The Over Lord : The New Phoenix Empress

The Over Lord : The New Phoenix Empress
Kebahagiaan


__ADS_3

(Note : ini hanya karangan cerita fiksi belaka, tidak berpegang kepada keagamaan atau ideologi siapa pun, sebatas hiburan dari khayalan fantasi author saja, jadi jangan menganggap author menyalahi aturan tentang keyakinan agama.)


Lima milyar tahun di masa lalu, ketika seluruh jagat raya hanya ada kekosongan dan belum ada kehidupan.


Tuhan sejati dan para malaikatnya mulai membentuk jagat raya dalam satu titik kecil yang dia kembangkan menjadi bentuk lain sebagaimana jagat raya ini terlihat seperti sekarang.


Perlahan demi perlahan, jagat raya mulai berkembang, bintang-bintang bercahaya muncul, planet-planet, dan wujud alam alam semesta pun tercipta.


Semua terbagi, menyebar dan berkelompok antara satu planet dengan planet lain di dalam gugusan alam semesta.


Setelah ribuan milenium berlalu, kini Tuhan sejati menciptakan sosok lain yang akan mengisi kehidupan di jagat raya.


Wujud kehidupan bernyawa, memiliki akal, nafsu, perasaan dan dosa. Mereka adalah makhluk.


Satu sosok pertama yang tuhan sejati ciptakan sebagai makhluk adalah dewa takdir, Askar.


Dewa Askar memiliki wewenang untuk mengatur dan mengawasi seluruh takdir dari makhluk ciptaan tuhan sejati.


Dewa-dewi lain pun lahir, dewi keajaiban, dewa kematian, dewa waktu, dewa ruang, dewa element, dewa ilmu pengetahuan dan lainnya.


Mereka semua mengurus setiap keperluan di jagat raya, memperbaiki, mengubah dan menyeimbangkan segala unsur setiap planet agar bisa di huni.


Binatang suci tercipta dari cahaya surga, sedangkan binatang iblis tercipta oleh api neraka, begitu pula dengan Phoenix biru yang di ciptakan oleh tuhan sejati.


Selanjutnya, para manusia dan iblis pun hadir, mereka mengisi alam surga sebelum di turunkan ke setiap tempat di jagat raya.


Semua berjalan sebagaimana takdir yang telah di tetapkan oleh tuhan sejati, manusia, iblis dan makhluk lainnya hadir di setiap planet untuk menjalani kehidupan.


Dewa Askar melihat dan mengawasi, terkadang pula hidup diantara mereka, bagaimana para makhluk itu mendirikan peradaban, menciptakan teknologi, berkembang biak, mewarisi keturunan demi keturunan, dan saling bertentangan.


Kerusakan, kehancuran dan pertikaian pun terjadi. Entah itu antara manusia dan iblis, atau manusia dengan manusia lainnya di semua tempat. Planet-planet seiring waktu kehabisan energi, menjadi tandus, kering dan akhirnya rusak.

__ADS_1


Keseimbangan alam dan kehidupan para makhluk menjadi kacau akibat peperangan yang selalu dilakukan oleh para makhluk. Oleh sebab itu diciptakanlah oleh Tuhan sejati sebuah wujud akhir dari jagat raya itu sendiri. Sang penghakim, Kiamat.


Jagat raya musnah, Askar dan para dewa-dewi lain melihat kehancuran setiap alam semesta satu demi satu, manusia dan semua makhluk pun hanya bisa meratapi takdir mereka.


Askar yang mengetahui bagaimana beberapa makhluk telah hidup dan menjalaninya dengan penuh perasaan serta cinta, tidak setuju jika semua makhluk tanpa terkecuali harus binasa, ketidakadilan atas hukuman sang penghakim.


Hanya dia satu-satunya sosok yang menentang pembinasaan sang penghakim kepada tuhan sejati.


Dewa Askar pun berkata ... "Setiap makhluk memiliki takdir mereka sendiri, tidak semua membawa kehancuran dan kerusakan di jagat raya, diantaranya mereka hidup atas dasar alasan sendiri. Peperangan terjadi tidak hanya tentang menguasai, kebencian dan kerakusan semata. Tapi ada pula yang ingin melindungi, menjaga dan melawan ketidakadilan."


"Sesungguhnya, makhluk-makhluk itu tahu apa yang baik dan tidak, memiliki akal untuk memutuskan jalan takdir mereka sendiri dan kesempatan agar bisa memperbaiki." Satu kalimat yang tuhan sejati berikan memberi pilihan kepada Askar untuk mencoba menyelamatkan para makhluk itu.


Hingga siklus jagat raya yang kedua pun tercipta.


Dewa Askar pun berkelana ke berbagai alam semesta, dia berusaha menuntun semua makhluk agar tidak membuat kerusakan dan hidup untuk menjaga keseimbangan jagat raya.


"Ketika aku terlahir kembali di periode kedua jagat raya. Saat itulah aku ingin membantu Dewa Askar." Ucap Wilea sebagai narator cerita kepada Sania.


"Lalu apa yang terjadi ?, Apa dewa Askar mampu menghentikan sang penghakim ?." Sania pun semakin penasaran.


Ribuan milenium tahun pun berlalu, kenyataannya kesempatan dalam penciptaan jagat raya kedua pun harus menerima penghakiman dari kiamat.


Tapi kali ini, dewa Askar menggunakan seluruh kekuatannya untuk membuat satu keberadaan planet yang tersembunyi dari jagat raya, mengirim makhluk-makhluk pilihan sebagai penghuni di dalamnya


Itu semua dia lakukan demi para makhluk yang sudah sama-sama berjuang mengikutinya untuk menyelamatkan jagat raya.


Pada akhirnya setelah kiamat kedua telah berakhir, jagat raya terbentuk kembali di masa sekarang.


Dan disinilah Wilea, sebuah dunia ciptaan dewa Askar yang menyimpan segala bentuk rahasia yang di tinggalkan oleh sang dewa takdir.


"Jadi apa tujuanmu sebenarnya ?." Sekali lagi Sania bertanya.

__ADS_1


"Aku ingin menemukan sisa-sisa peninggalan milik dewa Askar." Ungkap Wilea.


Sania merasa bersemangat..."Apa itu artinya kita akan berkeliling dunia."


"Itu akan aku lakukan, tapi nanti, setelah aku mendapat tubuh baru." Jawabnya.


Ada dua cara bagi para Phoenix untuk bangkit kembali.


Pertama adalah mengambil alih kendali tubuh seseorang dengan cara memakan jiwa sang pemilik tubuh yang asli. Berbeda jika Phoenix menunggu orang itu tewas, karena Phoenix pun akan ikut mati.


Cara kedua adalah setelah kepingan jiwa milik Phoenix biru tertanam di dalam tubuh seseorang, mereka harus membuat tubuh baru dan memindahkan jiwa Phoenix itu.


Namun dibutuhkan waktu lama, sekitar seribu hingga sepuluh ribu tahun untuk sang Phoenix memiliki kekuatan setara ahli beladiri tingkat saint.


Wilea tidak berniat menggunakan cara pertama yaitu memakan jiwa Sania dan mengambil tubuh miliknya. Itu karena saat dia bertemu dengan dewa Askar, Wilea mendapat pencerahan agar tidak merugikan orang lain hanya untuk kepentingan pribadi.


Phoenix itu telah jatuh cinta kepada sang dewa Askar, selama jutaan tahun mengikutinya, berpetualang kebanyak tempat, dan bermacam kejadian pun telah mereka alami.


Wilea telah melihat bahwa bocah lelaki yang dia kenal sebagai Raynor adalah titisan dewa Askar, dia pula sudah menjanjikan kepadanya, bahwa Raynor akan menuntun Sania menuju tingkat tertinggi dan memberikan tubuh baru.


Raynor adalah satu-satunya harapan untuk menghentikan kiamat ketiga yang akan menghancurkan seluruh jagat raya ini.


"Apa pun yang kau lakukan, aku akan tetap bersamamu." Ucap Sania tersenyum cerah kepada Wilea.


"Aku sudah hidup untuk milyaran tahun, tidak terhitung seberapa banyak dunia yang aku datangi, dan pertemuan bermacam makhluk tanpa bisa aku hitung lagi jumlahnya, tapi hanya untuk enam belas tahun ini, aku merasa kau seperti saudara yang bisa aku andalkan." Jawab Wilea sejenak tertawa.


Sania pun membalas dengan senyuman penuh makna..."Terimakasih."


Perasaan rumit antara rasa senang, sedih dan bingung tampak jelas di wajah Wilea setelah melihat senyum dari Sania.


Teringat apa yang dikatakan oleh dewa Askar di kehidupan masa lalunya...

__ADS_1


'Kau tahu Wilea... manusia, iblis, binatang. Mereka memiliki tujuan hidup yang dipegang teguh hingga kematian menjemput. Tapi ada kalanya mereka tidak peduli soal itu... Yaitu saat perasaan cinta datang di dalam satu ikatan sempurna berupa keluarga, anak-anak yang lucu, canda tawa yang terkadang menyakitkan di dalam hubungan antara pasangan, itu semua sangat indah, dan aku ingin melihat mereka bisa menemukan kebahagiaan.'


Dewa Askar rela mengorbankan hidup karena ingin melindungi semua makhluk, dimana dia telah jatuh cinta, mencintai mereka yang telah dianggapnya sebagai keluarga.


__ADS_2