The Screat Of Bracelet

The Screat Of Bracelet
Episode 18 level 3 part 2


__ADS_3

"Emmm,syaratnya,kalian harus mengantarkanku pulang ke rumah."ucap Joe seraya menoleh ke arah Mey dan Alex


"Walah,kirai syaratnya apa,ternyata minta diantari pulang.Iya tenang aja Joe pasti kami antar kau pulang."ucap Mey seraya membalikkan badan karena guru sudah masuk dan jam pelajaran pun dimulai


"Kalau gak begitu bagaimana aku bisa pulang,seperti apa ya ibuku ini,jadi penasaran."gumam Joe seraya membolak balikkan bukunya


Jam pelajaran pun selesai,waktunya iatirahat.Joe dan Alex lebih memilih nongkrong di teras kelas.Sedangkan Mey ke kantin.Sepanjang jam istirahat Joe menikmati suasana sekolah dan mengingat indahnya masa masa sekolah dulu,apalagi selalu bersama dengan Hana.


"Ini minuman buat kalian."ucap Mey seraya memberikan minuman ke Alex dan Joe


"Makasih Mey."ucap Joe seraya menerima minuman dari Mey dan meminumnya


"Besok adalah ujian penentuan,kita lulus atau kah tidak.Apa kalian sudah mempersiapkannya?"tanya Mey yang mengambil posisi duduk di sebelah Joe


Joe yang melihatnya langsung tersedak,karena jantungnya berdegup dengan kencang ketika Mey duduk di sebelahnya


"Kau kenapa Joe,makanya kalau minum jangan buru buru."ucap Mey yang menepuk punggung Joe.Joe yang disentuh oleh Mey langsung wajahnya merah


"Tenang saja Mey,urusan ujian mah gampang."ucap Alex dengan percaya dirinya


"Gampang,gampang,ingat kalian berdua sudah tiga kali tidak lulus,mana enak tua tua di sekolah."ucap Mey yang menjitak kepala Alex.Aduh Alex yang dijitak merasakan sakit


"Apa...udah tiga kali gak lulus,apa yang terjadi dengamu Joe,baiklah ujian nanti akan kupastikan kau lulus Joe."gumam Joe seraya menikmati minumannya


"Kau ini Mey,sikit sikit main jitak,sakit tau."ucap Alex seraya mengelus elus kepalanya


"Biar kau sadar,kalian harus sungguh sungguh belajar agar bisa menjawab semua ujian."ucap Mey dengan suara yang keras


"Baiklah Mey,kami pastikan ujian kali ini kami lulus."ucap Joe dengan percaya dirinya

__ADS_1


"Wah Joe,kau percaya diri sekali,bukannya kita sudah berjanji akan menjadi penghuni kelas 3 selamanya."ucap Alex yang masih mengingat akan janjinya


"Apa janji,kok ada janji seperti ini,ternyata temanku Alex ini ada gila gilanya,kasian kau Joe punya teman kayak Alex."gumam Joe dengan wajah datarnya


"Apa,gila kalian ya,kok bisa bisanya ada janji seperti itu,apa gak kasian dengan orangtua kalian."ucap Mey yang emosi


"Kau mana tau Mey,kami ini broken home,beruntungnya Joe masih ada ibu yang menyayanginya,sedangkan aku,orangtuaku pergi meninggalkanku,bagaimana rasanya hidup sendiri,di sekolah aku merasa bahagia,kau tau kan ibu Amel,dia adalah salah satu guru favoritku yang tulus menyayangiku,dia sudah kuanggap seperti ibuku sendiri.Bayangkan jika aku lulus siapa yang akan memperhatikanku lagi."ucap Alex dengan wajahnya sedihnya


"Oh itu alasannya,tapi gak juga ngajak ngajak kawan juga kan Alex."gumam Joe seraya melihat Alex dengan prihatin


"Maaf Alex,aku gak tau kalau itu alasanmu."ucap Mey yang prihatin dengan kondisi Alex


"Sekarang,kau tau kan alasanku Mey,jadi biarkan kami tidak lulus."ucap Alex yang meninggalkan Joe dan Mey seraya masuk ke dalam kelas karena sudah habis jam istirahat


Joe dan Mey pun menyusul masuk ke dalam kelas.Tampak mereka yang saling diam membisu sampai jam pulang sekolah


Sepanjang jalan,Joe masih memikirkan cara yang tepat untuk bisa mengubah cara berpikirnya Alex yang salah.Selama ini Alex kurang kasih sayang dan perhatian,hidup semaunya tanpa ada batasan


Begitu juga dengan Mey yang juga memikirkan tentang Alex,Mey sangat mengerti sekali apa yang dirasakan Alex,tidak ada orangtua yang menemaninya


Joe pun menuliskan surat kepada Mey yang isinya sore nanti datanglah ke rumahku Mey,ada yang ingin kusampaikan.Melihat tulisan dari Joe,Mey pun salah tingkah dan penasaran apa yang ingin disampaikan oleh Joe padanya


"Kita sudah sampai di rumah Joe,bersiap siaplah tubuh dan telingamu."ucap Alex seraya memarkirkan mobilnya di depan pagar


"Kalian tidak ikut turun,singgalah."ucap Joe dengan santainya seraya turun dari mobil


"Tidak Joe."ucap May dan Alex serentak


"O ya sudah,terima kasih ya."ucap Joe yang berjalan dari menuju rumah

__ADS_1


"Jooooooooooe ."terikan ibunya Joe dari dalam rumah dan mengejar Joe.Joe yang tidak merasa bersalah hanya diam di tempat


"Waduh,ibunya Joe keluar,ayo kita pergi."ucap Alex seraya menancapkan gas


"Dari mana saja kau Joe,sudah tiga hari kau tak pulang pulang,sudah ibu bilang jangan kau dekati Alex lagi,dia itu anak yang gak bener,kalau masih kau berteman dengan Alex lagi sebaiknya ibu pindahkan kau ke sekolah yang lain,dasar anak yang gak dengeri orangtua."ucap ibunya Joe seraya menggebuk tubuh Joe dan menjewernya sampai masuk ke dalam rumah


"Aduh duh sakit bu,ampun."ucap Joe yang mencoba melepaskan telinganya dari jeweran ibunya


"Ini belum seberapa Joe,sudah ibu katakan jangan bergaul dengan Alex,dia itu anak berandalan,gara gara kau bergaul dengannya tiga kali kau tak lulus ujian,kau mau jadi apa Joe?"ucap ibunya Joe yang sudah sangat kesal seraya menjitak kepala Joe


Joe yang kesakitan langsung memeluk ibunya seerat eratnya agar berhenti memukuli Joe ditambah lagi wajah ibunya Joe yang mirip dengan ibunya Sky semakin membuat Joe tidak ingin melepaskan pelukannya


"Maafkan aku bu,mulai sekarang aku tidak akan nakal lagi bu,aku pastikan ujian besok aku pasti lulus."ucap Joe yang masih memeluk ibunya


"Kau janji Joe,karena ibu sudah tidak tahu lagi harus berbuat seperti apa kepada Joe,sampai berbuih mulut ini nasehati kau Joe tapi tetap aja membal,ibu capek sekali Joe karena bukan kau aja yang ibu urus,semenjak ayahmu meninggalkan kita,ibu harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita,kalau kau sampai gak lulus udah gak tau lagi lah ibu,mau jadi apa lah kau ini Joe."ucap ibunya Joe seraya meneteskan air matanya dan mencoba melepaskan pelukan Joe


"Joe janji bu,tahun ini Joe pasti lulus,Joe gak akan mengecewakan ibu lagi,maafkan Joe ya bu."ucap Joe seraya menghapus air mata ibunya


"Kau janji ya Joe,hanya kau lah harapan ibu satu satunya."ucap ibunya Joe yang memeluk Joe kembali


"Aku janji bu."ucap Joe dengan senyumnya


"Kau sudah makan nak?"tanya ibunya Joe


"Belum bu,ibu masak apa?"tanya Joe seraya melirik ke arah dapur


"Ibu masak kesukaanmu Joe,ayo kita makan."ucap ibunya Joe seraya berjalan menuju dapur


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2