The Chosen One

The Chosen One
The Massacre Begins


__ADS_3

...Akan tetapi,ada satu hal yang tidak diketahui oleh Rivas bahwa.....


...'Neraka' yang Sebenarnya akan segera dimulai.....


(.."Bagaimana jika aku mengembalikan jiwa mereka?Tapi,apakah aku bisa?"..).


Gumamku dalam hati,mencoba memikirkan suatu hal yang bisa membuat 3 mayat perempuan didepanku hidup kembali.


"Lucifer,apakah ada yang bisa membawa jiwa mereka yang telah mati kembali ke dunia?".


Aku bertanya kepada Lucifer tentang keberadaan sihir yang dapat menarik jiwa yang telah mati.Berharap dengan menemukan sihir itu,aku bisa membangkitkan kembali mereka yang telah tewas.


"Mohon maaf sebelumnya,tetapi yang seperti itu tidak ada,Tuan Raja Iblis".


Lucifer berkata dan memberikan jawabannya.Sekali lagi harapanku telah dipatahkan oleh keputusasaan.


("Kenapa?!KENAPAA!..Kenapa aku tidak bisa menyelamatkan satu nyawa saja?..").


Aku bergumam kembali,menangis dalam diam dan menggertakkan rahang belakangku.Mencoba memikirkan satu hal saja yang dapat menghidupkan kembali mereka yang telah tewas.


Teringat satu hal di pikiranku mengenai Sense of The World.Lucifer berkata bahwa Sense of The World juga ikut tersegel demi keselamatan ku.


"Leviathan,Mammon,Satan,Beelzebub,Belphegor,Asmodeus!".


Aku memanggil para Ratu Neraka yang lain dalam wujud cincin itu.Mereka yang mendengar pun berubah menjadi wujud manusia dan berdiri di sebelah Lucifer.


"Kami disini,Yang Mulia Tuan Raja Iblis".


Mereka menjawab panggilanku dengan rasa hormat,membuat suasana menjadi lebih hening.


"Buka segel Sense of The World sekarang juga!Aku tidak peduli terhadap resiko apapun.Buta,tuli,bisu,pecah,mati pun tidak masalah!Buka sekarang!".


Aku memerintahkan mereka dengan nada tegas.Mereka yang mendengar itu terkejut dan cemas.


"Akan tetapi,Tuan Raja Iblis..jika anda memaksa-".


"Bukankan tadi..aku sudah bilang kalau itu tidak masalah!ataukah mungkin kau tidak mempercayaiku,Satan!".


Satan menjawab perintahku dengan jawaban yang tidak ku inginkan.Belum selesai ia berbicara aku sudah menyangkalnya.Ia yang mendengar itupun memperlihatkan mimik muka yang tengah ketakutan karena melihat wajahku.


"Ti-tidak sama sekali,Tuan Raja Iblis.Saya sangat mempercayai anda".


Satan yang mendengar teriakanku pun membungkukkan setengah badannya.Teriakan tadi sampai membuatnya takut.


"Baiklah,kalau begitu.Mari kita mulai,Para Ratu Neraka yang lain".


Lucifer yang tidak membantah perintahku pun mengajak Ratu Neraka lainnya untuk memulai pembukaan segel Sense of The World.


Mereka bergandengan tangan dibelakang ku.Sesuatu bersinar dari bawah kaki mereka.Ini adalah awal mula dari segalanya.


[! ! !]


Aku merasa jantungku berdegup sangat keras.Itu membuatku sesak nafas.Penderitaan menjalar di tubuhku,rasanya sama seperti ketika di Marchedist.Aku menekan jantungku dengan harapan dapat menahan rasa sakitnya walaupun sedikit.


"Vekhcio La Daemon!".


Mereka merapalkan sihir Vekhcio La Daemon untuk membuka segel Sense of The World milikku secara serentak.


[! ! !]


Jantungku kembali berdegup keras.Aku yang merasakan sakit inipun tidak bisa mempertahankan keseimbangan tubuhku.


Aku terbaring lemas dengan kesadaran yang mulai hilang secara perlahan,sementara para Ratu Neraka itu telah berhenti dari ritual pembukaan segelnya dan mencoba untuk menyadarkan ku.Tapi semua itu..Mustahil.


...("Apakah aku..akan mati sekali lagi..?")....


[AKHIRNYA KAMU MEMBUKA SEGELNYA,YA]


Suara seorang lelaki yang seumuran denganku terdengar jelas.Aku dibawa ke tempat kosong yang gelap dan hanya ada aku seorang.


"Siapa?!"


Aku berteriak untuk bertanya suara siapa yang tadi ku dengar.Habisnya,aku tidak melihat siapapun di sini selain diriku dan tubuhku yang tidak mengenakan apapun.Kegelapan ini membuatku tidak bisa melihat.


[APAKAH HANYA ITU YANG INGIN KAMU TANYAKAN?BUKANKAH KAMU SEDANG DILANDA KEPUTUSASAAN?]


Ia membalas pertanyaanku dengan pertanyaannya.Ia sepertinya mengetahui kondisi mentalku saat ini.


("Tch..)"


[LANGSUNG SAJA KEPADA INTINYA.JIKA NANTI KAMU TERBANGUN,INGATLAH UNTUK TIDAK MEMIKIRKAN KEHANCURAN,KETIADAAN DAN SEMACAMNYA!.]


Ia memberikan ku sebuah nasehat.Nasehat untuk tidak memikirkan kehancuran.Apa yang sedang terjadi,aku pun tidak tahu.


[KALAU BEGITU,SAMPAI NANTI YA!].

__ADS_1


Suaranya berkata demikian,memberikan salam perpisahan.Aku yang tidak mengetahui apapun itu dibuat kebingungan olehnya.


[! ! !]


Secara tiba-tiba,tempat yang kupijakkan tadi berubah menjadi Air.Seperti lautan yang sangat dalam.Aku pun terjatuh kedalam air tersebut.Semakin dalam,semakin dalam.Hingga membuat mataku melemah.


Aku terbangun dari tempat gelap tadi dan kini aku masih berada di penginapan milik Kuvia dan mencoba untuk duduk.


"Aduh.."


Kepalaku sakit.Aku memegang bagian rambut dengan tangan kiri ku secara refleks.Mencoba untuk berfikir sebentar.


"Tuan Raja Iblis..Tuan Raja Iblis!".


Suara Lucifer memanggilku yang tengah berfikir.Aku tidak menyadari keberadaan Lucifer dan Ratu Neraka lainnya sejak tersadar tadi.


"Oh,Lucifer.Bagaimana segel Sense of The World nya?".


Aku bertanya kepada Lucifer tentang Segel yang membuat Sense of The World ini kurang efektif.


"Ritualnya berhasil,tetapi..Apakah anda baik-baik saja,Tuan Raja Iblis?".


Ia memberikan hasil ritualnya dan bertanya tentang keadaanku.


"Seperti yang ada dihadapanmu,aku baik-baik saja".


Aku menjawab pertanyaan Lucifer dengan jawaban yang meyakinkan.Mencoba mencari hasil akan ritualnya,aku pun menggerakkan tangan ku,walaupun perbedaan dari sebelumnya tidak kudapat.


("Tidak,tunggu dulu..").


Aku bergumam dalam hati,menutup mataku dan mencari hasil kekuatan yang sebenarnya dari Sense of The World.


Kutemukan jawabannya.


Ritualnya berhasil.Sense of The World yang kini ada di tubuhku,sama seperti yang ada di Marchedist.Ini membuatku mengetahui kekuatannya yang sebenarnya.


Mata,tidak perlu di jelaskan lagi.Berkat Sense of The World,mata ini dapat melihat seluruh kejadian di alam semesta baik di masa sekarang,masa depan maupun masa lalu.


Tangan.Sense of The World membuat tanganku bisa membuat partikel semauku,aku bahkan dapat menciptakan elemen baru yang tidak dapat dipikirkan oleh pikiran manusia.


Kaki.Sense of The World membuat kakiku menjadi sangat kuat.Aku bahkan dapat menghancurkan lapisan dimensi yang tidak terhingga hanya dengan satu tendangan saja.


Lidah.Sense of The World membuat Lidah yang digabung dengan suasana hatiku ini menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.Aku dapat menyalurkan perasaan negatif kepada seluruh entitas yang ada.Itu dapat membuat mereka menjadi ketakutan,stres,gila sampai ke tahap spiritual,bahkan dapat membuat mereka mati dalam sekejap.Aku juga dapat membuat aura kejam yang dapat menghancurkan dunia tanpa tersisa sedikitpun.


Berkat Sense of The World pula,aku tidak hidup dan tidak mati.Aku telah melampaui hukum kehidupan dan kematian.Aku tidak memiliki tubuh fisik.Aku bahkan dapat menghilang yang membuat para makhluk atau entitas tidak dapat melihatku.


"Para ratu Neraka,kembalilah!".


Aku memerintahkan ketujuh Ratu Neraka untuk kembali menjadi cincin.Mereka pun menurutinya.


"Baiklah.Biar kutunjukkan arti 'Neraka' yang sesungguhnya,Rivas".


Aku berkata demikian sambil berdiri membelakangi 3 mayat wanita itu.


Rivas yang berada di istana pun secara tiba-tiba batuk dan muntah darah.,walaupun itu tidak akan membunuhnya.


Aku telah mengetahui segalanya.Pasukan Rivas menyerang kota ketika aku pergi.Aku pun memutar balik waktu ke beberapa saat yang lalu sebelum pasukan itu tiba di depan gerbang kota Agrethe.


Keadaan kota sangat berbeda dari sebelumnya.Agrethe masih menjadi kota kedamaian.Tidak ada darah yang mengalir,tidak ada nyawa yang melayang,tidak ada pembunuhan.Aku pun berjalan ke luar dari penginapan menuju ke gerbang untuk menyambut langsung pasukan itu.


ーBeberapa menit kemudian,Gerbang kota Agrethe..


"Hmm..ada apa?Tidak jadi menyerang kota nya?".


Aku telah berdiri dihadapan 20.000 pasukan milik Rivas.Mereka yang melihatku terkejut.


"Kau..bukankah kau sedang tidak ada dikota ini!?".


Sang Komandan dari pasukan itu menanyakan hal seperti itu kepadaku.Sudah pasti mereka kebingungan.Karena seharusnya aku tengah bertarung melawan 3 Ancient Dragon.


"Iya.Aku seharusnya tidak berada di tempat ini.Kalian tahu aku berada di mana,bukan?".


Aku menjawab dan melontarkan pernyataan kepada para pasukan itu.Mereka mengeluarkan keringat dingin yang sangat jelas.


"Jadi,apakah kalian masih ingin menyerang kota ini?".


Aku bertanya sembari memasukkan kedua tangan ke kantung jubahku.Bukan untuk apa-apa,agar terlihat keren saja.


"Semua pasukan,Berikan hukuman kepada mereka yang telah berpaling menuju kegelapan!".


Sang Komandan memberikan perintah untuk menyerang kota,bukan aku.Aku membiarkan mereka berlari menuju ke kota.Para prajurit mengangkat pedang mereka.Namun,terhalang oleh sesuatu.


Mereka yang mengetahui itu pun terkejut.Tidak ada seorangpun dari mereka yang berhasil memasuki kota Agrethe.


"Komandan,kota ini tidak bisa kami masuki".

__ADS_1


Ucap salah seorang prajurit yang terjatuh karena berbenturan dengan sesuatu itu.


"Apa!?"


Sang Komandan pun ikut terkejut mendengarnya.


"Aku telah memasang penghalang mutlak yang tidak dapat dipatahkan oleh sihir apapun di kota ini.Selama aku tidak menginginkannya untuk hilang,maka itu tidak akan menghilang".


Aku berkata demikian dan membuat sang Komandan menjadi ketakutan.


"P-para penyihir,Serang kota itu!".


Dia yang mulai kehilangan harapan masih mencoba untuk melakukan penyerangan.10.000 penyihir yang mendengar perintah itupun langsung merapalkan sihir tipe penyerang.


"KroepDen,Garwein,Bamkoghen,Asdrieol".


Empat sihir tipe penyerang dengan beda-beda elemen dilontarkan menuju kota Agrethe,namun tidak satupun sihir menembus penghalang itu.


KroepDen adalah sihir tingkat bencana yang menggunakan elemen api.Membuat semacam bola api besar yang dapat dengan singkat menghanguskan kota.


Garwein adalah sihir yang juga tingkat bencana,menggunakan elemen air sebagai dasarnya.Sihir ini akan membuat gelembung besar,diisi dengan air yang dapat menenggelamkan apapun.


Bamkoghen,sihir yang menggunakan elemen angin.Itu akan membuat angin di sekitar target menjadi tidak teratur,yang bisa meruntuhkan bangunan-bangunan yang menjulang tinggi.


Asdrieol sendiri adalah sihir yang tercipta dari elemen tanah.Melontarkan semacam bebatuan sebesar gunung dan dapat menghancurkan 1 kota dalam waktu singkat.


Akan tetapi,semua sihir itu berhasil di negasi oleh penghalang milikku yang membuatnya menghilang sebelum menyentuh penghalang itu sendiri.


Para penyihir ini tidak menyerah,mereka terus melanjutkan penyerangannya tanpa henti dengan berharap setidaknya 1 sihir dapat menembus penghalang itu..


ーBeberapa menit kemudian..


Para penyihir telah kelelahan,para prajurit telah kehilangan harapan untuk memasuki kota.Sang Komandan tidak dapat mempercayai apa yang ada dihadapannya.


"Dengan ini apakah anda puas,Wahai Komandan?".


Aku bertanya kepada komandan dengan diakhiri oleh senyuman yang mengerikan.Ia yang melihat itupun diliputi oleh rasa ketakutan.


"P-p-para pa-pa-pa-..pasukan,Serang Dia!".


Suaranya menjadi terbata-bata karena ketakutan itu.Ia memerintahkan pasukannnya untuk menyerangku.


Prajurit yang menggunakan pedang dan penyihir yang merapalkan sihir menyerangku secara terus menerus.Namun tidak satupun dari serangan mereka mengenaiku.


"Apa yang terjadi?!".


Tanya seorang prajurit yang terkejut setelah mengayunkan pedangnya kearahku.Ia pun berteriak dan mengarahkan ujung pedang nya menuju dadaku.Namun,yang diharapkan diluar kenyataan.


Pedang itu menembus tubuhku tanpa tersentuh sedikit pun.Para prajurit lainnya yang melihat itupun terkejut bukan main.


Aku berjalan maju kearah sang Komandan,para pasukan terus menyerangku tanpa henti.


"Apakah kau puas,Komandan?".


Aku yang telah tiba dihadapan sang Komandan pun berkata hal seperti itu sekali lagi.Hatinya,wajahnya,perasaannya telah penuh oleh rasa takut.


"Jika ada yang bertanya kepadamu,kau harus menjawabnya..KAN!".


Aku berkata seperti itu dan diakhiri dengan nada tegas.Aku pun menyalurkan energi ku ke dalam pikiran para pasukan,kecuali sang Komandan.


Para pasukan pun berteriak kesakitan sembari memegang kepalanya.Mereka merasakan kegilaan yang terdalam,sebagian dari mereka telah tewas sesaat setelah energi milikku ku salurkan.


Mereka yang tersisa menjadi tidak terkendali.Ada yang menjambak rambut hingga tercabut dari kepala,menusukkan pedang kedalam mulut,menyerang sihir ke diri sendiri,dan masih banyak lagi efek yang membuat para pasukan itu berteriak menderita kemudian tewas.


Sang Komandan yang menyaksikan itu pun kehilangan keseimbangan dalam berdiri dan terjatuh.Matanya terbelalak melihat apa yang ada dihadapannya.


"Oi,kembali ke istana kerajaan dan katakan kepada Rajamu itu bahwa aku akan menyerang istana besok pagi".


Aku berkata seperti itu dengan nada yang menyeramkan dan diakhiri oleh senyuman.


"Ba-baik!".


Sang Komandan pun mengiyakan perintahku dan bersujud.


"Enyahlah dari hadapanku!".


Aku menyuruhnya untuk pergi.Habisnya,aku sudah muak melihat wajahnya.Ia pun kembali berdiri dan berlari sekuat tenaga,menuju ke istana kerajaan Nochtshield.


"Baiklah.."


Aku melayangkan diriku ke udara,mengangkat tangan kananku,dan mendekatkannya ke depan dada.Aku berniat untuk menyambungkan realita yang berbeda di kota ini.Ya,itu adalsh realita sebelumnya(penduduk kota yang tewas) dan realita sekarang(penduduk kota yang selamat) agar bersatu menjadi satu kenyataan.


Aku memulainya dengan menutup mata.Dari telapak tanganku muncul energi berwarna biru cerah yang berisi kenyataan.Didalam mataku aku melihat 2 benang takdir dengan isi kenyataan yang berbeda.Aku mulai menyatukannya dan menjadikannya satu kenyataan tetap.Berhasil.


"Kau harus membayar apa yang telah kau perbuat,Rivas.."

__ADS_1


__ADS_2