The Effect

The Effect
32 dapat telpon


__ADS_3

"siapa yang mau ambil handphone Lo, nih gue kembalikan handphone Lo"


Dava pun langsung meninggalkan amel semdiri di halaman itu , sedangkan Mel masih terdiam kaku di luar


"Mel Lo kenapa?" tanya citra


"hiks..hiks..hikss" tangis amel pun pecah di pelukan citra


" Lo kenapa kok nangis, Lo di apain Dava"


" Dava menagih duit yang gue pinjam cit, gue masih gak ada duit nya dan Lo tau gak dia tadi marah banget sama gue " ucap amel sambil terbata bata karena menangis


" sudah dong jangan nangis terus nanti make up Lo luntur " citra menghapus air mata nya amel " udah Lo tenang aja nanti kalo Dava marah marah lagi sama Lo biar gue yang bela Lo, atau kalo perlu gue yang ganti uang nya Dava, udah loe jangan nangis terus, mending kita masuk aja "


"tarik napas buang.." amel menarik napas panjangnya untuk menenangkan pikiran nya


"ayo Mel kita masuk aja"


amel dan citra pun kembali masuk ke dalam pesta untuk memberi ucapan selamat untuk Ester


"terima kasih ya kak sudah sempatkan datang ke ulang tahun aku" terdengar suara Ester sata bicara dengan Dava


"iya sama sama, selamat ya" balas Dava sembari mengasihkan sebuah kado untuk Ester


"selamat ulang tahun Ester" ucap citra


"selamat ulang tahun Ester" sahut amel sambil wajah menunduk karena ada dava.


"huh Lo.. gue kira loe gak berani datang ke acara gue, kan di sini semua orang kaya" ucap Ester yang ingin mempermalukan amel di depan Dava


amel hanya menundukkan wajah nya dan tatapan Dava terus berarah ke arah amel. semburat amel semakin gugup


"kalo orang itu mau ikutan permalukan gue di depan orang banyak ini gue terima kok" batin amel berbicara


"kamu kesana dulu ya" ucap citra sambil menarik tangan nya amel "kakak gue mana ya?" tanya citra


semenjak game tadi Lee berpisah dari citra dan sekarang dia malah sama sekali tidak terlihat


"nanti dia juga pasti temuin Lo cit" ucap amel


"iya gue tau, tapi yang gue khawatir kan itu takut dia kebanyakan minum mel, nanti papah marah kalo dia mabuk."


"ya udah kita cari makan aja yu" aja amel


jam sudah menunjukkan pukul 23.30 acara sudah berakhir para tamu undangan sebagian sudah pada pulang namun amel dan citra masih berada di depan rumah nya amel, mereka masih menunggu Lee yang masih belum ketemu


" duh kemana sih kakak gue ini" ucap amel bete menunggu Lee yang belum juga datang


tiba tiba Dava lewat dengan Ester dengan posisi ester menggandeng tangan nya Dava


" mereka pacaran ya Mel?" tanya citra saat melihat tingkah laku nya Ester


" gak tau gue mungkin aja, amit amit gue punya pacar sedingin itu " ucap amel " udah dingin nyeremin lagi" ucap amel yang begitu ketakutan saat melihat Dava


tiba tiba Lee datang dengan jalan sempoyongan dan teman nya Ester nya yang menggandengnya tangan nya Lee.

__ADS_1


citra benar benar murka saat melihat Lee mabuk begitu


"tuh kan Mel mabuk kan, nyusahn aj" keluh citra


"kok bisa begini?" tanya citra kesal dengan kedua cewek yang membawa Lee


"di kebanyakan minum" sahut fellin


" hallo sayang " sapa Lee dengan suara mabuk


"sayang sayang cepat pulang" ucap citra kesal


"sini kunci mobil nya biar phi yang bawa"


"aku masih mau hidup" ucap citra sambil membuka pintu mobil untuk Lee, dia yang akan membawa mobil nya


"Mel gue pulang dulu ya"


" iya hati hati ya"


"dah.." citra pun langsung melajukan mobil nya


di perjalanan


"kakak kenapa sih mabuk terus? nanti aku kak yang di salahkan papah, kakak suka ya kalo aku di marahin papah, tadi kan kakak janji sama aku gak bakalan minum tapi kenapa kakak minum " tanya citra dengan suara berat dan begitu kesal dengan Lee


namun Lee tidak menjawab pertanyaan nya citra, dia malah tidur di mobil


" huh.." citra menarik napas nya


beberapa menit kemudian citra pun sampai di depan rumah nya


"pak tolong buka pintu gerbang nya" teriak citra kepada scurity


tanpa di perintah ke dua kali pak teguh langsung membuka kan pintu gerbang


" silahkan non" ucappak teguh


"makasih pak"


mobil sudah terhenti di depan rumah..


" kakak bangun " citra membangun Lee sambil menepuk nepuk pipi mulus nya Lee


"kakak bangun" citra terus terusan membangunkan Lee namun Lee tetap tidak sadarkan diri


" pak tolong saya" pangg citra kepada pak teguh


" ada apa non?"


" tolong bantu saya bawa kak Lee"


" tuan Lee kenapa non?"


" biasa lah pak kerjaan nya kakak selalu mabuk kalo di acara pesta

__ADS_1


" baik non saya akan bantu bawa tuan Lee"


" papah.sama mamah sudah tidur apa belum pak?"


"lampu rumah sudah mati non kaya nya sudah pada tidur"


" huh syukurlah, kalo gak aku pasti akan di marahin papah kalo liat kakak mabuk begini, ya udah ayo pak bawa ke dalam"


pak teguh pun membawa Lee masuk ke dalam rumah nya yang di ikuti citra dari belakang


"sebentar pak saya mau menyalakan lampu dulu"


saat citra menyalakan lampu tiba tiba ada Kiki yang datang dari dapur dengan membawa gelas berisi air putih


" kenapa tuan Lee?" tanya Kiki


" mabuk" sahut citra dengan suara pelan agar ornag seisi rumah tidak mendengar


tapi usaha nya citra malam ini sia sia


" ada apa?" terdengar suara berat dari laki laki tua. siapa lagi kalo bukan papah nya


" papah" ucap citra dengan wajah takut nya


" kenapa dengan Lee?" tanya papah nya kembali dengan tatapan tajam


" kakak kebanyakan minum pak, papah belum tidur " sahut citra dengan takut


"papaph baru selesaikan pekerjaan papah, sudah malam bawa Lee langsung ke kamar nya, papah mau istirahat"


" iya pah"


" oh ya, sebelum tidur tolong gantikan baju kakak kamu, jangan biarkan dia tidur dengan pakaian itu"


" aku pah?"


" kalo kamu gak mau, kamu minta tolong pelayan di sini aja, atau Kiki aja"


"baik tuan" dengan cepat kiki mensetujui perintah tuan nya


"siapa yang tidak mau melihat badan laki laki itu" ucap Kiki dalam hati sambil senyum senyum


" ayo non kita bawa ke kamar, saya sudah tidka sanggup" ucap pak teguh yang sudah mulai keberatan menahan beban badannya Lee


" eh maaf pak, ayo" citra pun langsung membuka kan pintu kamar nya Lee


"huuh ternyata tua Lee berat juga, kalo begitu saya kembali ke pos lagi non"


" iya pak"


" baik kalo begitu saya mau ganti baju tuan Lee" ucap Kiki yang bersemangat ingin melepas kancing baju nya Lee


" hhmm Ki.. gak usah deh biar aku aja"


" tapi non"

__ADS_1


" iya gak papa kamu kembali ke kamar kamu aja"


" huh gagal deh" batin Kiki berbicara


__ADS_2