Tetangga Merawatku Dari Kecil

Tetangga Merawatku Dari Kecil
BAB 15 tidak ingat


__ADS_3

"Haha.. yasudah, anggap saja aku tidak mengucapkan kata-kata itu tadi. "Ucap Zhean dengan senyuman paksa.


".......


Zhean yang lamanya tidak bertemu ahirany bertemu kembali. hanya saja Ulan tidak mengenal nya kembali.


Mendengar ucapan Ulan tidak mengenal nya, Zhean memusatkan untuk melupakannya.


.........


Zhean berpura-pura mengambil handphone nya di saku, berpura-pura layaknya ada yang nelpon. "Iya iya aku akan pulang hari ini. "Ucapnya Zhean berpura-pura, untuk menghindari. "Dada, Kaka mau pergi. "Zhean melambaikan tangan ✋ kepada gadis kecil itu, ketika melambai tangan ia pun menoleh ke arah Ulan menatap senyum


"Kaka mau pergi kemana, sepertinya Kaka akan pergi cukup lama. "Gadis kecil itu menatap tas yang di punggung Zhean, karena terlihat Zhean membawa barang cukup banyak di tas nya


"Kaka mau pulang kampung. "Senyum Zhean, melangkah untuk pergi.


Zhean sudah cukup jauh dari sudut pandang mereka. Zhean berjalan dengan meneteskan air matanya, sakit hati ketika melihat Ulan sudah memiliki anak. "Aku tahu itu, tapi itu menyakitkan."Ucap batin Zhean, berjalan dan mengusap air matanya agar tidak dilihat orang


"Mama.. Kaka itu sepertinya sedang sedih. "Ucap gadis itu kepada Ulan.


"Mama tahu, tapi itu bukan urusan mama. "Ucap Ulan dengan ekspresi wajah bingungnya.


Sesampainya di bandara, terlihat Zhean sepertinya masih memikirkan kejadian tadi di taman sehingga ia sulit untuk mengekspresikan wajah bahagia dan tersenyum.


Kini tatapan mata Zhean adalah tanpa ekspresi, yaitu tatapan kosong dan tidak peduli dengan sekitarnya


..........

__ADS_1


Sesampainya di Palembang, Zhean di jemput oleh Linda. ia menunggu di parkiran dengan mobil nya yang berjenis Lamborghini Gallardo yang berwarna hijau.


Mobil yang di bawah oleh Linda cukup menarik perhatian orang sekitar, dengan rasa iri dan keinginan.


"Sayang. "Lari Linda mengarah Zhean yang berjalan menuju parkiran, tapi ketika Linda mendekat ke Zhean.


"......


"Kamu kenapa.."Linda memberhentikan langkah kaki Zhean dengan menghadangnya di depan dengan tatapan bingung.


"Tidak, aku hanya sedih ketika pulang ke Palembang yang sudah cukup lama tidak pulang, walaupun tidak ada yang berubah. "Ucapnya Zhean berbohong.


"Kirain ada apa! ternyata hanya rindu. "Ucap Linda tersenyum ketika melihat wajah Zhean yang tidak berubah.


"Hahah......


Sampai nya di jalan mereka berdua.


"Ini mobil siapa. "Zhean bertanya dengan ekspresi kagum.


"Mobil ku lhh emang mobil siapa lagi. "Senyum Linda, ketika melihat ekspresi wajah Zhean, terlihat senang


"Kamu itu kerja apa si. "Ucap Zhean bertanya serius.


"Coba tebak. "Ucap Linda.


"Bagaimana aku harus menebak, aku saja tidak tahu dengan banyak nya jenis pekerjaan yang menghasilkan uang banyak. "Ucap Zhean kesal.

__ADS_1


"Haha... aku tidak bekerja, melainkan memperkerjakan orang. "Tawa Linda senang.


"......


Lamanya mereka mengobrol, sampai lah di suatu tempat.


..........


Di sisi lain, yaitu Jakarta


.........


"Entah kenapa aku merasa seperti mengenal orang itu, tapi siapa yah? ketika aku melihat nya untuk pertama kali aku seperti sudah mengenal nya cukup lama hanya saja itu ingatan yang mana? siapa laki-laki itu sebenernya. " Batin Ulan, berada di kamarnya duduk di depan cermin sambil menyisir rambutnya, dengan tatapan ekspresi bingung.


Tap


Tap


Tap


"Ada apa dengan kamu? seperti sedang kebingungan. "Ucap laki laki berjalan melangkah ke arah Ulan dan membatu menyisir rambutnya.


"Tidak ada apa-apa. "Senyum Ulan menatap laki laki itu dari cermin


.............


...Makasih buat pembaca Novel ini 😇 jangan lupa like yhh.....

__ADS_1


...maeaf kalo ceritanya makin lama makin gj....


__ADS_2