Tetangga Merawatku Dari Kecil

Tetangga Merawatku Dari Kecil
BAB 11 gadis kecil


__ADS_3

Waktu terus berjalan, Ulan masih tidak ada kabar hingga kini, Zhean sudah mencari pekerjaan dengan gaji yang lumayan, rencana Zhean mencari uang adalah untuk berangkat ke Jakarta, jika masih tidak menemukan keberadaan Ulan di Jakarta, Zhean tidak akan menyerah.


Zhean sekarang berada di Jakarta, sudah lama di Jakarta masih tidak menemukan Ulan. Zhean di Jakarta sudah 6 tahun. tidak menyerah untuk mencari Bibik nya, walau tidak pasti jika Ulan ada di Jakarta.


Ada satu membuat Zhean khawatir, tapi ia tidak ingin memikirkan akan hal itu, karena walaupun itu pikiran yang hanya lewat layaknya angin, tapi itu kadang menyakitkan.


Selalu pikiran menghantui Zhean, dengan pikiran jika Bibik sudah menikah dan memiliki anak, karena sudah sangat lama Zhean tidak melihat Bibik nya bahkan sudah lama tidak melihat wajahnya.


"Bibik..! kapan kamu pulang dan datang ke pelukanku..


Zhean duduk di bangku taman sendirian melamun, dengan menyebutkan nama Ulan. perasaan begitu merindukan sampai sampai membuat nya tidak semangat untuk berada di dunia.


"Hai,... Kaka sendiri di sini. "Tiba-tiba datang seorang perempuan mengajak ngobrol.

__ADS_1


"Seperti yang kamu lihat. "Zhean menjawab dengan dingin, tidak menoleh kewaja perempuan itu


"Kaka terlihat seperti sedang sedih. apa jangan-jangan Kaka sedang putus cinta. "Menengok wajah gadis itu menatap wajah Zhean dari depan nya. tatapan penasaran


"Adek..! kamu tersesat yah dengan orang tua kamu, ayok cari orang tua kamu. "Zhean berdiri, sepertinya gadis itu tersesat dengan orang tuanya. karena jika dilihat gadis kecil itu masih berumur 5 tahun.


"Aku tidak apa-apa, nanti paman datang menjemput ku di taman ini. "Gadis itu kembali lagi duduk di bangku.


Gadis kecil itu memiliki handphone, Zhean melihat gadis itu memegang HP merek iphone. Zhean ketika melihat nya yang di pegang gadis kecil itu, terdiam membekuk tumbuh nya kaget.


Gadis itu sepertinya sedang menelepon seseorang, Zhean lega ketika gadis itu menelpon. sepertinya gadis itu tidak tersesat melainkan sedang bermain di taman.


Walaupun gadis itu masih kecil, tapi sifat nya seperti dewasa, umunya anak kecil pasti bermain di taman dengan anak kecil lainnya, tapi gadis itu tidak, ia hanya duduk menatap dengan tatapan dingin layaknya orang dewasa.

__ADS_1


Melihat dengan sifat nya, Zhean tidak berani bicara duluan dengan nya.


"Kaka semangat yah, jangan menyerah untuk mengejar sesuatu, ingat hidup itu sementara jadi jangan sia-siakan walaupun keadaan tidak mendukung. "Gadis kecil itu turun dari kursi itu, ia berjalan kedepan sepertinya gadis itu mau pulang.


Zhean menatap senyum, dengan kata kata nya yang lucu. ketika sampai nya di pinggir jalan, gadis kecil itu dari tatapan zhean dari jauh, gadis kecil itu menaiki mobil berjenis Alphar dengan pintu di Bukakan oleh sopir.


"Haha sepertinya gadis kecil itu bukan dari keluarga biasa, handphone saja iphone, bawa jemputan pulang saja menggunakan mobil Alphard, bahkan pintunya di Bukakan oleh sopir. "kaget zhean melihat dari kejauhan. .


Zhean merasa Jika anak kecil itu wajah nya sangat familiar, merasa sangat mirip dengan seseorang. tapi siapa?


...*...


...*...

__ADS_1


...*...


...makasih buat pembaca Novel ini 😇..... maeaf kalo ada salah ketik atau bahasa yang sulit di pahami 😇... author masih pemula Soalnya.. di maklumi...


__ADS_2