
Dahulu kala,ada 4 Ancient Dragon yang hidup di dunia ini jauh lebih lama dari manusia.Mereka adalah
The Hell Flame Dragon,Asgerda
The Nucleur Rock Dragon,Arcesta
The Whitehead Sea Dragon,Acghulta
dan yang terakhir adalah
The Ice Cold Dragon,Asceur.
Mereka adalah Ancient Dragon yang dipimpin oleh The Hell Flame Dragon,Asgerda.
Pada awalnya,Asceur adalah Ancient Dragon yang paling baik hati kepada umat manusia diantara Ancient Dragon lainnya.Namun pada suatu kejadian,ketika Asceur hendak untuk melakukan tidur panjangnya,ia di serang oleh seseorang yang hendak mengambil Dragon Core(Inti Naga).Apabila Dragon Core keluar dari tubuh Ancient Dragon,maka dapat dipastikan Ancient Dragon itu akan mati.
Dragon Core adalah inti jiwa dari setiap Ancient Dragon yang berbentuk seperti batu kristal dan berwarna sesuai dengan elemen yang dimiliki oleh naga tersebut.
Asceur sendiri memiliki Dragon Core yang berwarna Biru keputihan yang menandakan bahwa ia memiliki elemen es.Sebelum ia mati,ia bersumpah untuk menghancurkan umat manusia satu persatu.Setelah seribu tahun dari kematiannya,ia kembali hidup,hasrat membunuh dan balas dendamnya membuat Dragon Core nya kembali,namun kini,Dragon Core itu berwarna merah kehitaman dikarenakan telah bercampur dengan dendam nya yang abadi.Ya,Asceur kini telah berubah menjadi The Black Hell Ultimate Dragon,Asceur.
Sejak saat itu,setiap seratus tahun sekali ia sering mendatangi kota manusia dan setengah manusia,guna menghancurkannya.Oleh sebab itu,kerajaan ini menganut agama baru,agama yang menyembah Asceur,The Instruction From Asceur.
The Instruction From Asceur ini di setujui oleh Kerajaan yang memiliki kekuasaan atas 17 kota,salah satunya adalah kota Agrethe.Pada awalnya kerajaan ini mempunya wilayah kekuasaan atas 25 kota,namun 8 kota telah hancur akibat persembahan untuk Asceur.
The Instruction From Asceur menjunjung tinggi keyakinan kepada Asceur.Mereka menganggap apabila Asceur datang untuk menghancurkan kota,itu artinya Asceur sedang memberikan wahyunya kepada para hambanya.Oleh sebab itu,mereka tidak segan-segan untuk mengorbankan salah satu kota untuk menerima wahyu dari Asceur ini.Sang Raja?Raja dikota ini tidak peduli apa yang terjadi pada para warganya,ia lebih mengedepankan kekayaan,kekuasaan,dikelilingi oleh 41 wanita cantik sebagai selirnya,dan para bawahannya yang setia.
Ketika waktu sudah mendekati hari persembahan,The Instruction From Asceur ini akan memilih kota mana yang akan di tumbalkan untuk Asceur.Dan kini,Kota Agrethe mendapatkan gilirannya.
Asceur akan tiba,para warga Agrethe cemas,namun mereka menutupi rasa cemas itu dengan senyuman,tertawa,dan bahagia.Sedangkan faktor dibalik sepinya penginapan milik Kuvia adalah yang telah mengambil Dragon Core milik Asceur,suami dari Kuvia dan ayah dari Keena,Samael.
Tujuan Samael mengambil Dragon Core adalah untuk menjadikan keluarganya kaya raya dengan cara menjualnya.Mereka dahulunya hidup susah,penghasilan untuk makan sehari saja tidak cukup,baju kumuh dan tidak memiliki rumah.Namun pada suatu ketika Samael membawa banyak uang.Mulai dari hari itu, keluarganya menjadi bahagia,uang melimpah,makanan lezat,baju bagus dan penginapan yang sangat nyaman didapat dengan sangat mudah.
Sampai pada akhirnya,Samael sendiri yang mengaku ke para warga bahwa ia telah mengambil Dragon Core milik Asceur.Para warga tidak terima akan hal itu,ia dijatuhi hukuman mati oleh perwakilan kota Agrethe dan oleh persetujuan para warga.
Cincin yang milik Keena adalah peninggalan terakhir dari sang ayah,Samael.Cincin yang mengikat takdir buruk dan baik menjadi satu.Cincin yang sangat berharga milik Keena.
Sejak tahu bahwa yang mengambil Dragon Core milik Asceur adalah suami dari Kuvia,para warga menjahui keluarga Samael dan terus mengusiknya.
Aku sudah mengetahui semuanya.Diperkirakan Asceur akan mendatangi kota ini besok pada siang hari.Untuk saat ini,Aku akan tidur saja.
Keesokan harinya ketika aku terbangun,aku mencari keberadaan Keena dan Kuvia.Mereka tidak kutemukan dipenginapan ini.Aku mencoba mencari keluar penginapan,dan akhirnya aku menemukan mereka dengan tubuh yang menggigil dan banjir keringat karena tepat di hadapan mereka telah hadir Sang Ancient Dragon yang ingin balas dendam,Asceur.
"Saya mohon,Tuan Asceur.Jangan hancurkan kota ini,yang salah adalah suami saya,biarkan saya menebusnya dengan satu kepala ini.Saya mohon,Tuan Asceur".
"Saya juga akan menebusnya,Tuan Asceur.Yang salah adalah ayah,tolong ambillah nyawa ini sebagai ganti dari tumbal kota."
Keena dan Kuvia memohon dengan bersujud dihadapan wujud naga Asceur.
"Huahahahaha!menebus katamu?setelah semua perlakuan ras lemah dan rendahan seperti kalian kepadaku?Yah,mungkin kalian akan ku jadikan persembahan khusus nantinya."
Asceur tertawa dan berkata demikian,Ia menatap ke sekeliling nya dengan Soul Eyes miliknya yang membuat Asceur dapat melihat aliran sihir seseorang dari aura yang terpancar milik orang tersebut.
Aku masih berada di depan pintu penginapan.Lalu berjalan perlahan mendekati Keena dan Kuvia yang masih bersujud kepada Asceur.
Asceur mengubah wujudnya menjadi wujud manusia.Ia memiliki rambut merah kehitaman,mengenakan jubah yang sama warna nya.Memiliki mata tajam dengan wajah yang pucat.Tinggi wujud manusia nya setidaknya hampir sama dengan tinggi badanku.
Ia mulai menghancurkan kota,Ia mengangkat tangan kanannya dan mengeluarkan api merah kehitaman yang dibuat langsung dari energi alam dan dicampur dengan energi sihir miliknya.Ia mengumpulkan energi sihir itu dan mengepalkan tangannya,lantas mulai menghancurkan rumah-rumah yang ada disekitar.Para warga yang lain melarikan diri entah kemana.Kuvia dan Keena melotot ketakutan atas apa yang terjadi di hadapan mereka.
"Hei,jangan menatapku seperti itu,atau kau akan kubunuh duluan".
Ucap Asceur dengan mendekatkan wajahnya ke wajah Keena yang menggigil ketakutan.
__ADS_1
"Ah,mungkin memang aku harus membunuh anak ini duluan karena telah menatapku dengan tatapan hina."
Asceur mengangkat kepala dan tangan kanannya secara berurutan.Dari tangan itu keluar api merah kehitaman tadi yang ia gunakan untuk membakar kota.
"Tidak!Jangan,kumohon!Jangan bunuh anak ini!dia tidak salah apa-apa!".
Kuvia yang mendengar Asceur berkata seperti itu langsung memeluk anak kesayangannya.Asceur yang melihat tindakan itu tersenyum puas,sungguh senyuman yang mengerikan.
"MATILAH!"
Asceur berteriak sambil mengayunkan tangan kanannya kearah ibu dan anak itu.Aku yang melihatnya bergerak dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya ke arah belakangnya dan menahan tangan kanan itu.
"Oi Asceur,tindakanmu berlebihan".
Ucapku di belakang punggung Asceur sambil menahan tangannya.Asceur pun terkejut karena kejadian itu.
"Bajingan kau!Beraninya kau mengganggu waktu bermainku!".
Asceur melepaskan tangannya dari genggamanku dan mundur kearah samping kiriku.
"Oh,begitu ya?Kalau begitu aku yang akan bermain"
Aku berkata kepada kepada Asceur untuk melawan ku.Asceur tertawa sejadi-jadinya.
"Huahahaha!Kau?mau bermain denganku?Hah! jangan konyol,makhluk rendahan seper-.."
Belum selesai ia merendahkanku,aku langsung berpindah ke hadapan nya dan memukul wajahnya yang membuat ia terpental dengan perkiraan jarak sekitar 3500km.Aku langsung mengikuti kemana perginya Arceus yang terpental itu.
Tubuh manusia Asceur menghantam bangunan-bangunan yang ada di kota dan sampai di lahan yang penuh dengan bebatuan.Lahan ini bernama Bessara.
"Bagaimana?Jangan bilang kalau kau akan kalah hanya dengan pukulan kecil dariku,kan?"
Asceur tersungkur setelah menghantam batu besar yang tepat dibalakangnya.Aku berkata demikian sambil melayang di udara.
Ia mencoba untuk bangkit kembali setelah tubuhnya yang tertindih bongkahan bebatuan.
"Aku?Setelah kupukul sekali kau masih belum mengerti juga ya,Asceur?Ah,Begitu ternyata.Sudah kuduga kau memang harus kubunuh.Aku adalah Raja Iblis,Raja Kegelapan.Ya,Akulah satu-satunya Raja Iblis yang di takdirkan untuk menjadi Dewa."
Aku berkata panjang lebar dan mengakhirinya dengan mengangkat kedua tangan ku dan menengadahkan kepalaku keatas.
"Hah!Raja Iblis?Dewa katamu?dari tadi kau selalu mengoceh hak yang tidak jelas.Raja Iblis telah menghilang jauh sebelum para Ancient Dragon terlahir ke dunia ini.Dan kau..manusia biasa menganggap dirimu raja iblis?Jangan Konyol!".
Asceur menjawab perkataan ku dengan kalimat demikian.Ia meraung keras yang suaranya dapat memecahkan telinga manusia biasa,tubuhnya membesar.Asceur kembali ke wujud naganya.
"Mari kita mulai lagi,Tuan Raja iblis".
Asceur meminta pertandingan ulang,dengan nada yang mengerikan.Aku yang mendengar dan melihat wujud naganya hanya bisa tersenyum puas.
"Rasakan ini,Black Flare!".
Dari mulutnya, keluar api hitam yang membara.Api itu membakar secara terus menerus.Api abadi yang akan terus membakar targetnya dan targetnya tidak akan mati jika mengenai itu.Itu karena tujuan dari Black Flare sendiri adalah membuat targetnya merasakan sakit yang sangat amat dalam waktu jangka panjang.
"Hah!Yang seperti ini di sebut raja iblis?Dasar makhluk ren-.."
Oi,Asceur.Sudah puas bermain-mainnya?".
Belum sempat Asceur selesai berbicara,aku bertanya dari arah punggung naga nya dengan keadaan melayang.Asceur yang menyadarinya langsung menoleh kearahku.
"Kau?!Bagaimana bisa!?".
Dia bertanya kepadaku,mengapa aku bisa lolos dari Black Flare miliknya.
__ADS_1
"Oh,kau tidak menyadarinya?".
[TAK!]
Aku menjentikkan jariku,dan seketika aku yang terkena semburan Black Flare itu lenyap.Asceur yang menyadarinya pun terkejut.
"Sejak awal,yang kau lawan bukanlah aku,melainkan kloninganku.Aku dapat menciptakan kloningan yang tidak terhingga jumlahnya dan memiliki hasrat yang sama denganku.Mereka tidak akan berbuat diluar apa yang aku inginkan."
Aku menjelaskan semuanya panjang lebar kepada Asceur yang sekarang berada dalam wujud naganya.
"Baiklah,sudah waktunya untuk mengakhiri ini semua."
Aku berkata demikian dengan nada yang cukup rendah.
Setelah itu semua,aku mendekat ke arah wajah naga Asceur dan meluncurkan pukulan ku yang mengarah ke samping,karena jika aku memukulnya ke arah belakang,maka itu akan berakhir di kota Agrethe.
Ia kembali terpental jauh,namun kali ini dengan wujud naganya.Aku kembali mengejarnya dan tiba di atas wujudnya yang masih terpental.Aku melancarkan pukulan ku sekali lagi kearah bawah tanah dengan tujuan mengirimnya ke inti bumi.
Aku menyeret tubuh Asceur dengan tinjuku yang makin dalam ke arah inti bumi.
"Selamat tinggal,Asceur.Bawalah Amarahmu itu ke Neraka..MATILAH!".
Kami telah tiba di inti bumi.Asceur berteriak kesakitan.Tubuhnya terbakar bersamaan dengan Dragon Core miliknya oleh panasnya inti bumi.Tubuhku?Aku baik-baik saja.Aku memiliki ketahanan terhadap seluruh elemen dibumi dan di dimensi manapun.
"Aku berjanji untuk membuat ras rendahan tidak akan mengkhianati ras Ancient Dragon lagi."
Aku berdiam diri sebentar di bawah sana,dan kembali terbang menuju ke kota Agrethe.
Aku telah tiba dikota dan menyampaikan semuanya kepada Keena dan Kuvia.Para warga yang sedang bersembunyi sambil mendengar penyampaianku pun bahagia.Mereka mengeluarkan senyuman,tertawa lepas,kali ini adalah asli.
Salah satu dari Ancient Dragon,The Black Hell Ultimate Dragon,Asceur telah mati.
Waktu berjalan dengan cepat,kini sang matahari akan bergantian dengan bulan untuk menjaga bumi.Aku berdiri di suatu bukit yang mengarah langsung ke kota Agrethe.
"Lucifer!".
Aku memanggil Lucifer yang tengah dalam wujud cincinnya.Ia pun keluar dari jariku dan berubah menjadi wujud manusia dibelakang ku.
"Saya disini,Yang Mulia."
Dia menjawab panggilanku dan langsung menundukkan setengah badannya.
"Apakah begini saja tidak apa-apa?Apakah aku terlalu kejam?Apakah aku jahat?".
Aku bertanya kepada Lucifer yang telah kembali ke posisi tegak tentang hasil pertarungan ku dengan Asceur tanpa berpaling dari pandanganku sedikitpun.Lucifer yang mendengar nya pun tertegun.
"Anda tidaklah jahat,Yang Mulia.Anda telah menyelamatkan kota.Anda melakukan hal yang seharusnya,Yang Mulia."
Lucifer menundukkan kepalanya dan menjawab pertanyaanku.Aku merasa sedikit lega.
Aku memanglah Raja Iblis,tetapi tetap saja aku memiliki hati manusia.Aku merasa bersalah telah membunuh Asceur.
"Begitu,ya..Hal yang seharusnya kulakukan,ya".
Aku membalas jawab Lucifer.Angin meniup dengan cukup kencang kearahku.Membuat rambutku dan jubah hitamku tertiup olehnya.
Dan begitulah.Aku yang telah menyelamatkan kota dari Asceur pun di puja oleh warga kota Agrethe.Tentu,aku memperkenalkan diriku sebagai Raja Iblis.Semua keraguan mereka, kecurigaan mereka,kecemasan mereka,dan seluruh perasaan buruk mereka tentangku lenyap seketika.Kota ini kembali kepada kedamaian sejati.
Pendeta dari kepercayaan The Instruction From Asceur yang mengetahui bahwa "Tuhan"nya telah dibunuh oleh seseorang yang memperkenalkan dirinya sebagai Raja Iblis pun mengatakan informasi tersebut kepada Sang Raja.
"Begitu,ya..Raja Iblis telah lahir".
__ADS_1
Sang Raja membalas pernyataan dari pendeta dengan senyuman di wajahnya.
Konflik akan segera dimulai.