
setelah oji dan Aulia pergi Mira langsung menuju ke rumah Aulia, "assalamualaikum Tante aulianya ada?" tanya Mira berpura pura tidak tau apa apa, "waalaikum salam, loh Mira kalian nggak pergi" tanya bunda Aulia kebingungan, "pergi kemana Tan" "bukannya tadi malam katanya Aulia kalian mau pergi rekreasi yaa sama Dinda" "aah nggak Tante hari ini kita nggak ada acara apa apa kok, Dinda juga lagi di rumahnya" balas Mira pura pura tidak mengerti, Mira tau di dalam hati bunda Aulia sudah sangat marah, Mira pun mengeluarkan jurus jitu lainnya, yaitu berbohong kepada bundanya Aulia bahwa Dinda melihat Aulia jalan dengan lelaki lain dan mengirimkan foto pada nya padahal jelas jelas foto tersebut Mira yang memotret nya sendiri, "aah Tante ini Dinda baru saja kirim pesan ini bukannya Aulia, dia lagi jalan sama cowok Tan" ucap Mira memanas manasin suasana, "eeh Mira kamu boleh pulang dulu yaa Tante lagi ada kerjaan penting kamu mainnya nanti aja yaa kalau aulianya udah pulang" Mira pun keluar dengan perasaan yang bahagia karena dia berhasil memisahkan Aulia dengan kak oji tanpa harus melakukan rencana yang sudah dia rencanakan sebelumnya.
sementara di rumah Aulia, karena ibunya yang sudah naik pitam karena di bohongi oleh Aulia pun berusaha untuk menelpon nomor Aulia tapi karena handphone nya di taruh di dalam tas dan di silent Aulia pun tidak tau kalau ibunya sudah menelpon nya lebih dari 10 kali panggilan,
Aulia menikmati perjalanan nya dengan sang pacar sampai mereka tiba di tempat tujuan barulah Aulia membuka handphone dan melihat bundanya sudah menelponnya sedari tadi, salam hati Aulia sangat panik firasatnya sudah buruk, "yang kita balik aja yuk" ucap Aulia ke sang pacar, "yang kita kan baru sampai masak mau langsung pulang sih" balas kak oji, "bunda nelfon dari tadi lebih dari 10 kali aku khawatir terjadi apa apa disana" ucap Aulia panik, "tapi kamu kan udah izin ke bunda sama ayah kan kalau kita jalan hari ini" "sebenarnya aku nggak izin pergi sama kamu, aku bilangnya aku pergi sama Mira dan Dinda" "yaampun yang kamu kok gitu sih dari awal kan udah aku bilang izin perginya sama aku" "ma maaf yang soalnya aku takut nanti nggak di izinin sama ayah kalau pergi sama kamu" disitu oji udah sangat sangat kesal tetapi karena ada kedua orang tua nya jadi dia bersikap biasa biasa saja, seharian Aulia jalan dengan perasaan yang tidak tenang, akhirnya tiba waktunya mereka pulang, di perjalanan turun hujan rintik-rintik karena oji nggak mau nanti Aulia sakit akhirnya dia memberikan jaketnya untuk aulia pakai, sampai di depan rumah, Aulia membuka jaket dan memberikan nya ke kak oji, kak oji pun mengambilnya dan langsung pulang tanpa sepatah katapun,
__ADS_1
"dari mana kamu?" tanya bunda, "a aku habis main bun sama Mira dan Dinda" balas Aulia, "main kemana, tadi Mira sama Dinda datang ke rumah cariin kamu" jantung Aulia berdetuk tak karuan dia tau mamanya pasti akan sangat marah padanya, "Aulia bunda nggak pernah ajarin kamu buat berbohong sama orang tua, kamu tau itu kan" bentak bunda, Aulia hanya menunduk dan tak berani melawan karena dia memang salah, "bunda benar benar kecewa sama kamu Lia" "maafin aku bun aku janji nggak akan ku ulangi lagi" Aulia terus memohon sama bunda sampai akhirnya bunda berkata "putuskan dia atau bunda akan laporin hal ini ke ayahmu, kamu tau kak ayahmu kalau marah kayak apa" ucap bunda tegas, Aulia tak berani menjawab karena dia tau bahwa hal itu adalah yang terbaik untuk nya
"sudah sana masuk ke kamar dan bersih-bersih" ucap bunda, Aulia memang di didik sangat baik dan sangat di manjakan oleh kedua orang tuanya terlebih lagi Aulia bukan tipe anak yang sulit di atur, dia patuh dan selalu mendengar, semua dia lakukan karena dia tau itu yang terbaik untuk nya,
setelah di marahi Aulia kembali ke kamarnya dan bersih-bersih, kemudian Aulia mengambil handphone nya dan melihat ada panggilan tak terjawab dari sang pacar Aulia pun memberikan diri untuk menelpon kak oji untuk mengutarakan isi hatinya bahwa dia ingin mengakhiri hubungan ini, di saat Aulia ingin menelpon kak oji mengirimkan pesan yang berisi, "hey Aulia mulai sekarang kita putus yaa, gue rasa kita nggak cocok, dari hari ke hari lo orang nya ngebosenin banget, apalagi masalah tadi, gue benar benar kecewa sama sikap Lo yang kekanak Kanakan itu" isi pesan dari kak oji lumayan sakit tapi apa mau di buat Aulia memang merasakan hal yang sama, Aulia merasa dia belum pantas berasa di dunia perhubungan apalagi dengan tipe cowok seperti kak oji, setelah membacanya Aulia pun membalas pesannya "oke gpp kak oji btw thanks yah, aku emang ngebosenin kok orang nya, maaf juga soal tadi, aku gapapa kok, aku juga sebenarnya mau ngomong hal yang sama tapi kak oji udah ngomong duluan yaudah thanks yaa buat satu tahun ini, aku gak akan ngelupain kak oji kok, nanti kalau ketemu di sekolah bersikap biasa aja yaah" balas Aulia dengan penuh hati tegar, kak oji membaca pesan dari Aulia sebenarnya ada sedikit rasa bersalah karena hubungan mereka sudah lumayan lama, tapi karena ego yang tinggi oji sudah tidak mau membalas pesannya lagi.
__ADS_1
"Lia kak oji kenapa kok, ngeliat kamu kayak gitu" tanya Dinda penasaran, "ia Lia biasanya kak oji kan selalu sapa kamu tiap pagi hari ini kok beda" sambung Farhan, "ia Lia kok kak oji cuekin Lo sih" sambung Mira, "aku udah putus sama kak oji" "HAH" TERIAK MEREKA BERTIGA, "serius Lia" ucap Dinda, "kok bisa Lia" balas Farhan, "emangnya kalian putus karena apa" sambung Mira, mendengar pertanyaan dari ketiga temannya itu Aulia kebingungan mau menjawab pertanyaan siapa dulu "pokoknya kita putus karena nggak cocok aja" balas Aulia simpel,
sementara mendengar perkataan Aulia hati Mira tambah berbunga-bunga karena dia berhasil menyingkirkan pesaingnya, Mira merasa sudah tidak ada lagi yang akan menghalanginya untuk mendapatkan hati kak oji.
...........
__ADS_1
hai episode 7 sudah selesai yuk ke episode selanjutnya.