Tetangga Merawatku Dari Kecil

Tetangga Merawatku Dari Kecil
BAN 17 keras kepala


__ADS_3

...Pagi hari pun tiba...


...Hari Senin...


Zhean bangun dari tidurnya yang nyenyak, ia pun menoleh sekitar ruangan itu.


"Aku dimana.? oh iya sekarang aku berada di Palembang dan hari ini aku ada di rumah Linda."ucapnya Zhean menuduk kepala dengan ekspresi bingung ny, ia bingung untuk selanjutnya dan harus melakukan apa untuk kedepannya


Tok


Tok


Tok


Suara pintu dari luar..


"Zhean, apa kamu sudah bangun. "ucap Linda mengetok pintu itu


"Baru bangun, buka aja pintu tidak aku kunci. "ucap Zhean ia pun memandang pintu itu.


"Haa? iya! "Padahal aku hanya ingin mengetes aja malah di suruh masuk kedalam. "Batin Linda ekspresi wajah senang nya ketika di suruh masuk.


Linda membuka pintu itu dengan pelan


"Bagaimana tidurnya, nyenyak tidak. "ucapnya Linda tatapan penuh ingin tahu


"Aku ingin bertanya sesuatu kepada mu. "Zhean mengalihkan pembicaraan itu, tiba-tiba menjadi serius

__ADS_1


"A-ada apa. tiba-tiba serius begini. "ucapannya Linda, heran


"Sebenarnya aku.... lapar. "ucap Zhean Tiba-tiba menjadi lapar.


"Haa!? "tatapan penuh kecewa Linda kepada Zhean


Mereka pun kedapur untuk makan bersama, yah sebenernya hanya berdua.


Zhean cukup bingung dengan keadaan nya sekarang, tatapan dan ekspresi wajah nya penuh dengan keadaan lelah.


Linda pun menengok ke arah Zhean, tatapan Zhean yang penuh kelelahan dan kebingungan.


.........


"Sarapannya telah jadi. "ucapnya Linda tersenyum menatap Zhean.


"Wahh apa ini! ini terlihat sangat lezat. "ucap Zhean tiba tiba suasananya berubah menjadi bahagia.


"......... "Zhean tersenyum bahagia menatap makanan itu, karena makanan itu adalah kesukaannya.


"Ayo makam...


Lamanya mereka makan, suasana sekarang menjadi Canggung tiba-tiba


"Aku mau bicara sesuatu. "ucap Zhean


"Sebenernya apa yang mau kamu bicarakan, jika masalah tentang pekerjaan aku bisa memperkejakan kamu dengan posisi yang lebih tinggi, jika kamu bingung dengan masalah uang atau tempat tinggal, aku tidak masalah jika kamu tinggal di sini untuk selamanya.

__ADS_1


"Tapi aku takutnya merepotkan kamu. "ucap Zhean memotong pembicaraan.


"Aku tidak masalah, aku tidak merasa di repotkan jika itu kamu. "ucap Linda serius.


"Haa! jika itu aku? "bingung Zhean dengan ucapan itu.


"Bu-bukan begitu.. aku tidak maslah jika kamu selamanya untuk tinggal di sini. "ucap Linda tiba tiba berubah.


"Kamu tidak maslah, tapi akunya yang merasa tidak enak, sebenernya jika aku ingin mencari tempat tinggal maka aku membutuhkan uang terlebih dahulu. "Zhean mengecek saldo rekening nya. ketika di lihat ternyata sisa 500.000. "Ahh.. sial. "Zhean menghela nafas lelah.


"Aku sudah bilang, tinggal disini tidak maslah. "ucap Linda.


"Tidak, aku akan mencari penginapan di luar. "ucap Zheng keras kepala.


"Yaudh terserah kamu mau tinggal di mana. "Linda mengetok meja itu dengan telapak tangan nya, ekspresi wajah kesal nya kepada Zhean.


"Kenapa tiba-tiba ia terlihat marah kepada ku, padahal kan aku hanya tidak ingin merepotkanya, emang apa salah nya. "ucap Zheng penuh kebingungan.


Linda pun berdiri dari tempat duduknya nya itu, di tempat ruang makan, terlihat ekspresi wajah nya kesal.


Ia pun melangkah keluar dari ruang malam itu, tapi ketika hendak ingin membuka pintu itu.


"tunggu, Jika tidak masalah aku boleh tidak meminjam uang kepada mu. "ucap Zhean


"Apa uang itu penting untuk ku. "ucap Linda tidak menoleh ke arah Zhean, ia hanya melontarkan ucapan itu


"Apa maksudnya. apa jangan-jangan dia akan meminjam uang tapi tidak di suruh di kembalikan."ucap Zhean berfikir

__ADS_1


.........


...makasih buat pembaca Novel ini 😇...


__ADS_2