
keesokan harinya..
seperti biasa Aulia selalu datang lebih awal dari biasanya, aulia melihat kiri kanan tidak ada orang, aku memilih duduk di depan ruang kelas dua karena dari deretan kelas hanya kelas dua IPA 1 yang memiliki tempat duduk di depan kelasnya sambil mendengarkan lagu dari penyanyi favorit nya Westlife lagunya berjudul soledad, Aulia sedang asik duduk dan melamun melihat suasana sekeliling yang begitu sunyi, aku merasa ada memperhatikan ku, ucap Aulia dalam hati.
berapa menit kemudian muncul Farhan dan mengagetkan Aulia dari lamunannya
"doorrrrrr,"
"astaga Farhan ngagetin aja ih" bentak aulia.
" udah gue tebak pasti Lo udah di sekolah duluan" balas Farhan
"terserah dong bukan urusan Lo" bentak Aulia
"idiih ngambek, gak seru luu," ucap Farhan sambil menyapu rambut Aulia, "kira kira siapa yah yang bakal juara hari ini, denger denger yang nilainya bagus bakal masuk kelas IPA,
gue berharap sih masuk IPS biar seru" timpal Farhan.
"gak tau, guesih IPA atau IPS sama aja toh sama sama belajar, gue yakin gue pasti IPA" balas Aulia.
Farhan: lu IPA Lia nilai lu sejauh ini gue perhatiin bagus semua, IPA bakal banyak pelajaran nya terus rumit, apaan fisika, daun jatuh di hitung, lempar batu dihitung, kimia larutan asam di teliti bola bola atom, biologi sel sel kulit mati di teliti apaan bikin pusing aja" ucap Farhan mengejek
Aulia: semua itu lu nggak ngerti karena lu bego Farhan, makanya kalo punya otak di pakek belajar bukan main, yaallah kenapa gue punya temen bego begini" balas Aulia kesal.
setelah berdebat lama akhirnya sekolah sudah ramai dengan siswa siswi baru dan senior, Aulia mencari kak oji berniat untuk memberikan hadiah dan ingin mengucapkan terimakasih karena kemarin sudah menyemangatinya waktu lomba, tentu saja Aulia bukan hanya berniat demikian, tenyata Aulia mengagumi kak oji sejak pertama kali bertemu, wanita mana yang tidak tergila gila dengan pesona FAUZI KURNIAWAN, wajah yang ketimur timuran kulit eksotis dan bersenyum manis itu sangat mempesona di mata para wanita apalagi dia yang tidak pernah gagal soal fashion membuat nilai plush untuk di kagumi, terlebih dia Anggota OSIS, poin Doble semua di miliki nya,
__ADS_1
pengumuman sudah selesai Mira masuk di IPA 3 Dinda dan Farhan IPS 1 Aulia IPA 1
semuanya terlihat bahagia dengan kelas mereka tapi Aulia raut wajahnya terlihat sangat kecewa, dia ingin masuk IPS tapi apalah daya nilainya bagus semua dan harus di tempatkan di IPA 1 selesai pembagian kelas dan pengumuman juara mereka berempat pergi ke kantin dan makan disana Aulia bertemu dengan kak oji diapun menyapa dan memberikan hadiah serta mengucapkan terimakasih, kak oji hanya diam dan memandangi nya dengan wajah keheranan, tapi Aulia tampak tak memperdulikan hal tersebut, dia bahkan meninggalkan ketiga temannya dan duduk makan di depan kak oji..
dalam hati Aulia sedikit bingung,
kak oji tidak seperti ini, sebelumnya dia sangat friendly dan banyak cakap tapi kenapa yang ini berbeda,
selesai makan mereka berempat pun pergi
Farhan: Lia lu tadi kenapa pindah sama kak oji sih?
Mira,Dinda: ia Lia lu naksir yaa sama kak oji
Aulia: yaampun ssssssttt jangan kenceng kenceng nanti dia denger, bisik Aulia.
Mira: tapi kak oji ganteng banget sih, aku suka juga sama dia, balas Mira
Dinda: iya sih kak oji emang ganteng tapi dia playboy tau, kalian hati hati jangan sampe kemakan sama omongannya
Farhan: bener lu Din..
di pertengahan jalan mereka bertemu dengan kak oji di lapangan sedang main bola, sontak Aulia dan Mira bergegas lari dan teriak memberikan semangat untuk sang idola..
Dinda dan Farhan hanya bisa melihat dengan menggeleng kepala..
__ADS_1
karena hari ini mereka belum memulai belajar, jadi kegiatan yang mereka lakukan hanyalah mondar mandir dan main sana sini seharian
kringg kringg kringg
bunyi lonceng berbunyi tandanya mereka akan apel berkumpul di depan ruangan guru seperti biasa hari ini ada arahan dari wakil kepala sekolah..
ibu guru, baik untuk murid murid kelas satu hari ini saya rasa cukup untuk kalian berinteraksi di sekolah baru, besok kalian bisa siapkan peralatan sekolah kalian seperti buku, pena, dll yang kalian butuhkan, dan ingat juga saya tidak ingin ada yang datang ke sekolah dengan make up tebal di muka serta menggunakan lipstik, kalian paham!!! *tegas ibu wakil kepala sekolah*
baik bu guruuuuu.... *balas murid murid, pertanda paham*
selesai apel mereka pun bergegas untuk pulang ke rumah masing-masing Farhan pulang dengan motornya sedangkan Dinda Mira dan Aulia mereka bertiga memilih untuk berjalan kaki saja karena jarak ke rumah mereka lumayan dekat, di perjalanan mereka bertemu dengan kak oji "loh bukannya itu kak oji yaa", tanya Mira, "iya bener itu kak oji", balas Aulia, "eh tunggu tunggu tapi kok beda yaa, mukanya memang kayak kak oji tapi coba kalian perhatikan dari gayanya bentuk rambutnya beda banget" balas Dinda curiga,
mira: tapi iya sih kak oji gayanya fashionable banget, sedangkan ini kok beda sih?? *sambung Mira keheranan*
Aulia hanya berdiam diri sambil berfikir apakah benar itu kak oji atau bukan, lalu jika bukan siapakah dia?kenapa kita berjalan kearah yang sama?
keesokan harinya, ketika Aulia ingin berangkat sekolah, dia melihat kak oji lewat di depan rumahnya, "gila masih pagi banget dia udah berangkat duluan aja" ucap Aulia dalam hati, Aulia pun bergegas ambil roti di meja sarapan dan mengikuti kak oji sampai ke sekolah, disana Aulia mengendap ngendap takut jangan sampai kak oji tau keberadaan nya, yang membuat Aulia terheran lagi kenapa kak oji masuk ke kelas dua IPA 1, bukan kah kak oji itu anak IPS 2, dia menunggu sekitar 10 menit di lorong sekolah dan kak oji tak kunjung keluar, akhirnya dengan memberanikan diri Aulia pergi dan duduk di kursi depan kelas dua IPA 1 kursi yang selalu ia duduki jika sampai ke sekolah, di sana Aulia tertanya siapa kak oji sebenarnya kenapa dia lewat di depan rumahku dan kenapa dia masuk ke dua IPA 1 dan tak kunjung keluar sampai sekarang,
di sela sela lamunannya tiba tiba ada sesosok tangan yang mendekat di bahunya, sontak Aulia kaget dan berteriak, "aaaaaaaa!!!! astaga" siapa kamu?... tentu saja teriakan Aulia menggema keseluruh sekolah, "ini coklat lu, lu salah orang" *ucap kak oji* "maksudnya" *tanya Aulia heran*
lelaki yang di sangka kak oji itu itupun pergi dan meninggalkan sekotak coklat yang diberikan Aulia padanya kemarin, "kalau dia bukan kak oji terus siapa dong" * tanya Aulia dalam hati*
"tapi lumayan coklatnya di kembalikan, xixixi"
hai cerita hari ini sampai disini dulu yaa..
__ADS_1
enjoyy