
" gue benci banget liat ketua BEM kita ini"
" sabar.. nama nya juga kita mahasiswa baru ya pasti di uji macam macam" amel mencoba menenangkan citra
terlihat di tengah lapangan itu cuman ada kelvin dan beberapa panitia aja.
" mana yang lain nya" tanya ester kepada tere
" siapa? " tanya tere dan melly
" tuh coba lo liat panitia ospek yang lain banyak gak ada bahkan dava pun juga gak ada"
" entah lah.. mungkin akan ada permainan lagi atau yang lain" ucap tere
"hari ini hari terakhir kita ospek jadi hari ini tidak terlalu banyak game, sebelum acara kami selaku panitia dan saya sebagai ketua BEM ingin mengadakan pembukaan dan nanti juga ada penutup " ucap kelvin
" ada acara apa ya? " tanya amel
" gak tau...? "
beberapa saat kemudian musik pun di mainkan. cewe cowo berlenggak lenggok berjalan menampilkan penampilan mereka. ya mereka mengadakan fashion show. semua mahasiswa bersorak bahagia melihat penampilan mereka. saat dava keluar dengan keren nya semua cewe cewe semakin kencang berteriak nya. yang tadi nya ester baris di belakang dia langsung berjalan maju ke depan.
" cit dava tampan banget" ucap amel seperti nya juga mengagumi dava
" enggak biasa aja tuh" ucap citra
" ih lo mah gak bisa liat teman senang aja"
" emang biasa aja menurut gue, fashion show aja dia gak senyum. muka nya datar"
" terserah lo dah yang penting menurut gue dia ganteng banget, kaya nya gue jatuh cinta pada pandangan pertama sama dava cit"
" hati hati lo"
" hah hati hati kenapa? "
" iya hati hati saingan lo berat"
" berat?? maksud lo? "
" tuh liat banyak cewe cewe yang mengidolakan dia apalagi ester dia aja langsung maju kedepan setelah melihat dava"
" hhm iya sih benar juga kata lo" amel mulai putus asa setelah mendengar perkataan citra
" gue juga harus sadar diri ya"
" udah lo gak usah kaya gitu, nanti gue bantu"
" apaan sih lo cit, gue itu cuman mengagumi aja buka nya suka"
__ADS_1
" biasa aja kali Mel gak usah sewot gitu"
fashion show sudah berakhir mahasiswa di perbolehkan untuk istirahat. saat di kantin citra dan kelvin berpapasan, citra langsung membuang muka.
" kurang ajar banget tuh cewe" ucap kelvin dalam hati " awas aja nanti semua akan gue balas di hari ini"
beberapa menit kemudian
" semua siswa kembali ke lapangan " teriak kelvin
mereka pun langsung bergegas untuk kelapangan
" cepak... " kelvin kembali berteriak
" tuh orang gak sabaran bnget sih" citra mengomel mendengar teriakan kelvin
setelah semua siswa berbaris di lapangan.
" baik langsung saja saya akan mulai, nama nya yang di panggil harus segera maju ke depan" ucap kelvin dan dava pun melangkah maju ke arah samping nya kelvin.
" bayu, rahmat, wenni, candra, maikel, citra, amel, dewi, Sarah, melda dll" dava memanggil orang yang cukup banyak sekitar dua puluh lima orang, mereka sudah berdiri di depan
" Mel kita mau ngapain? " tanya citra
" gue juga gak tau cit"
" jangan ada yang bicara" teriak kelvin setelah melihat citra dan amel bicara " kalian mau tau kenapa kalian di depan sini? kalian tidak mengerjakan tugas dari kami, saya mau tanya slah satu dari kalian" kelvin mendekatkan wajah nya di antara citra dan amel.
" apa??? kamu sudah salah ngelawan lagi, seharus nya cari cara lain jangan seenak nya aja " teriak kelvin tepat di telinganya citra
sedangkan mahasiswa yang tidak di hukum boleh istirahat dan mahasiswa yang di hukum ikut kelvin ke lapangan luas
" kita mau kemana citra?" tanya amel takut
" ya mungkn saja kita di hukum paling paling di suruh putar lapangan " ucap citra
" tapi gue gak sanggup cit kalo harus putar lapangan sebesar itu"
" gue juga mel"
" semua nya baris " teriak kelvin dan juga dava
" karena kaliann tidak menjalankan tugas dengan benar hari ini kalian akan di hukum keliling lapangan ini 20 kali putaran" ucap dava
semua siswa yang ada di situ langsung kaget mendengar ucapan dava
" cit gue gak sanggup" ucap amel yang menyerah duluan
" maaf sebelum nya " citra mengangkat tangan nya " boleh minta keringanan jadi 15 putaran aja soal nya lapangan ini besar banget"
__ADS_1
" oh kamu minta keringanan! oke kalo begitu untuk kamu jadi 25 putaran " ucap dava
mata citra langsung melotot " kurang ajar banget nih orng seenak dia banget" ucap citra kesal dalam hati
" kalian tunggu apa lagi cepat lari" teriak dava yang begitu mengerikan
beberapa menit kemudian amel terhenti dari lari nya dia menarik napas panjang dan juga terlihat begitu ngos-ngosan.
" Mel lo kenapa? " tanya citra
" gue udah gak sanggup cit" ucap amel stabil ngos-ngosan " rasa nya pengen pingsan"
" kita baru lima putaran" ucap citra
' Iiya.. cit lo duluan aja" ucap amel
"jangan ada yang berhenti... baru 5 putaran " teriak kelvin
amel melambaikan tangan nya
" kak aku gak sanggup lagi"
" cepat lari lagi, anggap ini untuk kamu kurus" ucap dava kelvin yang mendengar nya langsung tertawa ngakak
" maka nya badan itu di kurusin jadi gampang lari" ucap kelvin meledek
mendengar cacian kelvin dan dava amel berusaha berdiri dan lari lagi
" Mel kalo lo gak sanggup lo gak usah di paksai " ucap citra yang begitu khawatir melihat kondisi amel yang sudah begitu lelah dengan keringat yang terus terusan bercucuran
" gue sanggup kok" ucap amel sambil ngos-ngosan
sudah putaran ke lima belas citra juga sudah merasakan capek, keringat yang terus terusan mengakir dan kepala nya yang mulai pusing. dia memberhentikan kecepatan lari nya. para panitia mulai sedikit khawatir melihat semua yang di hukum sudah pada pucat
" bagaimana kalo sudahan aja lari nya" ucap Sarah
" sudahan?? ini baru 10 putaran" ucap kelvin
" iya tapi coba lo liat mereka sudah capek, ya gue takut aja nanti terjadi apa apa sama mereka"
" iya gue setuju dengan Sarah" ucap dava
kelvin menarik napas panjang sebenar nya dia masih belum puas dengan hukuman nya ini tapi dengan pendapat teman teman nya ada benar nya kalo seandainya terjadi sesuatu sama mereka pasti dia juga yang akan di salahkan.
" semua nya berhenti.. " teriak kelvin
mereka pun langsung berhenti berlari dan langsung terduduk karena lemas dan capek
" bawa mereka keruangan untuk istirahat " ucap kelvin menyuruh anak buah nya
__ADS_1
" baik"
Sarah membawa citra dan amel di gotong oleh dava. amel sudah tidak tau lagi apa yang dia rasa kan saat di bawa dengan dava yang jelas saat ini dia cuman. merasakan capek, pusing dan haus.