
Keesokan harinya,tampaklah Joe yang begitu rapi dengan seragam sekolahnya.Tadi malam Joe sempat mengulang ulang pelajaran,walaupun ujian kali ini bukanlah ujian yang pertama kali,tapi setidaknya Joe ada sedikit usaha.
"Kok aku gugup gini ya,seharusnya mudah bagiku untuk melewati ujian ini,apa lagi ujian anak SMA."gumam Sky seraya menatap wajahnya dalam pantulan wajah Joe
"Joe,ayo sarapan."teriak ibu dari dapur
"Iya bu."jawab Joe seraya keluar dari kamar
"Ayo Joe silahkan."ucap ibu seraya mendaratkan tubuhnya di kursi meja makan
"Yup,wuih roti bakar dengan isian daging,ini enak banget bu."ucap Joe yang sudah tidak sabar ingin mengigit roti bakar seraya mendaratkan tubuhnya di kursi
"Habiskan sarapanmu ya Joe."ucap ibu seraya menikmati sarapannya
"Oke bu."ucap Joe yang langsung menggit roti bakarnya dengan ganas
"Pelan pelan Joe."ucap ibu seraya memberikan segelas susu
"Iya bu,sudah lama Joe tidak menikmati roti bakar ini."ucap Joe seraya meminum susunya
"Makanya Joe jangan pernah pergi meninggalkan ibu lagi."ucap ibu
"Maaf bu,Joe janji tidak akan pernah meninggalkan ibu lagi."ucap Joe seraya memegang tangan ibu dan menggenggamnya
"Ibu berharap,Joe bisa menempati janji."ucap ibu seraya menggenggam tangan Joe
Setelah siap dengan sarapannya,Joe pun berangkat ke sekolah,syukurnya Alex menjemput Joe,jadi Joe pun merasa lega karena gak perlu bertanya tanya lagi agar bisa sampai ke sekolah
"Alex,kau sudah sarapan nak?"tanya ibu
"Emmm."ucap Alex
"Sepertinya Alex belum sarapan tuh bu."ucap Joe yang sepertinya paham bener dengan kondisi temannya
"Ya sudah,ayo sarapan dulu Alex,kalau belum sarapan bilang belum,jangan sungkan,Alex sudah ibu anggap seperti anak sendiri."ucap ibu seraya membawa Alex ke dapur
"Iya bu."ucap Alex yang duduk di meja makan
"Ini sarapanmu Alex,silahkan.Ibu mau bersih bersih teras depan dulu ya."ucap ibu seraya meninggalkan Alex dan Joe di dapur
__ADS_1
"Joe,apa kau sudah belajar?"tanya Alex seraya menikmati sarapannya
"Sudah tadi malam aku sempat belajar."ucap Joe
"Aku juga sebenarnya capek juga dengan kehidupanku yang sekarang,memang sudah saatnya aku berubah dan menata masa depanku."ucap Alex seraya meneguk segelas susu
"Syukurlah Alex sekarang kau sudah menyadarinya,mulai saat ini kita bukan lagi teman tapi saudara,oke Alex?"ucap Joe yang mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan
"Yup."ucap Alex seraya menyambut tangan Joe dan mereka pun tersenyum
"Ayo kita berangkat."ucap Joe dan Alex secara bersamaan,sampai keduanya pun tersenyum
"Sudah mau berangkat ya."ucap ibu yang masih memegang sapu
"Ya bu,doakan kami ya bu,semoga kami bisa menjawab soal ujian dengan benar."ucap Joe seraya mencium tangan ibunya
"iya bu doakan kami ya,semoga kami lulus."ucap Alex yang juga mencium tangan ibu nya Joe
"Tentu saja ibu akan selalu mendoakan kalian tanpa kalian minta pun."ucap ibu seraya mengusap kepala Joe dan Alex
"Kami berangkat ya bu."ucap Joe dan Alex seraya melambaikan tangan
Mereka pun berangkat dengan penuh semangat.Bagi Alex ujian kali ini benar benar berbeda beda karena dia harus menjawab soal ujian dengan benar demi sebuah keluarga ya baru dan masa depan yang lebih baik
Mereka berdua pun sudah sampai ke sekolah,bersiap siap mengikuti ujian,kali ini mereka tidak dalam satu kelas,Mey,Joe dan Alex terpisah ruangan.Ujian yang hanya satu hari ini memastikan lulus atau tidaknya Joe dan Alex
Tampak Alex dan Joe yang begitu serius menjawab semua pertanyaan,lembar demi lembar pun dilewati dengan cermat.Tidak ada satu pun soal yang tak dijawab oleh Joe dan Alex,sangat terlihat kesungguhan pada diri mereka bahkan guru guru yang mengawasi mereka pun tidak percaya akan semangat dan kesungguhan yang tampak pada diri Joe dan Alex.Guru pun berharap mereka bisa lulus tahun ini
Waktu ujian pun telah selesai,tinggal menuju hasilnya esok hari.Rasa cemas dan khawatir pun melanda,hanya bisa berdoa,semoga hasilnya lulus
"Gimana Joe,Alex dengan ujiannya?"sapa Mey yang baru saja keluar dari kelas dan mengahampiri Alex dan Joe yang duduk di bangku
"Untuk soalnya sih sudah dijawab semuanya,tapi untuk hasilnya mudah mudahan benar dan bisa lulus."ucap Alex yang penuh harapan
"Ya mudahan saja,kita sih berharap nya ujian kali ini adalah ujian yang menghantarkan kami pada kelulusan."ucap Joe dengan penuh semangat
"Ya mudahan kita semua lulus ya."ucap Mey yang senang mendengar jawaban dari Joe dan Alex
"Kalau untuk Mey kan gampang,karena Mey selalu juara dalam kelas,aku yakin kau pasti lulus Mey."ucap Alex
__ADS_1
"Bisa aja kamu Alex,ya mudahan lah.Kita pulang yuk."ucap Mey yang mengajak Joe dan Alex seraya melangkah menuju gerbang sekolah
"Ayo."ucap Joe yang mengikuti Mey
"Kita pulang bareng ya,ntar aku antar sampai rumah."ucap Alex yang mendahului langkah Mey dan Joe
"Oke Alex,makasih ya."ucap Joe dan Mey
Mungkin inilah yang dinamakan temen rasa saudara,saling berbagi dan saling melengkapi.Serta saling memotivasi.Bisa jadi inilah sebabnya kenapa Sky berada dalam diri Joe,ada sesuatu yang bisa diambil pelajarannya
"Sudah sampai Mey."ucap Alex seraya membukakan pintu
"Oke,makasih ya Alex sampai jumpa besok ya."ucap Mey seraya melambaikan tangan
"Oh jadi ini rumahnya Mey."gumam Joe yang masih memberikan senyuman dan lambaian kepada Mey
"Yuk kita ke rumah Lex,kita makan siang di rumah."ucap Joe
"Oke Joe,memang itu yang kuharapkan."ucap Alex dengan senyumannya
"Kau ini kalau udah ceritanya makanan cepat sekali ."ucap Joe seraya menepuk bahu Alex
"Ya iya lah apalagi masakan ibumu Joe."ucap Alex seraya memarkirkan mobilnya di halaman rumah
"Kita sudah sampai,ayo kita masuk."ucap Joe seraya membuka pintu mobil
Sampailah mereka di depan pintu rumah,terlihat ibu Joe yang sudah menyambut mereka.Wajah ibu begitu senang dengan kepulangan kami
"Gimana Joe,Alex,bisa kan menjawab soal ujiannya?"tanya ibu seraya memberikan tangannya untuk dicium Joe dan Alex
"Tentu saja bu,kali ini kami menulis jawaban semua soal ujian."ucap Joe seraya mencium tangan ibu
"Ya kami memang menjawab semua soal ujian tapi gak tahu kami lulus atau tidak."ucap Alex yang juga mencium tangan ibu
"Ibu yakin kalian semua pasti lulus,ayo masuk,kita makan,tapi ganti baju dulu ya."ucap ibu yang masuk ke dalam rumah
Joe dan Alex pun masuk ke dalam kamar untuk ganti pakaian.Alex yang terkesan buru buru karena sudah tidak sabar ingin cepat cepat makan,karena pas masuk kamar,aroma masakan ibu masih terperangkap di dalam kamar Joe
Bersambung
__ADS_1