
Huuuuush,angin berhembus dengan kencangnya,Sky saat ini berada di atas gedung yang tinggi,tampak raut kebingungan menghiasi wajah Sky.Kali ini tempatnya sangat berbeda,sebuah kota yang begitu elegan dengan gedung gedung yang menjulang tinggi,tidak tahu ini tempat apa dan tahun berapa yang pasti Sky harus menyelesaikan level ini
Sky masih tampak menikmati pemandangan dari atap gedung,terlihat jelas hiruk pikuk di bawah sana,berjalan perlahan dengan melihat sekeliling dan tampak seorang wanita yang sedang berdiri di tepi gedung seraya menutup matanya
Melihat keadaan seperti itu langsunglah Sky berjalan menghampiri,karena yang dilakukannya nyaris ingin menjatuhkan tubuhnya dari atas gedung ini
"Apa yang kau lakukan disitu bu,kumohon turunlah itu sangat berbahaya."ucap Sky yang mencoba mendekati ibu seraya memegang sebuah pagar pembatas
"Untuk apa kau kemari hah,bukannya kau sudah tidak perduli padaku,sebaiknya kau pergi dari hadapanku Harry."ucap ibu seraya melepaskan tangannya dari pagar pembatas
Sky yang melihat itu langsung dengan sigap menangkap tangan ibu itu,Sky memegang erat dan mencoba untuk mengangkatnya dan Sky berhasil membawa ibu itu kembali ke atas gedung
"Kenapa kau menolongku Harry,bukannya kau sudah tidak perduli lagi padaku,biarkan aku mati,aku sudah tidak sanggup lagi menghadapi hidup ini."ucap ibu itu dengan air matanya yang membasahi pipi
"Wajah ini,benar benar mirip dengan Hana hanya saja lebih dewasa,sebenarnya aku disini sebagai apa dan mau ngapain,barusan dia menyebutku Harry berarti di level ini aku sebagai Harry dan Harry itu siapa nya ibu ini."gumam Sky yang masih bingung harus bersikap seperti apa seraya memegang pundak wanita itu khawatir wanita itu akan mencoba bunuh diri lagi
"Kenapa kau diam Harry,apa kau sudah menyadari kesalahanmu,aku tahu aku selama ini sudah banyak merepotkanmu tapi kenapa disaat aku terpuruk kau malah pergi meninggalkanku?."tanya wanita itu yang tidak lain namanya Monica
"Aku harus jawab apa,karena aku juga gak tahu harus bagaimana,ya sudahlah jawab saja yang penting buat dia tenang saja."gumam Sky seraya melepaskan tangannya dari pundak Monica
"Maafkan aku,aku janji aku tidak akan meninggalkanmu,apapun masalahmu itu akan menjadi masalahku juga,kita akan selesaikan apapun masalahnya."ucap Harry dengan penuh keseriusan
"Benarkah,kau janji tidak akan meninggalkanku,terima kasih Harry,kau adalah sahabatku yang terbaik."ucap Monica yang tersenyum dan menghapus air matanya
"Ya sudah kalau begitu,ayo kita tinggalkan tempat ini,berjanjilah padaku untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi."ucap Harry seraya membawa Monica untuk turun dari gedung ini
Sepanjang perjalanan menuju lantai bawah Sky berpikir yang ngak ngak,ada harapan di level ini Sky sebagai suaminya Monica yang mirip dengan Hana,tapi ya sudahlah sebagai sahabatnya saja itu sudah cukup
__ADS_1
Sky masih menerawang apa yang harus dilakukannya di level ini,apa yang harus diselesaikannya agar bisa melewati level ini.Lama kelamaan Sky sudah mulai terbiasa dengan permainan ini
"Kita langsung pulang saja Harry."ucap Monica yang berjalan menuju parkiran mobil
"Baiklah."ucap Harry yang mengikuti Monica
"Aku ingin selesaikan masalah ini di rumah,jadi kau ikutlah denganku Harry."ucap Monica yang masuk ke dalam mobil
"Tentu saja."ucap Harry yang hanya bisa berkata itu saja seraya masuk ke dalam mobil
Sepanjang perjalan menuju rumah Monica,Harry hanya diam saja diantara mereka hanya tidak ada percakapan,Monica yang fokus menyetir membuat Harry hanya bisa menikmati pemandangan kota yang begitu indah
"Kita sudah sampai Harry."ucap Monica yang melepaskan sabuk pengaman dan turun dari mobil
Begitu juga dengan Harry yang turun dari mobil dan mengikuti Monica dari belakang masuk ke dalam rumah
"Nyonya,kau sudah pulang."ucap Pak Min yang merupakan pelayan di rumah Monica yang sudah tiga puluh tahun bekerja di keluarga Monica
"Belum ada Nyonya."jawab pak Min seraya mengambil mantel dan tas
"Sudah kuduga,bagaimana dengan anak anak?"tanya Monica seraya mencari keberadaan anak anak nya
"Mereka baik baik saja,sekarang mereka sedang bermain di halaman belakang."ucap pak Min
"Baiklah,aku akan menemui anak anakku,pak Min tolong buatkan aku minuman jahe."ucap Monica seraya menghampiri anak anaknya di halaman belakang
"Baik Nyonya."ucap pak Min yang berlalu menuju dapur
"Hai sayang."ucap Monica menyapa anak anak nya
"Mami...mami...mami."ucap kelima anaknya dengan serentak dan berlari mengejar Monica
__ADS_1
Harry yang berada tidak jauh dari Monica,hanya bisa memandangnya dengan penuh takjub,karena di level ini dia berhadapan dengan seorang ibu yang punya anak lima,wow
Terlihat kehangatan diantara ibu dan anak,tidak bisa dibayangkan apa jadinya anak anak itu tanpa seorang ibu
"Yang benar saja di level ini adik adikku adalah anak anak wanita itu."gumam Sky yang masih memperhatikan dari kejauhan seraya geleng geleng kepala
Pak Min yang menyapa Harry,langsung membuyarkan suasana seketika
"Harry,aku senang kau kembali."ucap pak Min seraya meletakkan minuman jahe di atas meja dekat Harry berdiri
"Iya pak,aku juga senang karena bisa melihat sahabatku kembali."ucap Harry seraya meminum air jahe yang dibuat oleh pak Min
"Tidak hanya itu saja pak,aku juga senang,kali ini aku bertemu dengan ayahku kembali dalam wujud pak Min."gumam Harry yang masih menikmati minumannya
"Kasihan nyonya semenjak kepergian suaminya,dia seperti orang yang kehilangan arah."ucap pak Min yang memandang Monica dari tempat Harry berdiri
Harry yang mendengar ucapan pak Min barusan langsung tersedak.
"Ada apa Harry,kau tidak apa apa?"tanya pak Min
"Tidak apa apa pak,apa benar suaminya sudah tiada?"tanya Harry spontan seraya menyapu bagian mulutnya yang basah
"Apa tuan Harry sudah lupa,beberapa waktu yang lalu kami mendapatkan kabar bahwa ada kecelakaan helikopter saat suami Nyonya melakukan perjalanan dinas."ucap pak Min
"Kecelakaan?"tanya Harry kembali karena memang Harry tidak tahu apa pun tentang kejadian ini
"Ya tuan,suami nyonya berada di dalam helikopter yang mengalami kecelakaan,pihak polisi juga sudah mencari keberadaan suami nyonya,tapi hingga sekarang kami belum tahu kabarnya."ucap pak Min
"Benarkah itu."ucap Harry
"Polisi juga mengatakan kemungkinan besar suami Nyonya tidak selamat karena lokasi jatuhnya helikopter sangat mengenaskan tapi Nyonya masih berharap suaminya selamat."ucap pak Min dengan raut wajah yang sendu
__ADS_1
Bersambung