
"apa kata teman kamu? " tanya lee
" gak papa "
" hhm siapa sih nama nya? "
" kenapa sih phi phi itu selalu aja pengen tahu urusan aku? aku aja gak pernah tanya tanya cewe phi"
" nong kamu mau nanya apa bebas kok "
" oh ya gimana urusan phi sama cewe baru yang kemaren? masih pacaran atau sudah putus? "
" masih phi sayang lo sama dia dia beda dari cewe cewe phi yang dulu"
" hhmm" sahut citra
" kenapa? kamu cemburu ya? "
" hah cemburu? ngapain aku cemburu phi? aku mah bebas phi mau sama siapa aja aku gak pernah melarang"
" masa? "
" iya"
" oh ya udah lah kalo kamu begitu "
citra pun membalikan wajah nya ke arah jalan.
" kenapa kok sedih? " tanya lee
.
" enggak biasa aja"
" tenang nong phi gak bakalan lupain kamu, kamu adik phi satu satu nya "
" iya.. "
beberapa menit kemudian mobil mereka pun sampai di depan rumah nya amel,terlihat amel yang sedang duduk di teras nya sambil memainkan ponsel nya.
. " tit.. lee membunyikan klakson mobil nya membuat amel terkejut
citra pun keluar dari mobil nya,
" Mel cepat" panggil citra
" sebentar gue pamitan dulu"
amel pun berpamitan kepada ibu nya
" bu amel berangkat dulu ya"
" berangkat sama siapa kamu? "
" sama citra bu"
" mana citra nya? "
" ada di mobil nunggu aku"
" ayo ibu antar keluar" ibu nya amel pun keluar rumah
__ADS_1
" ibu kita berangkat dulu ya" ucap citra yang melihat ibu nya amel
" Terima kasih ya sudah mau jemput amel "
" iya bu gak papa"
" Terima kasih loh nak lee sudah repot repot" ucap Ibu nya amel yang tidak enak melihat. lee karena ekspresi lee yang dingin
" iya " sahut lee datar. bukan nya lee marah tapi memang begini lah sikap lee dengan orang yang tidak terlalu dia kenal tapi padahal dia orang nya baik cuman hanya sedikit mesum.
" kita berangkat bu"
" iya hati hati"
tanpa berkata apa apa lee menutup kaca mobil nya dan menjalankan mobil nya dengan kecepatan standar.
sepanjang perjalanan merek hanya terdiam, citra dan amel sibuk dengan ponsel mereka masing masing sedangkan lee dia tetap pokus ke arah jalan tapi terkadang dia melirik ke arah citra. sebenar nya dia sangat penasaran dengan siapa citra whatsapp an.
" kamu chat sama siapa? " tanya lee
" gak ada aku cuman buka buka instagram "
" tapi tadi phi liat kamu balas chat, chat siapa? "
" oh tadi chat teman aku"
" cowo apa cewe ? "
" cowo"
" oh.. " lee cuman mengeluarkan kata kata oh seperti tidak suka mendengar citra dengan dengan cowo. dia terlalu posesif kepada adik perempuan nya ini.
" mamah sama papah akhir bulan mu ke thailand "
" papah ada urusan di sana dan sekalian mau kerumah oma opa, kamu mau ikut? "
" gak aku kuliah. phi aja yang ikut"
" gak bisa nong. phi kan harus jalan kan pekerjaan papah di sini selama papah di Sana''
" berapa lama papah di thailand? "
" kalo pekerjaan nya selesai cepat mungkin dua minggu tapi kalo pekerjaan nya selesai agak lama ya bisa jadi satu bulan"
" satu bulan? "
" iya memang nya kenapa? "
" terus yang siapin makan di rumah siapa kalo gak ada mamah''
" ya kan ada pelayan di rumah, kalo kamu keberatan ya kamu ikut mamah aja"
" aku baru masuk kuliah masa langsung libur, gak ah"
amel yang mendengar percakapan citra dan kakak nya dia sudah begitu yakin kalo citra memang bukan anak orang biasa melainkan dia anak orang kaya.
" pasti orang tua nya citra memiliki perusahaan" ucap amel dalam hatinya
mereka pun sampai di depan kampus. saat citra dan amel ingin membuka pintu mobil nya lee malah menahan nya
" tunggu sebnmentar " ucap lee nya seperti nya citra lagi meninggalkan sesuatu di mobil nya.
__ADS_1
" apa phi aku udah telat nih" ucap citra nya bete
" ada yang kamu lupa" ucap lee
amel yang mendengar nya juga bingun barang apa yang ketinggalan di mobil nya lee.
" gak ada phi aku gak mengeluarkan sesuatu di mobil nya phi"
" bukan barang" ucap lee nya
citra sudah mengerti apa yang di maksud lee tampan berkata apa apa lagi citra langsung menempelkan pipi nya ke pipi lee dengan muka bete dan tidak suka nya . tingkah laku berdua beradik ini membuat amel tambah heran dan gemas. menurut amel ini bikin gemas baru kali ini dia menemukan dua saudara tapi seperti sepasang kekasih yang saling menyangi lebih dari pacar.
citra hanya menempelkan pipi kanan dan pipi kiri nya namun itu tidak membuat lee puas, dia pun langsung mengraih wajah nya citra dan mencium pipi kanan, pipi kiri kening dan yang terakhir bibir walau cuman sekilas.
" aduh.. gue serasa jadi obat nyamuk, nasib jomblo" teriak amel
" phi.... ingat pesan mamah" ucap citra sambil mendorong wajah tampan nya lee
" gue juga jomblo Mel" sahut citra
" huh.. cuman citra yang berani mendorong wajah tampan gue" ucap lee mengeluh sambil merapikan rambut nya
" biarin, dan aku mau ke kelas " ucap citra
" iya tuan putri. jam 15.00 phi jemput "
" gak usah " citra kembali berteriak
" cit jangan teriak teriak malu kelihatan orang" tegur amel
" pagi pagi udah bikin gue emosi aja" ucap citra
" lah gue pagi pagi udah liat pemandangan indah"
" pemandangan indah lo bilang? pemandangan indah muka lo"
" ih beneran cit gue baru ini liat orang saudaraan malah kaya pacaran, khawatir kakak lo itu aja kaya khawatir sama pacar"
" gak biasa aja" ucap citra yang berjalan mendahului amel
" citra tunggu gue... ih kebiasaan selalu ninggalin gue" ucap amel sambil mengejar citra. saat citra mengejar citra dia malah ketabrak dava yang sedang asik main HP sambil berjalan.
" ma.. maaf.. " ucap amel antara gugup dan kagum melihat ketampanan dava
namun dava tidak membalas kata maaf nya amel dia langsung meninggalin amel.
" kenapa selalu ketabrak dengan cewe itu terus " ucap dava kesal
di kelas amel malah melamun
" seandainya jodoh gue itu dava ya, gue bakalan bahagia banget"
" apa lo bilang? " tanya citra yang duduk di samping nya amel " jangan mimpi terlalu jauh deh lo"
" iihh citra kok bilang gitu gak dukung teman nya banget sih" ucap amel nya
" siapa tau gue jodoh nya dava hahaha " citra tertawa lepas
" ih jahat banget sih cit"
" gak kok gue udah ada kok cowo yang gue suka "
__ADS_1
" siapa cit? kakak lo tau gak? lo kan harus lapor sana kakak lo"
" ih ngapain gue harus lapor"