The Screat Of Bracelet

The Screat Of Bracelet
Episode 22 Level 3 part 6


__ADS_3

Inilah hari penentuan lulus atau tidaknya diriku,ternyata rasa ini muncul lagi,rasa berdebar debar,menunggu pengumuman.


"Joe,ayo sarapan."teriak ibu dari dapur


"Iya bu."ucap Joe yang sudah siap dengan seragam rapinya


"Hari ini pengumumannya kan Joe,ibu berharap tahun ini kau lulus ya Joe,ibu akan bekerja dengan keras,karena ibu ingin kau meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi."ucap ibu seraya menuangkan susu ke gelas Joe


"Mudahan bu,Joe juga berharap yang sama semoga Joe lulus,Joe tidak ingin mengecewakan ibu lagi,maafkan Joe ya bu,karena Joe,ibu harus bekerja keras."ucap Joe seraya mengambil segelas susu


"Tidak apa apa Joe,ibu yakin suatu saat nanti kau akan menjadi orang yang sukses."ucap ibu seraya menepuk bahu Joe


Tidak lama kemudian,Alex pun datang,biasalah sarapan bareng.Ibu juga sudah menyiapkan untuk Alex.Seandainya Alex tidak datang,Joe yang akan membawanya ke sekolah.


"Pagi bu."sapa Alex


"Pagi juga Alex,ayo sarapan,ibu mau ke taman belakang menyiapkan pesanan tanaman hias karena siang nanti mau diambil."ucap ibu seraya menuangkan susu ke dalam gelas milik Alex


"Iya bu,makasih ."ucap Alex seraya menegukkan susu


"Ibu,kalau kami sudah selesai sarapan,kami langsung berangkat ya bu."ucap Joe yang masih menikmati sarapannya


"Ya Joe gak apa apa berangkat aja langsung.Jangan lupa tutup pintunya ya."ucap ibu yang berlalu meninggalkan Joe dan Alex di meja makan


"Gimana perasaanmu Joe?"tanya Alex seraya melahap habis potongan sandwich


"Rasanya seperti berada di tepi jarang."ucap Joe dengan tersenyum


"Kau ini Joe,serius kenapa."ucap Alex tergelitik ke arah Joe


"Ya seriuslah,kan kau nanya perasaanku,ya seperti itulah perasaanku."ucap Joe yang dengan wajah yang datar


"Ya sudahlah,sepertinya kita sudah selesai sarapan,ayo berangkat."ucap Alex yang bangkit dari tempat duduknya


"Oke deh,bu,kami berangkat ya."teriak Joe permisi


"Iya Joe hati hati,jangan lupa tutup pintunya."teriak ibu yang berada di taman belakang

__ADS_1


"Ya bu."ucap Alex seraya menutup pintu rumah


Perjalanan kali ini begitu sepi,tidak ada obrolan sama sekali ,sepertinya kami sangat gugup akan hasil ujian hari ini.Ibu sangat berharap kami lulus,mudahan apa yang diharapkan benar adanya


Sesampainya di sekolah kami pun disambut oleh si cantik Mey,hari ini setelah pengumuman biasanya pihak sekolah tidak melaksanakan pembelajaran,artinya pulang cepat,dan setelahnya libur panjang


"Hai Joe,Alex,gimana pasti kalian tegang banget kan hari ini,santai aja bri,aku yakin kalian berdua pasti lulus."ucap Mey dengan senyum manisnya,Joe yang melihat senyuman Mey langsung hilang rasa gugupnya


"Joe,kau kenapa?segitunya ngeliati Met."ucap Alex yang menyenggol bahu Joe,sampai membuat Joe pun tersadar


"Ah,kau Lex."ucap Joe yang malu malu


"Sekitar lima menit lagi,pengumuman hasil ujiannya,aku benar benar tidak sabar."ucap Mey yang mendekati papan pengumuman yang tertutup dengan kain


Ada sekitar sepuluh papan pengumuman,untuk memudahkan para murid melihat namanya agar tidak berdesak desa ikan,ketika waktunya sudah tiba para guru yang bertugas membuka kain pun bersiap siap begitu juga dengan murid murid yang lain


Waktunya pun tiba,saatnya berhitung mundur dari sepuluh,detik detik menegangkan pun tiba,saatnya kain penutup papan pu. di buka,semua murid berduyun duyun menghampiri


Begitu juga dengan Joe,Alex dan Mey,mata mereka pun fokus untuk mencari nama mereka masing masing.


"Aku juga lulus Mey."ucap Alex yang menghampiri Mey dengan girangnya


"Ayo kita tanya ke Joe."ucap Mey yang menghampiri Joe


"Kenapa Joe,apa kau lulus?kami berdua lulus."ucap Alex seraya memperhatikan Joe yang masih mencari namanya


"Namaku kok gak ada ya,sudah tiga kali aku cari cari kok gak ada."ucap Joe yang bingung


"Masa sih Joe,namamu kok gak ada,sebentar aku carikan."ucap Alex yang ikut mencari namanya Joe


"Aku juga."ucap Mey yang juga ikut mencari nama Joe


"Nah inikan namamu Joe."ucap Alex seraya menunjuk ke arah namanya Joe


"Iya ini namamu,Joe,selamat Joe akhirnya kau lulus."ucap Mey yang juga menunjuk namanya Joe


"Ya ampun pantasan aja,aku cari cari nama Joe gak ada ternyata namanya Joe itu Jonathan."gumam Joe yang menggeleng gelengkan kepala

__ADS_1


"Kenapa Joe apa kau tidak percaya,hatilah bro,kita semua lulus,sekarang aku boleh tinggal bersamamu."ucap Alex yang begitu bahagianya


"Syukurlah ternyata aku bisa lulus."ucap Joe yang hanya bisa tersenyum


"Yeee,sepertinya kita harus merayakan kelulusan kita ini,gimana kalau kita rayakan dirumahmu aja ya Joe pasti ibuku senang."ucap Mey


"Aku setuju tuh,ayo kita berangkat."ucap Alex yang berjalan menuju prakiraan mobil


Joe dan Mey yang berada di belakang Alex hanya bisa saling menatap.Karena Mey sudah mulai gelisah dengan tatapan Joe akhirnya Mey pun berjalan meninggalkan Joe.Joe yang melihat ekspresi Mey langsung mengejar dan memeluk Mey dari belakang



"Makasih ya Mey,sudah mendukungku dan membantuku selama ini."ucap Joe seraya melepaskan


Mey yang dipeluk hanya bisa menundukkan kepalanya dan tidak bisa berkata apapun.Jantung Mey pun rasanya ingin copot karena merasakan pelukan Joe yang begitu hangat


"Hei,ayo cepat."ucap Alex yang sudah berada di dalam mobil.Kami pun segera menghampiri dan masuk ke dalam mobil


Tidak ada pembicaraan sama sekali di dalam mobil,kami pun hanya duduk dengan pikiran asing masing dan rasa senang yang sama,karena sama sama lulus


Sampailah kami di rumah Joe,tanpa ibu Joe yang sedang menyirami bunga yang ada di halaman.Melihat kami yang turun dari mobil langsung disambut oleh ibu Joe dengan senyuman yang penuh dengan harapan ku


kelulusan


"Bu,kami bertiga lulus."ucap kami serentak


"Benarkah,syukurlah."ucap ibu Joe yang memeluk kami satu persatu


"Sekarang aku jadi anak ibu,mulai hari ini aku akan tinggal bersama ibu."ucap Alex yang begitu senangnya


"Tentu saja,ayo masuklah,ibu sudah menyiapkan makanan dan minuman yang enak."ucap ibu Joe seraya melangkah masuk ke dalam rumah


Tampaklah kebahagiaan dan kehangatan sebuah keluarga pada hari ini.Joe yang memandang kebahagiaan ini menjadi teringat akan keluarganya di kehidupan yang nyata.Tak lama kemudian tangan Joe pun memegang sebuah gelang pertanda level ini berhasil,segeranya Joe memakainya dan menutup matanya


Seperti biasa,pada saat Sky membuka mata yang terlihat adalah....


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2