Tetangga Merawatku Dari Kecil

Tetangga Merawatku Dari Kecil
BAB 22 aku tidak tahu


__ADS_3

"Zhean.. "ucap Linda ekspresi khawatir


"Iya.. "singkat Zhean bingung


Zhean melihat mereka berdua sangat dekat, ia pun menjauh dari pandangan mereka sejauh-jauh mungkin.


"Apa aku selama ini telah mengganggu hubungan mereka? nggak-nggak, aku hanya diperlakukan baik oleh Linda, aku tidak menggangu hubungan mereka, aku harap si cowok nya tidak salah paham. "batinnya Zhean merasa


Zhean keluar dari rumah nya, buru buru karena ia terlambat untuk berangkat kerja di pagi hari. "Ahhh sial, sepertinya aku harus berlari, karena di tempat ini tidak ada satupun taksi atau mobil lain yang lewat, seperti jalan ini adalah jalan pribadi.


Sesampainya di Alfamart, Zhean tepat waktu tanpa terlambat, hanya selisih 10 menit


Di sisi lain.


"Ahh sial, gara gara Cowok bang*sat itu, jadinya Zhean salah paham, gimana nii aku nggak mau Zhean salah paham, apa aku susul saja dia dan menjelaskan, tapi sekarang aku tidak bisa, gimana nii "bingung Linda berbulak balik di kamar, kebimbangan sambil menggigiti kuku.


Tuuut📞


Suara telepon dari seseorang


"Halo bos, ada perusahaan dari PT xx ingin bertemu dengan anda, "ucap orang dalam telepon


"Haa? tapi aku hari ini ada rapat. "kata Linda, dengan ekspresi bingung


"Saya sudah memberi tahunya, tapi orang ini keras kepala dan ingin bertemu dengan anda. "ucap orang dalam telepon

__ADS_1


"Bilang aja. 'tidak bisa' dan alasannya kamu buat sendiri, dahh aku tutup teleponnya. "kata Linda


"Bos, tapi...


Tut📞 suara telepon dimatikan oleh Linda


Disisi lain


"Maeaf nyonya, bos sedang mau rapat, jadi tidak bisa menemui anda. "kata karyawan kantor


"Apa dia tidak datang ke kantornya, ketika selesai rapat. "kata perempuan itu yang sedang duduk menunggu


"Biasanya bos ketika selesai rapat, ia tidak kembali ke kantor nya, melainkan ke kantor satunya lagi. "karyawan itu menggaruk kepalanya, bingung dengan membuat alasan yang jelas


"Baik lah, lain kali saja aku datang kesini lagi. "perempuan itu berdiri dari tempat duduknya itu dengan reaksi kecewa


Di sisi lain yaitu Alfamart


"Hee, Zhean mau nanya boleh? "kata Nana dengan ekspresinya penuh penasaran


"Na-nanya apa. "bingung Zhean


"Aku juga mau nanya Zhean? "menatap penasaran isah, kepada Zhean


"Jadi, sebenernya, kamu, punya, hubungan, apa, dengan, perempuan, CEO, kemarin. "Kata Nana dengan nada seperti bereja

__ADS_1


"Aku tidak punya hubungan apa apa dengan dia, hanya teman biasa saja, nggak lebih. "jawab Zhean jujur


"Bohong. "Isah meragukan dengan yang di katakan oleh Zhean


"Benar, hanya teman saja tidak ada hubungan sepesial yang seperti Kalian pikiran. "tatapan datar mata Zhean


"Eleh, aku nggak percaya. "kata Isah masih meragukan


"Iya itu mungkin si! mana mungkin yah kan, cewek CEO menyukai laki-laki yang bekerja sebagai karyawan Alfamart, sedangkan dia kantoran. "Memejamkan mata dengan menjawab berfikir si Nana


"Iya kan, mana mungkin cewek secantik dia menyukai laki-laki seperti aku yang miskin seperti ini, yatim lagi. "mengangguk Zhean sadar diri


"........


".........


Terlihat Karyawan lain langsung mengarah ke Zhean, ketika mendengar ucapan kata "yatim" karena mereka semua tidak tahu bahwa Zhean selama ini hidup sendiri tanpa orang tua dan tidak pernah mengandalkan orang tua semenjak kecil hingga dewasa.


Nana dan Isah langsung merasa bersalah, meksipun mereka berdua tidak bersalah sedikitpun...


...*...


...*...


...*...

__ADS_1


...Makasih buat pembaca Novel ini 😇, like yah Biyar author semangat update bab nya...


__ADS_2