
di sebuah cafe sela memesan kopi, lalu pergi setelah membeli kopi pada saat sela ingin menyeberang jalan sela kaget ada mobil yang hampir menabrak nya. mobil itu melaju kencang dan pengendara tersebut membanting stir dan menabrak tiang lampu dijalan.
" aaaaaa " sela berteriak takut sambil terjatuh dan menumpahkan kopi di baju nya.
" bruk " suara tabrakan mobil menabrak tiang lampu
mendengar tabrakan itu sela membuka matanya dan melihat mobil tersebut menabrak tiang sontak sela sebagai jiwa dokter bangkit dan berlari menuju mobil tersebut, semua orang telah berkerumunan dan sela membantu menyadarkan jeff setelah orang orang menolong mengeluarkan jeff dari mobil sela memberi penangan pertama dan sela langsung memanggil ambulan. setelah ambulan datang sela mendampingi jeff ke rumah sakit tempat ia bekerja.
***
" prangg " suara pecahan piring saat sujia mencuci piring.
" mama" panik primanto
" kenapa ma " tanya primanto
" pah mama ga enak hati ada yang membuat mama khawatir tapi mama tidak tau apa " jawab sujia
dan benar saja tidak lama kemudian primanto mendapat panggilan telfon dari aisa
" papa " ucap aisa
" kakak kecelakaan " sambung aisa lagi
" apa " jawab primanto
" sekarang kakak sudah dibawa ke rumah sakit dan berada diruang VIP jaya farma "
" oke papa sama mama ke sana sekarang " jawab primanto , dan menutup telfon
" ayo ma kita ke rumah sakit sekarang " tarik primanto.
" ada apa pa " tanya sujia
" nanti papa kasih tau " tarik primanto dengan cepat
sujia dan primanto bergegas menuju rumah sakit, setiba di sana
" mama papa " panggil aisa
" sayang bagaimana keadaaan kakak kamu " tanya sujia yang baru saja tau saat di mobil tadi.
" sel " tarik aisa
" saat ini pasien mengalami amnesia yang lumayan parah karena benturan kepala yang terbentur dengan stir mobil sehingga kepala memar dan luka dalam tapi om dan tante tidak usah khawatir pasien akan segera siuman dengan aman tetapi beberapa ingatannya akan hilang itu saja " ucap sela
" syukur lah " sujia mengusap tangan didada
" yang penting dia baik baik saja " ucap primanto mengelus bahu istrinya.
" ia pa ma " ucap aisa
" siapa yang membawa jeff kerumah sakit" tanya primanto
sela dan aisa saling bertatapan.
" saya om " ucap dokter syaraf yaitu sela
" makasih banyak ya nak " ucap sujia
" tante sebenar nya ..... " sela menceritakan kejadian yang menimpa jeff.
sujia dan primanto amat mengerti pernyataan yang di katakan oleh sela, karena pada saat itu saatnya lampu merah tapi jeff menerobos dan hampir menabrak sela.
" tidak papa nak, memang dia sendiri yang salah kamu tidak usah merasa tidak enak " tutur sujia
" iya nak kami mengerti " ucap primanto
dan berbagai macam trik mulai muncul di kepala sujia yang sangat menyukai sela yang pintar dan cantik ini, dan sujia pun melontarkan beberapa persyaratan agar sela juga bertanggung jawab tentang hal ini karena mereka berdua terlibat dalam kecelakaan tersebut.
sela hanya menunduk dan meminta maaf sebesar besarnya karena bagaimana pun jeff kecelakaan karena menghindar supaya sela tidak tertabrak.
" saya punya satu syarat , dan anggap lah syarat ini adalah maaf dari kami " ucap sujia
" maksud tante " tanya sela
" saya ingin kamu menjadi pacar anak saya yang sedang amnesia"
" saya tidak mu" terpotong oleh suara aisa
__ADS_1
" ide yang bagus maa " aisa kaget dan itu ide yang bagus sekali karena jeff belum pernah serius menyukai wanita dia hanya bersenang senang semata dan melupakan wanita wanita mainan nya itu. ide mamanya membuat aisa senang.
" ai " tarik sela menyudut
" kamu apa-apaan kamu tau aku trauma " bisik sela pada aisa
" bukan kah ini sangat bagus " bisik aisa
" apanya yang bagus dari seorang laki laki pemain wanita hah" bisik sela
" itu derita mu " bisik aisa
" kamu " bisik sela
" tenang masa sulit hanya sementara aku yakin " ucap aisa sambil menarik tangan sela menghadap kedua orang tuanya tadi
" baik lah tante " ucap sela dengan rasa bersalah dan rasa tidak terima dengan ide konyol ini, tapi bagaimana pun sela tidak bisa menolak ini memang tanggung jawab nya
" kalau begitu tante saya pamit dulu ingin mengganti pakaian dan pulang " ucap sela
sujia memberi isyarat kepada aisa untuk menemani sela mengganti baju dan kemudian langsung membawanya ke kamar ruang inap jeff
" ayo " kata aisa sambil menarik sela
" ada apa ini" tanya sela bingung
" aku tau persis mama ku " jawab aisa sambil berjalan
" maksudmu apa " tanya sela
" setelah berganti pakaian kamu harus ketempat kakak ku " jawab aisa
" hemm" baik lah ucap sela dengan lesu.
sela pun selesai mengganti bajunya yang kotor dan langsung keruang jeff bersama aisa, di sana sudah ada kedua orang tua aisa beserta zaid, saat membuka pintu aisa terkejut dan membatin
*" kenapa dia ada disini*? " batin aisa
sela dan aisa pun masuk, aisa sangat kesal dengan wajah ziad tanpa ekspresi itu dia sangat arogan dan cuek seperti kulkas, aisa bagai pajangan saja dibuatnya. malam pun sudah agak larut.
" nak kamu pulang aja sama suami mu " ucap sejia
tiba tiba
" ma pa kami permisi pulang " izin ziad sambil menarik tangan aisa keluar.
" kakak apa apaan deh" kesal aisa
ziad tidak peduli dan menarik aisa ke mobil.
" kakak selalu berbuat seenak nya, ini sama sekali tidak sesuai dengan perjanjian kita aku ingin bebas bukan seperti ini " tutur aisa kesal dan marah
" terserah kamu " jawab ziad cuek
merekapun pulang dan setiba di rumah aisa turun dari mobil dalam keadaan kesal dan marah pada ziad, ziad tidak peduli langsung ke kamar dan mandi kemudian keruang kerja, sedangkan aisa marah dan merebahkan diri di sofa ruang tamu karena kesal tidak ingin melihat wajah suaminya yaitu ziad.
***
di rumah sakit sujia dan primanto juga pamit pergi karena sekarang sela lah yang akan merawat jeff dengan baik.
" sayang ini adalah tanggung jawab mu " tutur sujia
" tante aku harus memanggilnya siapa " tanya sela
" seperti pasangan kekasih pada umumnya " ucap sujia dengan tersenyum tipis
" baik tante "
sujia pun pamit pergi dengan primanto dia tidak terlalu khawatir karena putranya baik baik saja.
" aduh aku harus panggil apa nih " pikir sela sambil bergumam sendiri
tidak lama kemudian jeff sadar
"air " ucap jeff dengan lemas
sela yang duduk memainkan hp nya pun kaget dan langsung menghampiri jeff
" air " kata jeff sekali lagi
__ADS_1
"oh air " sela mengambil air dan membantu jeff untuk meminum air
" sssayang dimana saja yang sakit " tanya sela dengan gugup, tiba tiba saja sela mengatakan tanpa berfikir
" kamu siapa" jeff bingung
" kkamu lupa aku siapa ? " tanya sela
" lupa? " bingung jeff
" aku pacar mu " jawab sela sembari menunduk malu.
" kamu pacar ku? " jeff bingung
" iya " jawab sela
" aku punya pacar? sejak kapan? seingat ku aku tidak pernah serius dengan wanita " jawab jeff
ternyata tubuh jeff mempunyai reflek yang kuat dan kepalanya baik-baik saja tanpa amnesia
" mampus aku ternyata dia tidak amnesia" batin sela.
" kkamu tidak percaya kita akan tunangan seminggu lagi" jawab sela gugup dengan spontan tanpa memikirkan hal yang diucapkan terdapat konsekuensi yang sangat besar.
" apa " kaget jeff
" ssayang jangan terlalu banyak bergerak " panik sela.
" mama papa ku mana " tanya jeff
" mereka sudah pulang " jawab sela
" aku tidak percaya ini " jawab jeff
" sayang kamu tidak boleh marah dulu tenang dan tidur lagi " sela menidurkan jeff dan jeff pun menurut.
" besok keluarga mu akan kesini apa yang perlu kamu tanyakan, tanyakan saja , sekarang kamu harus istirahat yang cukup" tutur sela dengan lembut.
mendengar itu jeff pun menurut pada sela
" ingin bermain dengan ku bermain lah sampai habis " senyum jeff dengan licik
Jeff tau persis bagaimana ibunya. saat pertama sadar jeff sudah menebak bagaimana rencana ibu nya dengan gadis ini, dan jeff memainkan beberapa trik untuk bermain permainan yang akan sangat seru ini.
" sayang " panggil jeff
" iya " kaget sela dengan dengan gugup membulatkan mata karena dia tidak menyangka jeff menanggapi sungguhan bahwa mereka sudah berpacaran.
" akting yang sangat buruk " batin jeff
" kesini " panggil jeff pada sela yang duduk di sofa lagi.
sela pun mendekat dan jeff menyuruh sela mendekat lagi karena ingin membisikkan sesuatu
" sayang apa kau rindu aku " bisik jeff
" em rindu " sontak sela kaget dan menjauh
" kenapa menjauh aku belum selesai sayang " ucap jeff
sela mendekat dan cup jeff mencium pipi sela
" kamu " sontak sela kaget
" aku ke kamar mandi dulu " ucap sela sambil muka memerah.
" gadis itu lumayan menggemaskan " ucap jeff dengan raut wajah yang mulai tertarik dengan sela.
dikamar mandi sela mencuci mukanya dia tidak menyangka secepat itu mendapatkan hal yang tidak disangka sangka itu .
" cowok gila " ucap sela pelan
" ahhhh bagaimana ini aku harus tenang dan rileks oke anggap aja tidak terjadi apa apa "
sela pun keluar dari kamar mandi dan melihat jeff sudah tertidur dan sela pun menghampiri jeff yang tertidur,
" sangat tampan " ucap nya tampa sadar sembari memandang jeff
" aku harus memainkan peran dengan benar " ucap sela lalu pergi kesofa untuk tidur.
__ADS_1
jeff yang pura pura tidur pun tersenyum tipis karna mendengar pujian sela yang mengatakannya tampan.