The Over Lord : The New Phoenix Empress

The Over Lord : The New Phoenix Empress
Para master


__ADS_3

Istana pedang suci berdiri di pegunungan Soulland dimana terdapat lima puncak yang memiliki lima bangunan utama sebagai tempat latihan.


Pertama istana pedang Utara, istana pedang timur, istana pedang selatan dan istana pedang barat, semua istana itu berisi para murid yang sengaja dibagi sama raya menjadi beberapa kelompok untuk saling bersaing.


Dan satu istana yang lebih besar berada di tengah-tengah antara ke empat istana lain, itu menjadi tempat bagi para guru dan hanya untuk seratus murid peringkat atas mempelajari ilmu beladiri secara langsung.


Tapi kali ini, para guru sedang berkumpul di satu tempat di istana utama pedang suci. Mereka memantau kondisi ujian yang berlangsung di bagian bawah pegunungan Soulland, melalui bola kristal ukuran besar melayang di atas langit-langit.


Para guru itu terdiri dari empat puluh lima sosok ahli dari bermacam-macam bidang, karena meski dikatakan sebagai akademi pedang suci, ilmu yang diajarkan pun bukan sekedar teknik berpedang saja.


Namun ilmu pedang adalah mata pelajaran utama bagi semua murid dan di ajar oleh Dua puluh lima guru, tapi ada lima cabang keahlian lain yang bisa para murid pilih.


Pertama ilmu alkemis, keahlian membuat suatu ramuan dan pil untuk pemurnian atau pun memperkuat energi di dalam tubuh.


Setiap guru di bidang ilmu alkemis diketuai oleh satu sosok grandmaster alkemis bernama Huhou Fugo. Dia pun menjadi sosok alkemis terkenal di benua angin biru.


Kedua ilmu rangkaian prasasti, keahlian untuk menciptakan, merangkai dan mengubah segala bentuk rangkaian simbol yang bisa dimanfaatkan dalam penguatan senjata atau benda-benda lain.


Para guru di bidang rangakaian prasasti di ketuai oleh seorang grandmaster prasasti Sienan Gyuko. Dia termasuk sebagai salah satu ahli rangkaian prasasti jenius yang diakui di benua angin biru.


Ketiga adalah ilmu tempa senjata, meski terdengar remeh dan tidak menarik, para ahli tempa senjata tingkat atas bisa menciptakan bermacam senjata dan zirah tempur yang terbilang sangat kuat serta mahal.


Para guru di bidang tempa senjata di ketuai oleh El Maou, master tempa dari benua tanah merah yang telah mempelajari pembuatan senjata selama puluhan tahun.


Keempat adalah bidang ilmu tabib. Bidang ini berbeda dengan ilmu alkemis, karena para ahli pengobatan secara langsung mengobati orang-orang tanpa bantuan obat atau ramuan.

__ADS_1


Guru-guru di bidang tabib, bukan sembarangan, mereka para ahli yang sudah berpengalaman di bidang pengobatan seperti akupunktur, totok syaraf dan pijat memijat yang tidak plus-plus. Semua itu bisa menyembuhkan berbagai penyakit di dalam tubuh seorang manusia.


Seorang tabib yang dihadirkan akademi pedang suci untuk menjadi ketua, dia adalah tabib muda, cantik, bahenol dan terkenal berjuluk tangan ajaib, Saqira Siwase.


ke-lima adalah ilmu bisnis dan kewirausahaan, karena bagi mereka-mereka para ahli beladiri tentu tidak selamanya sukses dan memiliki banyak uang, sehingga dihadirkan ilmu bisnis dan kewirausahaan, agar ketika mereka bosan dalam hidup yang penuh kekerasan, bisa mulai membuka usaha sendiri.


Ketua guru bisnis satu ini pun bukan sekedar menjual omong kosong belaka, dia sudah membuktikan keahliannya dalam berwirausaha, tentang bagaimana cara menjual barang murah dengan harga sepuluh kali lipat. dia bernama A Kiong.


Tapi diantara mereka semua ada satu sosok yang menjadi pendiri dari akademi pedang suci, yaitu pendekar pedang naga, sang penjaga benua angin biru dan seorang ahli beladiri tingkat sanit. Elonel.


Sosok pendekar pedang naga, Elonel terlihat seperti seorang lelaki muda tampan berusia dua puluh tahun, tapi pada kenyataannya dia sudah hidup lebih dari dua ratus tahun.


Bahkan dalam tragedi peperangan melawan iblis yang dibangkitkan oleh sekte tanah neraka, pendekar pedang naga Elonel tentu ikut bertarung karena dia juga di nobatkan sebagai penjaga benua angin biru.


Tapi sekarang di dalam ruangan yang dipenuhi oleh para guru itulah, grandmaster Elonel memantau setiap calon murid.


"Hmmm mungkin satu orang, aku lihat dia terampil untuk mengendalikan energinya... Tapi nona Sienan, apa rangakaian prasasti di ujian pertama cukup kuat." Elonel balik bertanya ke sosok lain, Sienan Gyuko, grandmaster prasasti yang sengaja diberikan tugas untuk membuat tantangan di ujian pertama.


"Tentu saja tuan Elonel, setengah jalan mereka menaiki tangga, itu hanya tekanan yang memberatkan tubuh saja. Tapi untuk separuh jalan selanjutnya itu barulah ujian nyata, mereka akan mendapat tekanan mental, hanya orang-orang yang benar-benar cerdas mampu mematahkan cara kerja rangkaian prasasti buatan ku dan bertahan hingga akhir."


"Jadi menurutmu berapa banyak calon murid yang akan bertahan." Tanya Elonel.


Serius Sienan memastikan setiap calon murid dari bola kristal itu...."Sekitar dua puluh orang, tapi mereka harus bisa mengatasi rangkaian prasasti pembalik energi."


"Itu cukup bagus, aku akan memberi sedikit keringanan, mereka yang bisa bertahan, meski pun hanya seperempat jalan sebelum mencapai puncak, aku anggap mereka berhasil." Ucap Elonel selagi tertawa.

__ADS_1


Tidak ada yang membantah pernyataan tuan Elonel, karena dia adalah sang pendiri akademi pedang suci, sehingga semua ucapannya adalah peraturan.


Kembali ke tempat Sania dan Wersno...


Atas bantuan Sania, Wersno mampu bertahan dan melewati separuh jalan menuju puncak, tapi di seperempat jalan terakhir, Sania bisa merasakan ada yang tidak beres dari aliran energi tenaga dalamnya.


Jika efek tekanan tubuh tidak berarti apa pun, kali ini Sania merasakan pusing yang hampir membuatnya jatuh, tapi Sania masih mampu bertahan dan tetap berjalan meski itu selangkah demi selangkah.


Keadaan Wersno jauh lebih buruk lagi, dia seperti ingin menyerah, nafas naik turun dan tergeletak tanpa bisa bergerak. Sania sudah cukup memberi bantuan kepada Wersno, sehingga dia lebih memilih pergi meninggalkannya begitu saja.


Bukan hanya Wersno, seluruh calon murid akademi pedang suci yang sudah cukup jauh melewati mereka, kini lebih banyak duduk untuk mengistirahatkan diri.


Hingga tidak jauh dari tempat Sania sekarang, dia bisa melihat Putri Xiumin masih berjuang selangkah demi selangkah, wajahnya merah, karena terlalu memaksakan diri untuk tetap berjalan naik.


"Aku tidak menyangka, dia wanita yang memiliki tekad kuat, itu mengagumkan." Gumam Sania Sendiri.


Sania pun kini berdiri sejajar di anak tangga yang sama dengan Xiumin, tapi tetap saja, kehadiran Sania tidak membuat dia senang, bahkan ekspresi aneh pun tampak jelas di wajah cantiknya itu.


"Bagaimana mungkin kau bisa sampai di sini." Tanya Xiumin terdengar kesal.


"Memang itu salah ?." Balas Sania bertanya.


"Tentu saja salah, karena tidak boleh ada orang lain yang lebih baik daripada aku." Di tegaskan oleh Xiumin.


"Kalau begitu semoga berhasil." Jawab Sania yang dimana melangkah naik satu anak tangga lebih dahulu.

__ADS_1


Ini membuat Sania berada di peringkat tujuh dari puncaknya, tapi ke enam sosok di atas sana masih berjuang keras meski harus merangkak.


__ADS_2