
Intan kembali ke kamar setelah mengisi perutnya yang kosong seharian. Ia lalu mengumpulkan barang barang pemberian Kevin dengan berat hati, Ia melepaskan kalung yang di berikan Kevin untuk nya dan melihat Sejenak barang itu, Intan memasukan kembali ke dalam kotak perhiasan itu.
Ia pun mengambil bingkai foto yang berisikan Foto mereka berdua, Intan saat itu benar benar tidak bisa menahan tangis nya, Membayangkan kenangan kedua nya yang begitu menyenangkan untuk nya, tapi berakhir tragis seperti ini.
Intan memeluk bingkai foto itu, seolah memberikan pelukan perpisahan dengan Kevin.
Semua barang barang tentang Kevin, Ia masukan ke dalam kotak untuk ia kembalikan pada Kevin.
Sementara Kevin masih berusaha menghubungi nya, tapi intan tetap mengabaikan nya. Ia mencoba untuk bertahan kalau Ia harus melepaskan Kevin.
•••
Keesokan harinya.
Intan keluar dengan mengangkat kotak di tangan nya.
"Mau kemana Sayang?." Tanya Bu Puji saat melihat Kotak yang di pegang oleh Intan.
"Mau ke rumah Kevin Ma, Mau kembalikan semua barang barang dia."Ucap Intan.
"Kenapa harus kamu yang antar sih sayang, Suruh supir aja yang antar."Kata Bu Puji.
"Iya, capek capek kan badan saja kamu."Sambung Pak Broro.
"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan Pa sama dia. lagian ini banyak barang berharga."Balas Intan.
Pak Broto dan Bu Puji hanya diam dan mengangguk kecil. setelah selesai makan, Intan pun keluar dari Rumah, Alangkah terkejutnya ia melihat mobil Sammy memasuki halaman rumah.
__ADS_1
"Sammy." Intan tersenyum.
"Selamat Pagi."Sapa Sammy.
"Pagi. Kamu ngapain disini?." Tanya Intan.
"Papa yang minta Sammy datang buat temani kamu antar barang ke mantan kamu itu, Kalau kamu kenapa kenap bagaimana."Ucap Pak Broto yang datang dari dalam menghampiri Sammy dan Intan yang sedang bicara.
Intan menghela nafas menatap Ayah nya. "Papa, Kenapa repotin orang sih Pa, Intan udah biasa sendiri, Kalau Intan Mau di temani intan bisa pakai supir nya Mama." Ucap Intan.
"Gak apa apa kok, Aku akan mengantar kamu."Ucap Sammy.
"Tuh, kamu dengar sendiri kan, Sammy aja gak keberatan."Kata Pak Broto.
Intan menatap Sammy karena tidak enak akan merepotkan nya, Sammy hanya tersenyum saja menatap Intan yang juga melihat nya.
"Gak taruh di belakang aja?." Tanya Sammy.
"Gak apa apa, pegang aja."Balas Intan.
Sammy mengangguk lalu menjalankan mobil nya. "Sam, Aku minta maaf ya, Karena udah buat kamu repot."Ucap Intan merasa tidak enak.
"Gak apa apa kok, Aku sudah bilang, Kamu bisa mengandalkan ku, Jangan pernah merasa sendiri."Ucap Sammy.
Intan tersenyum merasa terharu karena Sammy begitu baik pada nya.
Saat sampai di apartemen Kevin, Sammy mengikuti Intan menuju ke unit laki laki itu.
__ADS_1
Ting
Tong
Kevin keluar saat Pintu Apartemen nya bel nya di tekan. Kevin senang saat melihat Intan datang, Namun Saat melihat Sammy melangkah di belakang Intan. Raut wajah Kevin pun tampak tidak senang.
"Intan."Intan melangkah masuk lalu menaruh kotak di atas meja. sementara Sam berdiri di luar pintu.
"Ini semua pemberian mu, Aku kembalikan pada mu."Ucap Intan.
"Dan Ini kunci apartemen kamu. Aku udah gak punya urusan lagi sama Kamu Vin, Aku juga mengundurkan diri menjadi asisten kamu."Ucap Intan.
"Sayang, Jangan kayak gitu dong, Aku gak bisa hidup tanpa kamu, Aku sayang sama kamu, Jangan seperti ini."Ucap Kevin.
Intan membuang nafas berat, Menahan tangis yang rasa nya ingin pecah saat itu juga.
"Maaf Vin, Hubungan Kita udah gak bisa di teruskan. mungkin berpisah jalan yang baik untuk kita. tapi aku selalu berdoa kamu dapatkan wanita yang baik dan sayang sama kamu."Ucap Intan.
"Kamu yang terbaik untuk aku."balas Kevin.
Namun Intan menghiraukan nya, Ia berjalan keluar dari sana meninggalkan Kevin yang memanggilnya.
Intan berlari kecil pergi, Sammy yang melihat Kevin akan mengejar intan menahan nya.
"Lepasin."
"Jangan ganggu di lagi."Ucap Sammy.
__ADS_1
Kevin menatap Sammy, Sammy lalu berjalan pergi dari sana.