The Effect

The Effect
29


__ADS_3

citra berangkat ke kampus dengan Lee


Tit...tit..tit.. Lee sudah membunyikan klakson mobil nya karena terlalu lama menunggu citra yamg tak kunjung datang juga


" sabar Lee" teriak mamah nya


" citra nya mana mah?" tanya Lee


" itu adek kamu lagi turun tangga"


"huh lama banget" keluh Lee


" mah aku berangkat ya" citra bersaliman dan mencium pipi kanan dan kiri mamah nya


" iya sayang, cepat masuk nanti kakak kamu marah marah lagi"


" iya mah" citra pun langsung masuk ke dalam mobil nya


" dah mah" ucap Lee


" hati hati nyetirnya Lee"


" oke mah" Lee pun langsung melajukan mobil nya


beberapa menit kemudian citra dan Lee pun sampai di depan kampus


" sebentar sebelum turun kamu harus terima kasih dulu sama kakak"


" terima kasih apa?" tanya citra bingung dengan ucapan Lee


" ya terima kasih aja, "


" aku udah telat nih kak" ucap citra


" kamu selalu ya kalo di suruh cium itu selalu alasan macam macam" ucap Lee kesal " udah kakak gak mau jemput kamu lagi"


cup..cup citra mencium pipi nya Lee membuat Lee tersenyum lebar


" kakak terlalu tampan membuat aku malu untuk mencium kakak" bisik citra di teringa Lee


" ih dasar ya kamu"


" dah aku masuk dulu, aku udah telat nih"


" iya nanti kalo kakak jemput kakak gak mau lama lama nunggu "


"siap.. hati hati di jalan ya kak " citra mengijipkan sebelah mata nya untuk merayu Lee


"ih awas ya kamu" ucap Lee gemas melihat citra


citra pun berjalan ke dalam kelas dengan senyum yang sembringan. rasa nya hati dia hari ini benar benar bahagia


" pagi Mel" sapa citra sambil tersenyum


" pagi" amel membalas sapaan citra dengan datar


" Lo kenapa? apa ibu masih sakit" tanya citra khawatir dengan amel


" ibu sudah pulang tapi ibu sudah tidak bisa berjualan lagi, cit bantu jua cari jalan keluarnya untuk masalah ini cit" amel merengek kepada citra


" jalan keluar? duh Mel sepagi ini Lo masih minta gue cari jalan keluar, otak gue aja masih belum jalan " ucap citra bercanda


" terus sama siapa lagi gue curhat cit? gue setres cit gimana cara nya bertahan hidup dengan ibu dan harus membayar utang 20juta cit"


"utang yang kemaren apa masih belum Lo bayar?"

__ADS_1


" bagaimana Mau bayar, buat bayar kuliah aja gue bingung"


" memangnya Lo ngutang sama siapa sih ?"


"sama orang lah " amel tidak mau bilang kalo dia ngutang sama Dava, citra merasa tidak tega berbagi cerita bahagianya pagi ini kepada amell.


saat mereka asik berbicara dosen pun dtaang


"selamat pagi, kita mulai perkuliahan hari ini"


beberapa jam kemudian perkuliah pertama telah selesai dan mata kuliah kedua juga kosong


"Mel ke kantin yu" ajak citra


"hhmm gimana ya?"


" ayo nanti gue teraktir deh "


" beneran ya?"


" iya.. "


saat merek berjalan menuju kantin ester dan teman teman nya mencegat nya


" apa apaan nih?" tanya citra marah


" santai dong, kali ini gue gak mau buang buang tenaga untuk ladenin Lo berdua tapi gue cuman mau ngasih undangan ulang tahun gue kepada Lo berdua"


"hah berarti ulang tahun gue samaan dong dengan Ester" ucap citra dalam hatinya


"ayo cit jadi gak kita ke kantin?"


" jadi dong, ini acaranya di rumah.ester yang di samping Lo ya Mel?"


" iya.. Lo datang gak"


" oh ya udah "


mereka pun tiba di kantin amel dan citra langsung memesan makanan, saat mereka asik ngobrol tiba tiba amel bertingkah aneh lagi


" ada apa sih Mel?" tanya citra


" Lo diam cit gue sembunyi Sama Lo"


citra melihat ada Dava yang lewat dengan tatapan tajam ke arah amel


"Lo gak usah sembunyi Dava usah liat Lo duluan Mel"


" duh mati gue cit" amel begitu gelisah saat melihat Dava


" emang Lo ada masalah apa sih cit?"


" gue ada utang sama Dava"


" utang sama Dava berapa?"


" 20 juta cit"


" hah 20 juta kok bisa sebanyak itu "


" iya cerita nya panjang "


" maka nya cerita sama gue mel, biar Lo gak setres sendiri"


" kan kemaren ibu masuk rumah sakit terus kan gue harus bayar uang administrasi tapi uang gue gak cukup cit terus tiba tiba ada Dava di belakang gue dan dia langsung mengeluarkan kartu Kredit nya untuk biaya administrasi nya dan dia juga bilang kalo itu bukan cuman cuman bantu aja tp gue harus mengembalikan nya, ya Maslaah mengembalikan sih pasti. gue kembalikan kalo.duit nya sudah ada tapi dia juga ada syarat yang gue gak tau cit.. " terlihat dari wajah nya amel memang lagi tertekan

__ADS_1


" bagus dong itu arti nya Lo berdua nanti bisa lebih dekat"


" bagus apanya, liat dia aja gue kaya melihat malaikat pencabut nyawa"


" memang nya Lo pernah liat malaikat pencabut nyawa"


" ya gak pernah sih,.tapi seram aja liat tatapan tajam dia kaya gitu"


" orang ganteng kaya gitu malah di bilang seram "


" cit bantu gue. dong "


" bantu apa Mel gue juga bingung"


" ya jadikan gue pembantu di rumah Lo gue juga gak apa apa demi bisa bayar utang "


" jadi pembantu? mana gue tega sih Mel jadiin Lo pembantu, lagian juga masalah terima pembantu itu kan mamah"


" gimana kalo gue jadi asisten pribadi kakak Lo aja sekalian cuci mata hehe" ucap amel sambil tertawa


" ada ada aja sih Lo, udah Lo sabar aja kalo Dava menagih uang nya ya Lo tinggal bilang aja kalo masih belum ada uang nya untuk membayar dan gue pikir-pikir ini semua bukan salah Lo salah Dava nya dong kan dia yang tiba-tiba datang minjamim uang nya"


" maka nya gue juga berpikir nya begitu cit, gue gak ngerti apa mau nya tuh orang, atau dua cuman mau ngerjain gue atau senang liat hidup gue tambah sengsara"


" gak lah.. berdoa aja semoga dia jatuh cinta sama Lo Mel"


" cit.gue lagi gak mood ya membahas soal suka suka"


"hhm ya udah, hhm Mel?"


" apa "


" Lo gak mau ngucapin gue?"


" ngucapin apa?"


" hari ini gue juga ultah Mel, cuman Li teman baik gue yang gak ngucapin "


" astaga cit, gue kan gak tau tanggal lahir Lo"


" tapi ini kan Lo udah tau"


" ya udah selamat ulang tahun ya citra semoga selalu jadi teman terbaik gue, sahabat gue, semoga panjang umu, sehat selalu"


" aminn makasih doa nya Mel"


" apa Lo udah dapat hadiah dari keluarga dan kakak Lo"


" dari mamah sudah kalo dari papah kata nya habis pulang kuliah ini tapi dari kakak Lee gak ada"


" wih dapat apa aja Lo cit?"


" gue gak enak bilang nya sama Lo"


" bilang aja gak papa"


" maaf ya Mel sebelum nya buka nya gue sombong tapi kan Lo yang mau tau"


" iya santai aja"


" mamah beri ini" citra menunjukkan kalung berlian yang di pake nya


" duh cit bagus banget, terus papah Lo beri apa"


" papah.minta pulang kuliah ini gue menemui dia di showroom mobil tapi gue gak tau mobil apa yang dia beli"

__ADS_1


" duh cit enak banget sih jadi Lo, gue jadi pengen "


__ADS_2