
"aduh papah membahas masalah ke barat lagi padahal rencana malam ini gue mau ke barat ultah nya dewi" ucap lee dalam hati
" apa lee yang kamu pikirkan lee? " tanya papah nya yang melihat raut wajah nya lee
" enggak ada kok pah "
" kenapa kamu mau ke bar lagi? "
" enggak kok"
" awas ya kamu"
" iya.. "
" sudah pah kamu jangan marah marah terus nanti kamu sakit" mamah nya mulai menenangkan hati papah nya
" papah masuk kamar dulu"
" baik pah" sahut citra dan lee berbarengan
" mamah masuk kamar juga ya, kalian istirahat ya" ucap mamah nya
" iya mah"
" huuh " lee menarik napas panjang
" kenapa? " tanya citra heran
" padahal malam ini ada janji sama teman mau ada party ultah teman" ucap lee
" terus? "
" boleh minta tolong gak temanin phi keluar sebentar "
" kemana? ini sudah jam berapa phi
" ke bar!! pliss " lee memohon kepada citra
" aku gak berani nanti papah marah lagi sama aku "
" kita alasan kemana gitu mau cari makan atau kemana gitu"
.
" gak aku gak berani, aku mau tidur aja capek besok ada kuliah pagi"
" hmm kamu gak asik "
" biarin" citra pun langsung meninggalkan lee dan masuk menuju kamar nya
__ADS_1
jam sudah menunjukan pukul 23.00 dengan pakaian santai nya lee mengambil kunci mobil dan diam diam dia pergi ke bar karena dia sudah janji kepada teman teman nya. dia paling tepat janji kalo sudah ada janji ingin ke bar ya bisa di bilang itu refresing bagi nya. bisa liat cewe cewe seksi di sana
" pak bukain pager untuk saya" lee menelpon ke pos nya pak teguh. malam malam begini tidak mungkin dia membunyikan klason mobil nya sekeras seperti siang hari bisa bisa papah dan seisi orang di rumah itu bangun. kalo sampai papah nya bangun bisa gagal rencNa nya malam ini.
" baik tuan" pak teguh menurut aja apa kata lee
" oh iya satu lagi, bapak jangan sampai ketiduran nanti saya pulang sekitar jam 2 an "
" baik tuh"
lee pun menutup telpon nya..
" aduh tuan lee ada ada aja pulang sampai jam 2 kenapa sekalian aja gak usah pulang " omel nya pak teguh
dari arah kejauhan sudah kelihatan cahaya lampu mobil nya les dengan segera pak teguh membuka kan pintu gerbang
" ingat pesan saya" ucap lee sambil ber lewat
" siap tuan"
mobil lee pun langsung melaju dengan kecepatan tinggi, pak teguh cuman bisa mengelus dada " punya majikan seperti tuan lee harus banyak banyak bersabar"
jam sudah menunjukkan pukul 02.30 pagi dengan sempoyongan antara sadar dan tidak sadar karena pengaruh alkohol lee menyetir mobil nya. sesampainya di depan rumah nya pak teguh yang melihat cahaya lampu mobil lee pak teguh langsung membuka kan pintu gerbang nya. tanpa basa basi lee langsung menggas mobil nya masuk ke halaman rumah nya. tanpa berkata apa apa lee langsung melewati pak teguh.
lee masuk ke dalam rumahnya sambil berjalan sempoyongan. terlihat lampu dapur yang masih bernyala lee pun menuju ke ruang dapur terlihat bi inah yang masih beres beres.
" tidak tidur? " tanya lee dengan suara serak nya
" cepat tidur nanti sakit saya gak tanggung jawab" lee berusaha mengalihkan pertanyaan
" baik tuan"
lee pun masuk ke kamar, namun dia tidak menuju kamar nya melainkan kamar nya citra
' tok... tok... tok... " lee mengetuk pintu kamar nya
dengan mata ngantuk berat citra beranjak dari tempat tidur nya " siapa yang mengetuk pintu di tengah malam begini" ucap citra sambil mengomel.
tok... tok... tok.. " lee kembali mengetuk pintu
" sebentar " teriak citra
di buka nya pintu kamar nya dan terlihat lee yang tersandar di samping pintu dengan mata terpejam. citra mencium bau alkohol yang kuat dari tubuh nya lee
" minum lagi? " tanya citra cetus
" cuman sedikit " sahut lee
" sedikit? kalo sedikit tidak mungkin phi sampai teler begini" ucap citra kesal " terus ngapain mengetuk pintu kamar aku? kalo papah tahu dan liat phi begini papah pasti akan marah besar"
__ADS_1
" phi malam ini tidur di sini cepat buka pintu nya jangan sampai papah melihat" ucap lee sambil mendorong pintu kamar nya citra.
citra langsung memasang muka kesal melihat tingkah laku kakak nya " kebiasaan kalo mabuk selalu tidur di sini" ucap citra dalam hati
" mandi dulu sana phi kotor" citra penarik tangan lee yang sudah terbantai di kasur nya citra
" saya ngantuk" ucap lee
" aku gak mau phi tidur dengan keadaan begitu cepat mandi kalo gak aku bilangin papah"
mendengar ancaman citra lee langsung berbangun dan mencari handuk
" handuk mana? "
" di lemari"
lee membuka lemari nya dan melihat ada mainan nya waktu kecil " buat apa kamu masih menyimpan ini? " tanya lee " buang saja itu kotor"
" jangan sentuh punya aku, sudah mandi sana"
" punya kamu? itu kan mainan aku dulu" d omelan lee sambil berjalan menuju kamar mandi
beberapa menit kemudian citra kembali terlelap dan lee baru saja keluar kamar mandi. dia langsung menghempaskan badan nya di kasur empuk nya citra membuat citra kaget lagi dan yang paling membuat citra kaget tangan nya lee yang melingkar di pinggang ramping nya citra
" kenapa sih gak tidur di kamar phi sendiri"
" aku kangen tidur sama kamu nong"
" tapi kan aku sudah dewasa phi.. "
" bagi aku kamu tetap adik aku yang kecil, sudah tidur " bisik lee dong telinga nya citra
" Lee setiap mabuk selalu seperti ini" ucap citra kesal
" memang nya kenapa? apa kamu malu atau kamu gugup? "
" aghh... enggak " ucap citra yang ingin melepaskan tangan nya lee
" jangan di lepas phi kedinginan, udah tidur sudah malam besok kamu kuliah" lee pun memejamkan mata nya
"hhmm" citra menarik napas panjang dan mulai memejamkan mata nya
ke esok kan pagi nya.
matahari mulai memasuki celah celah lubang lewat jendela. jam sudah menunjukan pukul 06.00. di lihat nya laki laki yang di samping nya sedang tertidur lelap, siapa lagi kalo bukan lee.
" bangun pagi pagi seperti ini dengan laki laki di samping seperti bangun dengan suami nya" ucap citra dalam hati " duhh... sadar cit ini phi lo kenapa lo pagi pagi malah menghayal sejauh itu? " ucap citra sambil meneopujk nepuk kepala nya.
citra pun beranjak dari kasur nya menuju ke dalam kamar mandi. sedangkan lee masih terlelap dalam mimpi indah nya.
__ADS_1
" aku bersyukur mempunyai keluarga yang sayang banget sama aku' ucap citra dalam kamar mandi sambil menatap pantulan wajah nya di cermin.