The Effect

The Effect
31di pesta ultah Ester


__ADS_3

" udah gak usah ragu Lo tenang aja mereka gak akan permalukan Lo kan.ada gue dan kak Lee, udah sana ganti baju gue tunggu"


amel sudah selesai make up dia Hanyar menggunakan baju dres biasa yang kelihatan sekali baju murah, lain dengan citra penampilan nya malam ini benar benar cantik dan tidak kalah mewah dengan cewe lain. mana mungkin seorang anak pengusaha besar dan donatur terbesar di kampus seperti citra datang ke pesta dengan penampilan sederhana .


"Lo cantik kok mel" biar bagaimana pun penampilan amel citra terus terusan memuji amel


amel hanya tersenyum tipis


"ayo kita berangkat kakak sudah gak sabar mau pesta dan ketemu sama cewe cewe cantik di situ


" awas nya kalo kakak sampai mabok" ucap citra, kebiasaan Lee setiap ada pesta dia selalu mabok


"huh.. gak asik" ucap Lee pasrah


mereka pun berjalan menuju rumah nya Ester yang cuman beberapa langkah dari rumah nya amel


"kok gelap sih cit?" tanya amel bingung, baru kali ini amel bisa datang ke pesta ulang tahun


hanya lampu remang remang yang bernyala di dalam itu


" gak tau Mel, mungkin ada game kali ya"


"gue suka nih kalo pesta nya kaya begini" ucap Lee yang langsung mau menyelonong pergi


" kakak mau kemana, kakak gak boleh kemana mana"


"duh.. gini amat ya" ucap Lee


"oh jadi itu rumah cewe yang ngutang duit sama gue" ucap Dava dari dalam mobil, Dava juga dapat undangan dari Ester dan dia pun turun dari mobil


"kok gelap sih" tanya Dava


" acara akan kita mulai, kita akan mengadakan game sebelum game nya di mulai saya ingin menjelaskan dulu " ucap MC di acara itu " lampu sengaja kita matikan, jadi peraturan nya apabila musik di mulai kalian harus cari pasangan untuk berdansa, bagi yang memiliki pasangan saling lah berpegangan jangan sampai pasangan kalian di ambil yang lain hehe bagi yang tidak dapat pasangan saat lampu bernyala akan kita berikan hukuman " ucap MC itu.sambil tertawa


"berdansa, bagaimana gue yang gak bawa pasangan" ucap Dava dalam hati namun secara samar samar Dava data yang dia kenalin dari bentuk tubuhnya dan dia pun berjalan menuju kerumunan


lampu pun semakin gelap


"cit gue takut gue harus danca sama siapa?" tanya amel yang gak pernah berdanca

__ADS_1


" danca aja Mel kan di situ juga banyak cowo cowo yang sendiri" sahut citra


"Lo danca sama siapa ?"


"siapa aja kan ini cuman permainan mem, gak usah di bikin pusing "


amel pun pasrah dan musik mulai di mainkan


citra sudah mulai berdanca dengan ornag yang juga dia tidak kenal dan sedangkan Lee juga asik berdanca dengan cewe cewe cantik. jiwa playboy nya Lee malam ini terpancing


musik terus terusan di putar "hallo mau danca sama gue" ucap amel bertanya dengan laki laki yang di sebelah nya namun laki laki itu malah membalikkan badan nya


beberapa menit kemudian ada yang mengraih pinggang amel untuk berdanca


amel merasa gemetar sekaligus gugup, baru kali ini dia berdanca dan sedekat ini dengan laki laki, di tambah lagi laki laki yang tidak dia kenal .


"aduh apa masih lama lampu nya bernyala" batin amel berbicara


laki laki itu terus terusan menuntun amel untuk berdanca dan dia meletakkan tangan nya amel ke atas pundak nya


"duh semoga aja gue hari ini gak di permalukan lagi sama yang lain, semoga nih cowo baik baik aja " batin amel pasrah


amel mencoba melihati wajah lelaki itu namun suasana yang begitu gelap membuat dia tidak bisa melihat apa apa


"apa begini pesta orang kaya ada game games nya" ucap amel namun dia tetap tidak ada jawaban dari laki laki itu


yang di rasakan saat bersama laki laki itu cuman wangi farpum yang begitu enak, amel mencoba menenangkan jantung nya dengan cara menutup mata nya


beberapa menit kemudian musik pun berhenti dan lampu pun bernyala namun amel belum membuka mata nya posisi tangan yang masih melingkar di leher lelaki itu. sontak membuat amel sadar kalo lampu sudah bernyala namun dia tidak berani langsung menatap orang yang di depan nya. yang membuat amel heran kenapa semua cewe cewe di situ melihat amel seperti tatapan yang terjadi sesuatu


" Mel.." panggil citra


"pasti gue akan di permalukan Ester lagi" batin amel berbicara "kalo memang nasib malam ini harus gue yang di permalukan gue ikhlas aja" ucap nya dalam hati


"huuuuh" amel mencoba menarik napas untuk menenangkan jantung nya.


saat dia melihat seorang laki laki itu amel langsung kaget dan melepaskan tangan nya yang melingkar di leher laki laki itu


"ih kok bukan gue sih, malah si gendut itu" keluh Ester sama teman teman nya

__ADS_1


" ganteng" ucap amel tanpa dia sadari saat melihat laki laki yang di depan nya .. siapa yang tidak terpesona dengan ketampanan Dava. ya seorang Dava yang tadi berdanca dengan amel


"Mel sadar Lo" citra mencoba menyadarkan amel


saat amel sadar dia pun langsung kabur keluar, yang ada di otak nya saya melihat Dava cuman utang utang sedangkan dia masih gak ada uang


"ada apa nih "


"kenapa Dava mau berdanca dengan nya"


" apa mereka pacaran"


"tidak ini kan cuman permainan " terdengar suara yang keluar dari mulut orang yang ada di situ


amel kabur untuk menghindari Dava namun Dava malah mengikuti nya


"tunggu" ucap Dava tegas saat amel yang berada di halaman nya


langkah nya citra pun terhenti "aduh mati gue, malam ini gue tidak di permalukan orang namun melihat Dava masa seperti di kejar monster tampan


"kenapa Lo kabur melihat gue, apa Lo lupa?" tanya Dava yang berada di depan amel


amel cuman bisa menunduk tidak berani memandang wajah nya "mana mungkin gue lupa gue pasti akan bayar semua nya, tapi gue minta waktu ya untuk saat ini plus beri gue waktu" amel memohon sambil memegang tangan nya Dava "lagian kan kemaren lo sendiri yang mau pinjamkan gue duit bukan gue" amel mencoba membela diri nya agar tidak terus terusan di tindas Dava


"Lo ya di tolong bukan nya terima kasih malah bilang begitu" Dava kesal mendengar perkataan citra


" iya maaf, gue janji deh nanti gue bayar, ini gue juga lagi cari kerja"


" sini handphone Lo" Dava meminta handphone yang ada di tangan nya amel


" buat apa?"


"siniin hp Lo "


dengan pasrah amel mengasihkan handphone dia sangat penasaran apa yang Dava lakukan


"handphone gue murah gak cukup untuk melunasin utang gue"


"siapa yang mau ambil handphone Lo, nih gue kembalikan handphone Lo"

__ADS_1


__ADS_2