The Effect

The Effect
34


__ADS_3

"oke gak pengen minta tolong dengan saya, tapi apa kamu mau melihat ibu kamu mati karena kamu tidak berusaha?"


lagi-lagi Dava mengancam amel seperti itu


"aku harus bisa cari uang untuk bayar utang dengan orng ini " ucap amel dalam hati.


"tugas kami di sini gampang kok gak susah" ucap Dava


"apa tugas saya, apa yang harus saya kerjakan?"


"yah kamu bantu saya seperti siapkan saya makan setiap pagi, sore dan malam dan kamu yang juga harus mengantarkan pakaian kotor saya ke laundry, dan kamu juga harus beresin rumah ini"


"hah.... tugas itu tidak sedikit tapi menumpuk " ucap amel kesal "mana mungkin saya bisa membereskan semua itu sendiri dan gak mungkin saya bisa siapkan makan kamu pagi, siang, malam, ibu pasti akan marah kalo mengira aku keluyuran.. kenapa kamu tidak beli saja makan itu bukankah kamu orang kaya seharusnya kamu bisa beli makanan apa yang kamu mau"


"aku bosan makan di luar dan saya ingin makan makanan seperti yang kamu jual "


"hah.... kamu tau saya jualan?" amel kaget mendengan ucapan Dava yang mengetahui kalo dia jualan


Dava tidak menjawab pertanyaan nya Dava pergi begitu saja meninggalkan amel ke kamar


"berarti selama ini dia tahu kalo aku sering liatin dia kalo dia berada di cafe seberang warung ibu" ucap amel dalam hati nya


"mana mungkin dia gak liat, badan aku sebesar ini pasti dari jauh bagaimana pun pasti akan kelihatan" ucap amel sambil mengaca


"tidak usah ngaca selama apapun kamu ngaca badan kamu tetap seperti itu" ucap Dava saat turun dari anak tangga


"punya mulut pedas banget " ucap amel dalam hati


"ayo berangkat "


"kemana?"


"kampus, memang nya kamu gak masuk kuliah, kamu mau bolos kuliah?" tanya Dava "kalo memang kamu mau bolos biar nanti saya yang anak bilangin sama dosen kamu"


"enggak aku gak ingin bolos kuliah tapi aku gak mau berangkat kuliah dengan mu"


"mulai sekarang aku bos mu jadi kamu harus menuruti apa kata mu" ucap Dava "nih bawa" Dava menyodorkan tas leptop kepada amel untuk di bawa nya


"dasar orang kaya, sombong"ucap amel dalam hati . walaupun amel mengeluh dengan tingkahnya dia tetap mengikuti perintahnya Dava


saat di perjalanan amel satu mobil dengan dava, amel mengambil foto dirinya dan juga terlihat Dava di sampingnya. foto yang menunjukkan dua jari yang akan di kirimnya kepada citra


"kamu mengambil foto seperti itu sama saja nanti kamu yang akan dipermalukan orang" ucap Dava


"hah kenapa aku yang akan di permalukan orang?" tanya amel heran dengan kata-kata Dava


"iya kan aku ganteng" ucap Dava dengan pedenya


citra mulai mengucek-ngucek matanya karena silau dengan matahari yang mulai masuk ke dalam kamar Lee


"hah..." ucap citra kaget melihat pesan yang di kirim amel


"hhhmm" Lee mengeluarkan suara nya dan mempererat pelukan nya

__ADS_1


"ih kakak" ucap citra yang ingin melepaskan tangan Lee


" ada apa?" tanya Lee dengan suara seraknya "kenapa kamu sampai berteriak seperti itu?"


"coba kakak liat foto Amel" citra menunjukkan foto Amel


"kenapa apa ada yang aneh?" tanya Lee


"kok bisa amel satu mobil dengan dava"


"heheh" le hanya tersenyum "kakak masih ngantuk, kepala kakak pusing" ucap Lee yang merasa pusing karena tadi malam dia mabuk berat


"aku mau mandi, mau kuliah" ucap citra yang langsung meninggalkan Lee


" aagghhh" teriak Lee saat citra meninggalkan nya


jam sudah menunjukkan pukul 08.00 citra sudah siap untuk berangkat kuliah


"pagi mah" sapa citra kepada mamahnya yang sedang menikmati buah di meja


"pagi sayang...kamu memang siang ya masuk kuliah nya"


"iya mah jam 09.00" jawab citra


"oh gitu, kakak kamu mana?"


"tadi belum bangun mah "


"gak tau mah katanya tadi masih pusing"


"pusing? apa kakak kamu tadi malam minum lagi?" tanya mamah nya


"iya mah, padahal aku sudah melarangnya tapi tetap gak bisa kakak malah sibuk sama cewek-cewek "


"duh Lee kapan kamu berubah nya" ucap mamah nya kesal "bagaimana nanti kalo mamah dan papah gak ada di rumah, mamah gak menjamin dia bisa berubah atau gak"


"mamah mau kemana?"


"mamah dan papah mau ke Thailand selama dua bulan papah ada urusan bisnis di sana dan juga ada sepupu kamu yang menikah, jadi nanti kamu dan kakak juga harus nyusul kesana kamu harus izin kuliah dulu satu Minggu gak papa kan?"


"iya mah, mah bisa gak kalo aku di Thailand aku jalan-jalan dulu aku mau lihat-lihat artis Thailand, aku mau ke gedung gmmtv "


"boleh aja, silahkan "


"makasih mamah, mah aku berangkat dulu ya"


"habisin dulu susunya "


"iya mah" citra pun langsung menghabiskan susu yang ada di gelasnya


"mah aku berangkat sendiri ya bawa mobil" tanya citra


"silahkan... kan itu mobil kamu sendiri "

__ADS_1


"maksih mah dah..." citra pun mencium pipi mamahnya


"hati-hati di jalan sayang"


"iya mah" ucap citra


"citra sudah tidak sabar pergi ke kampus untuk bertanya tanya kepada amel


beberapa menit kemudian citra pun sampai di parkiran kampus


Ester dan temannya tak henti-hentinya melihat citra yang baru keluar dari mobil nya itu


"apa lihat-lihat ada masalah?"


"ih gitu aja sombong banget" ucap Ester


"wajar gue sombong gue punya " sahut citra


Ester dan teman-teman nya langsung terdiam mendengar ucapan citra


"dari pada gue ngeladenin mereka mending gue temui amel.. gue udah penasaran dengan kisahnya" ucap citra dalam hati


"mell..." teriak citra dari depan kelas


"apa?" sahut amel


"gue penasaran sama cerita lie kok bisa Loe sama..."


"shuuutt.... jangan bilang nama nya" amel menahan omongan citra agar tidak keceplosan


"bagaimana Lo bisa sama Dava" ucap citra dengan suara pelan


"mulai sekarang gue jadi pembantunya Dava" jawab amel


"ini musibah atau kesempatan buat Lo Mel?"


"gue juga gak tau cit huh"


"terus motor loe mana?"


"tadi gue mau berangkat pakai motor tapi di suruh dia ikut sama dia, nanti pulang gue ikut sama loe ya"


"iya nanti gue yang antar Lo"


"tapi maksud dari kerja sama dia gimana low bersihkan rumahnya?"


"iya cit gue harus siapkan makan dia siang, sore dan malam"


"apa bisa Lo atur waktu Lo buat dia dan dan ibu loe Mel"


"maka nya gue juga bingung, Lo mau gak pinjamin gue yang cit 20juta "


"sungguh malang nasib Lo Mel.. iya nanti gue pinjamin lie uang "

__ADS_1


__ADS_2