
"Kamu tau tidak sopan santun, seenaknya masuk ke kamar orang tanpa mengetuk dan tanpa izin. "ekspresi kesal Linda menatap laki-laki itu
"Hahaha.. sopan santun? izin? kamu kan calon istri aku, aku berhak dong mau ngelakuin apa saja. "tawa laki-laki itu
"Haa.. istri? menatap wajah kamu saja aku sudah jijik, jangan kan menatap, dekat kamu saja aku sudah mau muntah, ingat yah itu hanyalah keinginan sebelah pihak, aku tidak sudah menikah dengan mu, bahkan sampai mati pun aku tidak mau. jadi sebaiknya kamu pergi, sebelum aku bertindak kasar kepadamu. "mengepalkan tangan ketika Linda mendengar ucapan kata 'istri' itu
Tangan laki-laki itu memegang dagu Linda dengan senyumannya "Haha.. karena sifat mu yang seperti itu aku tambah menyukainya. "Kata laki-laki itu
Tatapan gelap Linda dengan tangannya yang menggenggam, untuk menahan rasa emosi tersebut, karena jika Linda menampar laki laki itu maka Linda akan mendapatkan hal buruk, seperti kebohongan atau kata kata tuduhan, karena jika Linda melakukan kekerasan karena emosi maka tindakan itu akan di lebih lebih kan, dan di manfaatkan
"Aku bilang KELUAR. "kata Linda dengan nada cukup keras sehingga terdengar oleh orang di sekitar ruangan tersebut.
"Kamu Nggak papa kan. "peki Zhean Ketika mendengar suara keras dari kamar Linda itu.
Zhean sangat ingin masuk kedalam kamar tersebut akan tetapi bodyguard itu sangat menggangu sehingga sulit untuk melewatinya
Suara Zhean cukup keras sehingga membuat para bodyguard terfokus oleh Zhean dengan tatapan terganggu para bodyguard tersebut.
__ADS_1
Karena teriakan itu... Linda yang berada di dalam kamar.
"Ahh.. itu Zhean. "ekspresi wajah Linda berubah dalam satu detik ketika mendengar suara Zhean dari luar
"Zhean? siapa....? "bingung laki laki itu ketika melihat wajah Linda berubah seketika, hanya mendengar suaranya saja
"Kamu tidak perlu tahu.. "Linda mendorong tangan laki-laki itu, dengan bertenaga sehingga termundur. "Sebaiknya kamu enyah dari sini, atau aku akan bertindak melewati batas nanti nya.
Kesal Linda ketika melihat wajah laki laki itu, rasa ingin menampar.
"Jawab dulu, siapa Zhean? apa jangan-jangan dia pacar kamu atau kekasih kamu atau.. "terhenti dari kata katanya tersebut ketika menyadari susatu di pikirannya. "... kenapa dia ada di rumah kamu, apa jangan-jangan..
"hee kamu jujur, apa jangan-jangan kamu berati suka sama aku. "ucap laki-laki itu
"haa suka.. NAJIS. "ucap Linda
"itu kamu tadi menjelaskan, bahwa laki laki hanya teman.
__ADS_1
"Yahh.. aku menjelaskan karena memang kenyataan yang aku bilang tadi, nggak ada maksud lain. "ucap Linda merasa jijik
"Jangan bohong, aku tau bahwa kamu menyukaiku, kalo nggak, mana mungkin kamu jelasin tadi, kalo kamu nggak menyukaiku, tadi sebaliknya kamu bohong saja, bahwa kamu menyukai laki-laki itu untuk menghindari aku tapi kamu malah jujur.. karena kamu jujur itu berati kamu tidak ingin aku cemburu atau salah paham kan?. "ucap laki-laki itu percaya diri
"Haaag.. entah kenapa rasanya aku ingin membunuh mu. karena kamu bodoh, mangkanya tidak ada perempuan menyukai mu dengan tulus, hanya di manfaatkan saja oleh perempuan. "menghela nafas panjang Linda
"Hahah.... terserah apa yang kamu bicarakan, aku anggap kata kata kamu tadi adalah pujian. "kata laki-laki itu dengan bangga
"Ah sudahlah... Intinya aku tidak ingin menikah dengan mu.
Linda tidak sadar jika Zhean sedang melihatnya, ketika Zhean berhasil masuk ke kamar Linda,
itu sangat kebetulan dengan kata-kata tadi yaitu 'menikah' Zhean mendengar kata-kata itu, ia pun terlihat merasa terganggu dan perasan tidak enak bermunculan.
...*...
...*...
__ADS_1
...Makasih buat pembaca Novel ini 😇 jangan lupa like yah dan komen dan VOTE Biyar semangat update bab nya author...
...Maeaf kali ada kata kata yang tidak nyambung atau sulit di pahami.. soalnya author nggak Baca kembali jadi.... gitu l...