Tersakitinya Wanita Gendut

Tersakitinya Wanita Gendut
38 - Intan Ke kantor


__ADS_3

Setelah berbicara dengan Kevin, intan Menghampiri kedua orang tua nya. ia pun menanyakan perihal kemana Sammy pergi.


"Mereka pulang Ma , Pa?."tanya ku tentang Sammy dan Reno.


"Iya lah, Kelamaan kamu ngomong sama Kevin, lagian ngapain sih masih ngomong sama dia, usir aja kali."Ucap Friska yang memang sudah sangat membenci Kevin sampai ke dalam dalam nya.


Intan pun hanya diam memikirkan Sammy yang berpikir apa Sammy marah pada nya. Aku bukan siapa siapa Sammy, tidak mungkin juga di Cemburu?." Batin Intan.


•••


Tok


Tok


Tok


"Masuk aja."


Sammy yang sedang bekerja di ruangan di kejutkan dengan kedatangan Intan ke ruangan nya.


"Intan." Seperti biasa Sammy memberikan senyuman manis nya pada Intan, Membuat Pikiran Intan tentang Sammy cemburu atau marah pada nya pun tertepis kan.

__ADS_1


"Kamu datang siang siang kesini untuk apa.?." Tanya Sammy.


"Em engak, cuman mau ajak kamu makan siang aja."Ucap Intan agak gugup.


tujuan nya datang sebenarnya untuk menjelaskan pada Sammy tentang ia dan Kevin, tapi Penjelasan itu seperti nya tidak penting lagi. Intan pun mengubah alasan nya datang untuk mengajak Sammy makan siang.


Sammy pun menyetujui nya, Keduanya pun makan di kantin kantor berdua, begitu cepat beredar gosip kalau Intan berpacaran dengan Sammy.


Tentu hal itu tidak lepas dari tatapan Sinis orang yang menghina intan mengandalkan status sang ayah yang seorang pemilik perusahaan untuk mendapatkan Sammy yang tampan dan juga menjadi incaran para wanita di kantor.


Intan merasa sangat risih dan sadar kalau diri nya sedang di bicarakan, namun berbeda dengan Sammy yang tampak tenang.


Sammy tertawa kecil mendengar ucapan Intan. Tertawa nya Sammy membuat Intan mengerut kan kening nya.


"Apa kamu selalu berpikir orang itu memerhatikan kamu?." tanya Sammy.


"Iya, karena aku gendut dan jelek."Ucap Intan.


Sammy mengelengkan kepala nya. "Kamu punya diri mu yang sehat dan kamu harus Mensyukuri itu, bukan malah merasa rendah hati. kamu itu cantik Intan." Ujar Sammy. Intan tersenyum malu karena merasa itu adalah sebuah pujian.


Setelah makan siang selesai, Sammy pun harus kembali bekerja sementara Intan ke ruangan ayah nya untuk bersantai. hati nya merasa sangat senang setelah bersama Sammy hari ini.

__ADS_1


"Kamu sudah siap bekerja besok?." Tanya pak Broto.


"Siap dong Pa."Balas Intan.


Pak Broto tersenyum dan mengangguk, akhir nya putri nya yang selama ini ia harapkan mau bekerja di perusahaan nya kini sudah mau.


Pak Broto lalu mengambil telepon lalu menghubungi Sammy.


"Keruangan ku sebentar Sam." Ucap Pak Broto. intan menatap ayah nya heran, kenapa ayah nya menghubungi Sammy.


Beberapa saat kemudian Sammy datang dan tersenyum kepala intan.


"Iya Pak."


"Sam, Intan besok sudah mulai bekerja disini, aku ingin kamu jadi mentor nya Intan, ajarkan dia besic basic yang harus ia pelajari. ini masih terlalu awal untuk nya, Kamu orang yang tepat membantu nya."Ucap Pak Broto.


Sammy mengangguk setuju. "Baik pak."


"Iya, kamu boleh kembali bekerja."


Sammy membalikan tubuh nya, menatap intan yang juga menatap diri nya. Sammy tersenyum mengedipkan sebelah mata sembari berjalan pergi dari ruangan itu. Intan mengigit bibir nya sendiri menahan tawa.

__ADS_1


__ADS_2