Tetangga Merawatku Dari Kecil

Tetangga Merawatku Dari Kecil
BAB 23 kesalahan yang tidak diketahui


__ADS_3

Di sisi lain yaitu Jakarta


"Ulan, kenapa kamu tidak bertindak lebih lanjut, aku ingin memiliki cucu."ucapnya orang tua Ulan


"Kan mama sudah memiliki cucu putri."jawabnya Ulan


"Mama mau nambah satu lagi."ucapnya ibu Ulan


"Iya mah.


Satu hal yang membuat ku selalu gelisah, aku merasa jika ini bukanlah keinginanku?


Dihari itu, aku katanya mengalami kecelakaan yang parah sehingga mengalami amnesia, bangun bangun aku sudah memiliki anak perempuan umur 3 tahun, tapi entah kenapa aku merasa itu bukanlah anakku.


Tiba tiba aku disuruh kedua orang tua ku, aku harus menikah dengan cepat, tapi ketika selesai nya pernikahan itu, aku tidak memiliki hati senang dan gembira, aku merasa itu sangat lah hambar, seperti aku telah melupakan sesuatu yang sangat amat penting dan sangat aku sayangi, tetapi ketika aku hendak ingin mengingat wajah nya aku justru berakhir pingsan.


Ketika suamiku ingin melakukan hal sek, terhadap tumbuhku. aku secara reflek muntah dan menolak nya dengan kasar, seolah suamiku telah melakukan kejahatan terhadap diriku, padahal itu bukanlah paksaan atau kejahatan, itu adalah keinginan, itu adalah hal normal untuk orang yang telah menikah.


Tapi entah kenapa aku selalu menolak, menolak, menolak nya sampai sekarang, seperti aku tidak ingin tumbuh ku disentuh oleh lelaki itu, padahal laki-laki itu adalah suamiku sendiri!


Untuk malam ini aku akan berinsiatif untuk melakukannya dan menyerang duluan, aku yakin dia pasti tidak akan menolak nya, karena dari dulu dia lah yang selalu ingin melakukannya lebih dulu.


Menelpon 📞


"Halo sayang."kata Ulan menelpon

__ADS_1


"Iya istri ku ada apa."jawabnya suami


"Malam ini kamu pulang kerumah kan. "kata Ulan menelpon


"Maeaf sayang. aku masih banyak pekerjaan, sepertinya aku bakalan menginap lagi di hotel. "jawabnya suami


"Ohhh... yaudhlh. "kata Ulan menelpon


"Memang ada apa sayang? tumben menelpon, seperti tidak biasanya saja. "jawabnya suami


"Haa.. kenapa nggak boleh aku bertanya? "kesal Ulan


"Nggak nggak.. kamu kan selalu ini tidak pernah tu menelpon dan bertanya kapan aku pulang, "jawabnya suami


"Nggak apa apa, aku hanya ingin "terhenti Ulan dari perkataannya


"Tidak yah tidak, dah aku tutup teleponnya. "ucapnya Ulan


"Yaudh..dahh.. "kata suami


"Bentar bentar, aku mau nanya kamu nanti malam menginap hotel mana. "tanya Ulan kepada suaminya


"Ehh, yah hotel Samarinda. "Jawabnya suami


"Oke.. dah "menutup telepon Ulan

__ADS_1


"Tunggu, kenapa tumben banget kamu nanya, lah sudah dimatikan teleponnya."ucapnya suami


Kenapa hari ini dia sangat ingin tahu yah? biasanya dia cuek dan dingin banget sama aku, tapi sekarang dia ko pengen tau banget, seperti pulang kerumah, dan tidur di hotel mana?


Apa jangan-jangan dia sudah berubah! karena selama ini dia tidak pernah menujukan reaksi suka terhadap ku, dan sekarang ada kemajuan? yah kalo memang ada kemajuan si aku juga tidak peduli, dia tetap lh dia aku tetap lah aku.


Karena dia selalu menolak sek kepada ku. aku pun melakukannya dengan adik perempuannya, salah dia sendiri selalu menolak nya kan?.


Adik nya juga tidak keberatan melakukannya kepada ku, ahh sayang sekali, padahal aku sangat ingin melakukannya dengan Ulan! aku yakin Ulan pasti masih perawan!.


Aku sudah bosan melakukannya dengan adiknya, hampir setiap hari, bahkan ketika aku melakukannya pun aku sedikitpun tidak terangsang.


Ah sudah lh, seiring berjalannya waktu Ulan pasti akan mau melakukannya dengan ku.


Di hotel samarinda


"Kaka ipar


"Ahh kamu sudah datang........


Malam ini aku akan menikmati tubuh adiknya lagi


...*...


...*...

__ADS_1


...*...


...makasih buat pembaca Novel ini 😇 Maeaf jika ada salah ketik atau bahasa yang sulit di pahami....


__ADS_2