The Screat Of Bracelet

The Screat Of Bracelet
Episode 3 Hidup sendiri


__ADS_3

"Jika memang gelang ini adalah gelang keberuntungan,aku ingin hidup sendiri."ucap Sky seraya memejamkan mata


Keesokkan paginya,suasana begitu sepi dan senyap,kensenyapan yang dirasakan Sky membuatnya terbangun dari tidurnya yang nyenyak


"Kok sepi banget ya,biasanya adik adik udah ribut banguni aku,apa!!! udah jam 11,pantesan aku laper banget."ucap Sky seraya membuka tirai jendela


"Apa ini kok sepi sekali,biasanya di jalan penuh dengan orang dengan kesibukannya masing masing,sebaiknya aku keluar dulu."ucap Sky seraya keluar dari kamarnya


Rumah yang biasanya dipenuhi dengan tangis si kecil dan tawa kini sama sekali tidak terdengar bahkan suara Riana yang begitu melingking di telinga sudah tak terdengar lagi.Suasana rumah saat ini benar benar sepi,dan tidak ada tanda tanda kehidupan.Ibu yang selalu sibuk dengan urusan adik adiknya kini tidak lagi terlihat


"Kemana semua orang,apa yang terjadi?"ucap Sky seraya mengelilingi semua ruangan yang ada di rumah untuk mencari keberadaan keluarganya tapi sayang tidak ditemui satu pun


"Coba aku cek diluar."ucap Sky yang sudah mulai panik seraya keluar menuju perkarangan rumah.Tapi lagi lagi yang ditemui hanya kesenyapan


"Apa yang terjadi,apa aku sedang bermimpi?"tanya Sky seraya menepuk nepuk pipinya,ternyata tidak,Sky tidak sedang bermimpi


"Lalu kemana semua orang?tunggu,apa jangan jangan gelang ini yang telah mengabulkan permintaanku,tapi apa mungkin,aku hanya ingin sendiri saja,apa itu adalah sebuah permintaan,jika benar berarti saat ini aku hanya seorang diri."ucap Sky yang masih dipenuhi dengan tanda tanya seraya memperhatikan gelang yang ada di lengan kirinya yang merupakan pemberian dari kakek yang ada di toko barang antik


"Jika benar,berarti saat ini aku hanya seorang diri,yuhuuuuuuuuuy,hanya ada aku sendiri."ucap Sky seraya bersorak kegirangan


"Sekarang aku bebas,hidupku hanya untukku sendiri."ucap Sky yang sudah masuk ke dalam rumah untuk mencari apa yang bisa dimakan


"Kenapa tidak ada sedikitpun makanan di dalam kulkas ?"tanya Sky seraya mencari cari makanan

__ADS_1


"Ya sudahlah kalau begitu akan pergi belanja."ucap Sky seraya menyalakan mobilnya dan pergi menuju tempat tujuan


"Benar benar tidak ada orang satu pun,kota ini seperti kota mati yang tidak ada tanda tanda kehidupan."ucap Sky yang sedari tadi memperhatikan sekeliling


Tidak beberapa lama Sky pun sudah sampai di supermarket,masih dengan rasa yang tak percaya ,bahwa keinginannya begitu cepat terwujud.Suasana supermarket yang begitu sunyi senyap nyaris menambah keseruan bagi Sky


"Wow,lihat ini aku bisa belanja sepuasnya tanpa harus bayar sepeserpun,ini benar benar menakjubkan,kapan lagi bisa belanja seperti ini."ucap Sky yang masih dengan suasana hati yang bahagia seraya mengambil semua barang barang yang Sky butuhkan


"Sepertinya ini sudah cukup,sebaiknya aku pulang."ucap Sky seraya mengemudikan mobilnya menuju rumah


Masih dengan suasana yang sepi dan senyap,tidak ada suara aktivitas apapun kecuali suara Sky yang sibuk di dapur untuk menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri.Rasa kebebasan dan sesuka hatinya kini menjadi bagian dari dirinya sejak saat ini.Tidak ada tekanan ataupun omelan dari siapapun,yang jelas Sky akan memulai hidupnya seorang diri di dunia ini


"Hari ini adalah hari yang benar benar bersejarah bagiku,aku bisa hidup sesuka hatiku,aku mau kemana itu terserahku,semenjak kepergian ayah,hidupku rasanya hampa,setidaknya saat ini aku akan menikmati kesendirianku"ucap Sky seraya menikmati spagheti buatannya


Sepanjang perjalanan yang dirasakan hanyalah kesunyian,Sky pun menyalakan musik dengan volume yang full untuk memecahkan kesunyian yang ada,sampailah Sky di sebuah pantai yang indah dengan pasir putih dan warna laut yang biru


"Sudah lama,aku tidak kemari biasanya aku menyempatkan diri bersama dengan keluargaku dan juga Hana."ucap Sky yang menikmati suasana pantai yang begitu indah



Tidak terasa hari semakin senja,Sky pun tidak ingin melewati keindahan sunset.Sungguh Sky benar benar menikmati kesendiriannya,sesekali Sky bermain ombak dan menulis sebuah kata di pasir pantai,"Hana" itulah tulisannya


"Sunset,kali ini benar benar indah aku tidak akan melewati sedetikpun."ucap Sky yang menikmati sunset seraya meneguk minuman yang dibawanya

__ADS_1


Setelah menikmati sunset ,Sky pun berencana untuk pulang ke rumah,tetapi dia urungkan tatkala,Sky melihat sebuah hotel berbintang yang berada di dekat pantai


"Sebaiknya aku bermalam di hotel saja,kapan lagi bisa merasakan bermalam di hotel berbintang,kalau melihat kondisiku butuh berbulan bulan untuk mengumpulkan uang agar bisa bermalam di hotel yang mewah ini."ucap Sky yang sudah memarkirkan mobilnya tepat di depan pintu masuk hotel


Lagi lagi pemandangan yang sunyi senyap menyapa tatkala Sky masuk ke dalam hotel


"Wow,apa ini,tidak ada satupun penghuni hotel disini,apa yang bisa kulakukan disini selain bersenang senang dan menikmati kenyamanan hotel ....luar biasa."ucap Sky dengan penuh rasa kagum dan tak percaya bahwa dia bisa menginjakkan hotel yang begitu mewah


Sky pun mencari kamar yang berkelas VVIP,dan sampailah Sky di depan pintu kamar,dan membuka pintunya yang ternyata tidak dikunci


"Wah,ini benar benar luar biasa,sempurna."ucap Sky dengan kagumnya melihat kamar yang didesain seperti kamar seorang pangeran seraya merebahkan tubuhnya di sebuah tempat tidur yang begitu empuk dengan ukuran yang besar


Sky pun memejamkan matanya dengan suasana hati yang begitu bahagia dan berharap apa yang dirasakan hari ini bukanlah sebuah mimpi


Keesokkan harinya,Sky terbangun karena rasa laparnya yang melanda,Sky pun segera membersihkan tubuhnya,masih suasana yang sama yakni sepi dan hanya Sky seorang yang sudah bersiap siap menuju tempat makan yang berada di lantai bawah


Seperti biasa Sky menyiapkannya dengan seorang diri,bahan bahan makanan yang tertata rapi di dalam dapur,sangat memudahkan bagi Sky untuk mengolah makanan


"Tadi malam,aku sebagai tamu hotel karena bermalam di sebuah kamar istimewa,sekarang aku jadi koki untuk memyiapkan makanan untuk diriku sendiri."ucap Sky yang sudah siap dengan hidangannya


"Lumayan juga rasanya."ucap Sky seraya menikmati makanan buatannya sendiri


Kali ini Sky sudah mulai terbiasa dengan kesendiriannya.Semua dia lakukan dengan sendiri dan Sky benar benar sangat menikmatinya.Tidak tahu akan sampai kapan kesendiriannya,bayangkan saja hidup sendiri tanpa siapa siapa yang menemaninya,lihat saja sampai kapan Sky akan bertahan.Tentu saja Sky yang tahu karena dia yang menjalani hidupnya

__ADS_1


Bersambug


__ADS_2