
Zhean terus menatap bocah kecil itu, meskipun sudah tidak terlihat karena berada di dalam mobil.
"Bocah kecil itu terlihat seperti Bibik jika di kenang terus menerus. tidak-tidak itu tidak mungkin, banyak orang yang mirip didunia ini, pasti aku salah melihat. "Bergumam zhean memikirkan sesuatu.
Zhena berdiri dari tempat duduk di taman, meninggalkan tempat itu agar tidak memikirkan hal itu
"Pulang saja lah. "Dalam batin, menghela nafas
Zhean berjalan menuju rumah kontrak nya yang lumayan jauh jarak dari taman.
Tiba-tiba suara telepon berdering dari saku celananya.
"Halo..! siapa ini? "Ucap Zhean kaget, tiba-tiba handphone nya berdering karena sudah 6 tahun tidak ada yang menelponnya
"Ini aku. "Jawab orang yang menelpon
"Siapa!.. aku tidak kenal. "Ucap Zhean berfikir untuk mengingat
"Haaa..! aku Linda. "Nada suara kesal dari telepon
"Ohh Linda... kirain siapa!. "Ucap Zhean Jawab dengan cuek
"Kamu ini, boro-boro menanyakan kabar aku yang merindukan kamu di Palembang ini. "Tanya Linda
"Emang ada apa, apa kamu semerindukan itu kepada ku. "Jawab Zhean tersenyum
"Iya...! aku sangat merindukan kamu. "Ucap Linda tersenyum senang.
"Hahah...! jangan bercanda, jadi bagaimana kabar kamu di Palembang, "Tanya Zhean tertawa sedikit
__ADS_1
"Aku tidak bercanda, aku serius merindukan kamu, kapan kamu mau pulang ke Palembang. "Tanya Linda kecewa sedikit.
"Aku tidak tahu, aku akan pulang jika aku melihat ia bahagia di sini. "Ucap Zhean ekspresi wajah senyum palsu
"Apa itu tidak apa-apa, ini sudah 6 tahun Lo tidak bertemu dengan kamu, mungkin saja Bibik kamu sudah menikah dengan pria lain. "Ucap Linda tanpa berfikir.
"Itu tidak mungkin, aku percaya dengan Bibik. "Ucap Zhean terlihat khawatir di wajahnya
"Tidakkah kamu menyadari nya. "Ucap Linda.
Tuuut
Suara telepon ditutup oleh Zhean karena tidak ingin mendengar lebih lanjut.
"Aku tau apa yang kamu maksud, tapi mau bagaimana lagi, perasan ku kepada Bibik begitu dalam sehingga sulit untuk melupakannya, aku tidak ingin berfikir lebih lanjut lagi, aku takut jika Bibik sungguh-sungguh memiliki laki laki lain di Jakarta ini. "Ucap Zhean raut wajah khawatir, tiba tiba merasa hatinya hancur seketika.
........
Sampai nya di sana Ia mengambil mi instan dan keripik buat mengisi perut malam nanti. Selesai nya mengambil barang yang ia ambil Zhean menuju kasir untuk membayar
"Ini aja atau ada tambahan lagi. "Ucap mbak kasir
"Tidak. "Jawab Zhean
"Isi pulsanya sekalian. "Ucap mbak kasir menawarkan
"Tidak. "Jawab Zhean
"Ada kartu membernya. "Ucap mbak kasir
__ADS_1
"Tidak ada. "Ucap Zhean dan mengambil uang di saku celana nya. Wajah Zhean terlihat panik ketika meraba saku nya untuk mengambil uang, karena ia ingat jika Zhean lupa membawa dompet nya, beruntung ada uang receh menyelip di saku celananya.
"Uang nya 20.000 ribu yah. "Ucap mbak kasir
"Ahhh... Iyah. "Jawab Zhean khawatir jika uang nya kurang.
"Terimakasih....
Zhean keluar dari Alfamart dengan membawa belanjaan nya yang ia beli.
"Huuwaa... kirain bakalan kurang, ternyata pas dan sisa 500 perak. "Dalam batin Zhean Lega.
Ketika Zhean keluar dari pintu Alfamart, ada mobil berjenis Lamborghini yang membuat orang menatap kearah mobil itu karena kagum.
"Ada apa semua orang pandanganya terfokus ke situ. "Zhean memalingkan wajahnya kearah kiri karena banyak orang melihat ke arah itu.
Zhean ketika hendak ingin kesitu ia memutar balik badan kekanan tidak peduli.
"Pulang aja lhhh. laper
Orang yang berada di dalam mobil itu keluar, ketika membuka pintu, ternyata dia adalah..?
...*...
...*...
...*...
...Maklumi jika ada salah ketik atau bahasa yang sulit di pahami 😇...
__ADS_1