah berjalan, Kevin hanya membantu ku saja, Itu tidak seperti yang kamu pikirkan, Aku mohon pada mu untuk kembali menerima Kevin, Aku merasa bersalah sudah membuat hubungan kalian renggang."Tutur Kristin. Ia terus menjelaskan untuk menyakinkan Intan dengan wajah sedih memelas ia berbohong, Sementara Intan tetap duduk tenang dan mendengar nya. karena Ia tahu semua yang di jelaskan hanya lah kebohongan untuk menutupi kesalahan.
"Kita udah temani lama kan, Mana mungkin aku melakukan itu, Itu hanya salah paham saja." Lanjut nya.
Intan mengambil minuman gelas yang di antar oleh pelayan untuk nya dan meminum nya dengan tenang.
"Kamu mau kan Intan, kembali dengan Kevin?, Aku sumpah kemarin itu hanya kesalah pahaman saja."Ucap Kristin lagi.
"Kenapa?(Kristin mengerutkan kening nya), Kamu gak percaya dengan apa yang aku katakan?, kita udah berteman lama loh Tan."Kristin tidak percaya Intan akan mengabaikan penuturan nya.
"Justru itu, Kita sudah berteman lama, aku pikir kamu adalah teman baik ku, tapi ternyata kau adalah musuh yang berselimut dalam sebuah pertemanan."Ucap Intan. kini tatapan nya menajam menatap Kristin, Membuat wanita itu Sedikit ngeri karena ia baru pertama kali nya melihat Intan Marah.
"maksud mu apa?."
__ADS_1
"Mungkin kemarin kata mu itu salah paham saja, bagaimana dengan ini."Intan menunjukan rekaman Cctv dimana Kristin dan Kevin masuk ke dalam hotel.
"Ini adalah rekaman di hari ulang tahun Kevin, Oh bukan itu saja, Aku bahkan melihat dengan mata ku sendiri bagaimana kalian begitu ahli di atas Ranjang."Ucap Intan lagi.
Tatapan nya tajam, tapi hati nya sangat terluka karena Kembali mengingat sesuatu yang ia lihat sangat menyakitkan.
Kristin yang mendengar sangat terkejut, Kevin pun begitu juga. ia tidak menyangka Intan mengetahui hubungan keintiman diri nya dengan Kristin.
"Intan tahu semua nya?."
saat Kevin ingin kembali mendengar apa lagi yang ingin Intan katakan, Kristin sudah menutup sambungan telefon.
"Sial, kenapa dia menutup telefon nya." Kesal Kevin.
__ADS_1