Tetangga Sebelah

Tetangga Sebelah
episode 6


__ADS_3

3 bulan berlalu Aulia pergi untuk membaca buku di tempat yang selalu ia datangi, saat membaca iya tidak begitu menyadari tepat di sebelah kirinya di bagian sudut meja ada sesuatu yang terhimpit, dan saat sudah selesai membaca ia hendak berdiri tapi kepalanya memukul siku meja di depannya ia menunduk menahan sakit dan ketika ia melihat ke arah celah tersebut iapun mendapatkan surat merah tersebut,


"hah surat itu, yess akhirnya aku menemukan mu" ucap Aulia dalam hati,


tanpa berpikir panjang Aulia pun mengambil surat itu dan hendak untuk membukanya, "Lia kamu disini dari tadi, yaampun kamu di cariin sama ibu Endang" ucap katrin teman sekelas Aulia, Aulia langsung buru buru beranjak dari tempat tersebut dan surat merah tersebut di simpannya ke saku seragamnya, "akan aku buka nanti ketika di rumah" ucapnya dalam hati,


"assalamualaikum, permisi buk"


"kamu dari mana saja Aulia, saya memanggil kamu dari tadi, apa kamu budek nggak dengar pengumuman saya" tegas buk endang, "ma maaf buk tadi saya di perpustakaan nggak denger kalau ibuk manggil" ucap Aulia


"kamu ngapain di perpustakaan Sampek nggak tau kalau sekarang sudah jam pulang sekolah, saya cariin kamu dari tadi karena kamu nggak masuk pelajaran dari pagi sampe siang, rupanya kamu asik nongkrong di perpustakaan" " ngapain kamu disana? pacaran kamu?" ucap buk endang, sontak Aulia kaget dan melirik kearah jam dinding ternyata sekarang sudah pukul 3 sore "adduuh maaf buk tadi pagi badan saya nggak enak jadi saya istirahat di UKS buk terus siangnya saya keluar pas lagi istirahat yaudah saya ke perpustakaan baca buku buk" ucap Aulia membela diri, "yasudah kamu bisa pulang sekarang, lain kali kalau nggak enak badan bilang ke teman-teman mu biar mereka nggak panik nyariin kamu kayak tadi" tegas buk endang, "baik buk, maaf merepotkan saya permisi buk" "yasudah kamu boleh pulang sekarang"

__ADS_1


setelah dari ruangan buk endang Aulia berjalan sendiri ke arah gerbang berniat untuk pulang tapi ia merasa seperti ada yang memperhatikan nya, Aulia berjalan dengan cepat tanpa di sadari ada sebuah tangan yang menariknya dari belakang Aulia refleks dan berbalik memukulnya, "aduh aduh Lia ini gua" teriak Farhan kesakitan, "eeh lu ngapain Farhan ngagetin gue aja lu" balas Aulia kesal, "elu yang kemana aja di cariin kak oji sama yang lain noh" balas Farhan sambil menunjuk kearah warung di dekat sekolah mereka, rupanya disana ada Mira Dinda dan kak oji mereka sedang menunggu Aulia disana, "aah makanya Lo jangan sok mau ngagetin gue, yaudah ayo kita samperin mereka" balas Aulia kesal,


"Lia kamu dari mana aja sih, aku cariin di perpustakaan dari tadi nggak ada" ucap kak oji khawatir, "iya Lia dari tadi kamu nggak masuk kelas juga kamu kemana aja kita khawatir tau" timpal Dinda, "aku di perpustakaan kok aku keasikan baca buku makanya nggak ingat Waktu, yaudah kita balik yuk udah mau sore nih" balas Aulia,


mendengar itu pun semuanya bergegas untuk balik kecuali Mira, "eeh guys kalian duluan aja yah gue ada urusan lain bentar" "ooh yaudah hati hati ya mir" balas Aulia, mereka pun pulang ke rumah masing masing kak oji mengantarkan Aulia ke rumah Farhan mengantar Dinda ke rumah.


sesampainya di rumah Aulia langsung bergegas ganti baju dan membersihkan diri sampai sampai dia lupa kalau surat merah itu dia simpan di saku seragamnya, dan tanpa disadari seragam itu sudah dia masukkan ke dalam mesin cuci, sembari mencuci Aulia juga mandi biar selesai bersamaan, selesai mandi dan bersih bersih Aulia berniat untuk membuka handphone untuk melihat lihat YouTube, tapi perutnya keroncongan akhirnya dia memesan makanan via online, sebenarnya bundanya masak hari ini untuk makan siang Aulia tapi Aulia tampak tak selera makan masakan bunda, Aulia memesan mie iblis level 5 hari ini Ia ingin makan makanan yang ekstra pedas, tak lupa juga Aulia memesan minuman lemontea kesukaannya, selesai memesan Aulia baru ingat kalau ternyata dia lupa membuka surat merah tersebut, "aarrgghh astaga surat itu" ia nampak pucat dan segera berlari ke arah mesin cuci pakaiannya masih terputar disana Aulia pun menarik baju seragam nya dan ternyata surat itu sudah rusak hancur lebur dengan air, "aaahhh yaampun surat itu, kenapa aku bisa seteledor ini sih" umpat Aulia kesal, dengan mood yang hancur pun Aulia berjalan menuju kamarnya, di tengah-tengah jalan menuju kamar terdengar suara seseorang memanggil dari luar, ternyata pesanannya sudah datang, dengan berat hati Aulia memutar langkahnya menuju ke teras untuk mengambil pesanan nya.


sementara di suatu tempat Mira ternyata sedang menyiapkan sesuatu untuk Aulia, tanpa di sadari perasaannya pada Aulia kini berubah menjadi benci, semenjak Aulia menjalin hubungan dengan kak oji Mira sebenarnya sangat cemburu dan tak suka pria yang dicintainya di rebut oleh sahabatnya sendiri, mirapun tak terima dan berniat untuk membalas dendam pada Aulia dan merebut kak oji dari sisinya.


Ting Ting

__ADS_1


bunyi pesan dari handphone Aulia, pesan tersebut dari pacarnya tercinta kak oji.


"sayang besok kita ke puncak yuk aku mau ajak kamu ketemu sama papa dan mama aku" isi pesan kak oji, Aulia melihat isi pesannya dengan perasaan bimbang gimana dia harus meminta izin ke ayam dan bunda apalagi mereka belum tau kalau Aulia sudah pacaran karena mereka melarang keras hal itu, "iya sayang aku izin dulu sama ayah bunda yaah kalau di izinin nanti aku kabarin yaa" balas Aulia, merasa ajakannya tidak mendapat respon yang baik dari kekasihnya oji pun tidak membalas pesan Aulia lagi, oji merasa pacaran dengan Aulia hanya dia yang selalu perhatian dan lebih meluangkan waktu dengan Aulia dan Aulia sebaliknya memperlakukan oji.


auliapun memberanikan diri meminta izin pada ayah dan bunda, dia berkata ingin pergi rekreasi dengan sahabatnya, tentu saja jika dengan kedua sahabatnya Aulia mendapatkan izin dari ayah dan bunda, setelah mendapat izin Aulia kembali menghubungi kak oji "sayang aku sudah sama ayah bunda dan besok kita bisa pergi", melihat isi pesan kekasihnya oji pun membalasnya "okey sayang besok aku jemput kamu jam 9 pagi yaa" "kamu jemput aku di depan rumahnya Mira aja yang mau kan?"


"okey besok aku jemput kamu di depan rumahnya Mira yaa"


keesokan harinya, Aulia sudah bersiap siap untuk pergi dengan sang pacar, kak oji sudah menunggu Aulia di depan rumahnya Mira, Mira melihat kak oji dan menyapanya "halo kak oji tumben pagi pagi hari Minggu ini udah rapih gini, mau kemana kak?" tanya Mira penasaran, "aah bisa aja mir, gue mau ajak Aulia jalan, dia nyuruh gue jemput di depan rumah Lo" balas kak oji santai, "wah momen mantul niih gue buat pisahin Aulia sama kak oji, Aulia pasti bohong sama ayah bundanya" ucap Mira dalam hati.


Hay cerita di episode ini sudah selesai lanjut ke part selanjutnya yaa..

__ADS_1


__ADS_2