
Saat jam pulang kerja, Intan keluar dari ruangan nya dan melihat dari Kaca dinding ruangan Sammy yang tampak Kosong.
mata nya melihat sekeliling untuk melihat keberadaan laki laki itu. "Kemana dia, apa dia sudah pulang."Batin Intan.
Intan pun ke ruangan ayah nya untuk mengajak ayah nya pulanh bekerja, terlihat pintu yang tidur tertutup dengan sempurna ada Sammy di dalam.
Saat intan akan masuk, Intan mendengar Sesuatu yang tidak pernah ia duga sebelum nya. hingga membuat jantung nya berdebar kencang dan Rasa nya ia ingin menangis.
"Saya sangat berterima kasih atas kerja keras kamu Sam, tak ku sangka kamu bisa membuat Putri ku bekerja di perusahaan ini."Ucap pak Broto pada Sammy yang kedua nya duduk saling berhadapan.
"Saya senang membantu anda Pak."Balas Sammy.
"Kamu memang bisa saya andalkan. Nanti saya akan transfer ke rekening kamu sebagai hadiah."Ucap Pak Broto lagi.
Intan yang saat itu merasa marah dan tertipu karena Sammy ternyata hanya baik pada nya karena keinginan ayah nya,membuat ia merasa patah hati. ia lalu berjalan ke ruangan nya kaki nya saat itu terasa begitu tidak bertenaga.
Ia masuk ke ruangan nya, menundukkan kepala nya di meja dan Menangis. pikiran nya tentang semua orang yang memang mendekati nya karena sesuatu seperti nya memang lah tepat.
Ia lalu mengambil tas nya, menyeka air mata nya sebelum ia beranjak diri. saat itu ia hanya berpikir untuk segera pulang saja.
Ia lalu berjalan keluar ruangan dengan mata yang sebab, jalan yang cepat membuat Ia tidak fokus dan menabrak Sammy yang pada saat itu juga keluar dari ruangan ayah nya.
"Kamu baik baik saja?." Tanya Sammy.
__ADS_1
Intan menatap Sammy penuh kekecewaan. sementara Sammy tampak bingung dan melihat Intan seperti habis menangis, ia pun kembali bertanya.
"Kamu menangis?." kedua tangan laki laki itu memegangi kedua pundak Intan.
Perlahan intan melepaskan tangan Sammy dari tubuh nya. membuat Sammy tampak bingung.
Intan lalu berjalan pergi dari sana tanpa mengatakan apa pun lagi.
"Intan." panggil Sammy. namun Wanita itu mengabaikan nya. Sammy hanya bisa melihat punggung wanita itu berjalan pergi.
Di dalam Mobil intan menghabiskan waktu nya menangis di parkiran sekitar 5 menit sebelum Ia menjalankan nya.
•••
saat Intan turun makan malam, Pak Broto dan Bu puji sudah menunggu diri nya.
"Intan, kenapa tadi pulang tidak ajak Papa?." Tanya Pak Broto.
"Iya, pulang juga ga sapa Mama, Sampai Mama dengar dari bibi kamu sudah pulang."Ucap Bu puji.
"Iya Ma, Pa, Aku kecapean tadi. maaf ya."Balas Intan.
Intan tidak mau membicarakan sesuatu yang sudah ia ketahui. ia memilih diam saja.
__ADS_1
Setelah selesai makan malam, intan pun masuk ke kamar untuk membaca buku memalingkan pikiran nya yang sedang kacau.
Tok
Tok
Tok
"Ga di kunci." saut Intan saat ada ketukan di luar pintu kamar.
"Ada apa bi."
"Non, di bawah Ada Den Sammy."Ucap Bibi.
Mendengar hal itu, Intan sejenak diam. namun ia masih memilih untuk menemui Laki laki itu, Tampak Sammy sedang duduk di teras rumah menunggu diri nya.
"Sam?." Sapa Intan. lekas laki laki itu menoleh.
Kecanggungan terjadi beberapa detik pada saat itu, saat Sammy melihat Tatapan Intan yang menghindari nya.
"Apa kamu marah pada ku?." Tanya Sammy. intan hanya diam.
"Katakan saja kalau aku ada salah, jangan mendiami ku."Ucap Sammy lagi.
__ADS_1
Intan menghela nafas, lalu berjalan ke kursi dan duduk di samping Samping.