
Dua hari telah berlalu, Zhean kini ia bekerja sebagai kasir Alfamart, pekerjaan yang gampang, hanya menghitung menggunakan kalkulator, dan mengatakan Kalimat berdasarkan peraturan Alfamart tersebut untuk pembeli agar akrab dengan berberapa pelanggan.
"Terimakasih...."Ucapnya Zhean kepada pelanggan.
Meksipun ia anak baru di situ, Zhean telah akrap dengan karyawan lain.
"Zhean, apa benar kamu baru pindah disini. "ucap orang disebelah Zhean. namanya adalah Nana.
"Sebenernya kamu di Jakarta bekerja sebagai apa? mungkin aja ada lowongan kerja di sana. "ucap orang sebelah Nana tersebut dengan ekspresi nya penuh penasaran. namanya adalah Isah.
"Di Jakarta itu sulit mencari pekerjaan, aku saranin, bekerja tetap aja jika tidak ingin menyesal, karena biasanya untuk pekerja baru itu gajinya sedikit, yah itu wajar si buat orang baru. "ucap Zhean.
"hem..! tetep saja aku ingin bekerja di Jakarta, karena aku ingin kesana. hehe "ucap Nana tersebut dengan ekspresi senyumnya.
"Itu terserah kamu saja...
Bekerja tiap jam, tidak juga, sebenernya bekerja di Alfamart itu enak, karena semuanya tergantung pembeli, jika tidak ada pembeli maka banyak orang akan istirahat dengan tidak sesuai jam istirahat tersebut.
Akan tetapi, meskipun tidak ada pembeli, mereka akan sibuk dengan sendirinya seperti menata barang barang yang ada di rak, seperti makanan atau jajanan, dan bahkan barang barang lainnya.
"Kalian tahu tidak, tadi ada CEO perempuan Lo kesini dengan mobil Lamborghini apalh itu. "kata Nana, mengobrol dengan semangat
__ADS_1
"Iyah aku lihat tadi, dia cantik sekali bikin iri deh, udah cantik kaya lagi. "ucap Isah membalas kata Nana.
"Haha... memang udah nasip nya begitu, bukan seperti kita, hidup dengan apa adanya, sedangkan orang kaya, hidup dengan apapun maunya. "ucap Zhean tersenyum tertawa.
Lamanya waktu berlalu, jam menunjukkan pukul 22:00 yang artinya mereka telah selesai bekerja di Alfamart.
..........
Mobil Lamborghini Gallardo berwarna hijau, terpakir di pinggir jalan, jarak lumayan jauh dari Alfamart.
Karyawan Alfamart sontak kaget ketika melihat mobil itu, karena mereka penasaran dengan gadis yang berada di dalam mobil itu meksipun siang tadi mereka telah melihat nya kecuali Zhean.
"Lihat-lihat..! itu si CEO perempuan tadi siang, wah.. aku penasaran kenapa dia berhenti di situ. "ucap nama tersebut dengan ekspresi penasaran di wajahnya.
"Humm..!! sepertinya dia menunggu seseorang, pasti orang itu perempuan yang ia tunggu. "ucap Isya ekspresi berfikir memegang dagunya.
"Jelas perempuan lh..! iya kali perempuan menunggu laki laki..."ucap Nana percaya diri sambil mengangguk
Zhean ketika melihat mobil itu, ia merasa kenal dengan mobil yang terparkir itu, jika dipikir kembali, sebenarnya mobil itu memang sangat mirip dengan pemilik mobil tersebut.
__ADS_1
Lamanya Zhean berfikir, ia keluar dari dalam Alfamart karena telah selesai bekerja, langkah demi langkah, tanpa harus memandang mobil itu.
Zhean fokus dengan handphone nya dan handset yang ada di telinga sambil mendengar musik.
Tap
Tap.
Zhean tidak sadar jika ia dipeki orang..
"Apa aku nggak salah lihat, perempuan CEO itu sepertinya memanggil Zhean dari tadi. "ucap Nana ekspresi penuh penasaran dan tidak percaya dengan apa yang ia lihat itu.
"Yahh..! jika lihat, sepertinya perempuan itu memang memanggil Zhean dari tadi, tapi sepertinya Zhean tidak mendengar teriakkan CEO itu. "ucap Isya
"Apa...! oh kirain siapa tadi, ternyata itu kamu. "ucap Zhean berbalik badan ketika tangan nya di pegang dari belakang..
...*...
...*...
...Makasih buat pembaca Novel ini 😇 Maeaf jika ada salah ketik atau bahasa yang sulit di pahami...
__ADS_1