
Jam 7 pagi Aisa dan ziad terbangun, aisa menyadari tubuh polosnya yang berada dipelukan ziad yang juga sama-sama polos aisa bangun pelan-pelan agar ziad tidak terbangun. Padahal ziad yang susah bagun sedari tadi ia pura-pura masi tertidur dan memeluk aisa. aisa pelan-pelan bergeser dan kemudian ditarik kembali oleh ziad yang sedang tertidur.
" kak, kaka uda bangun " aisa kaget
" hmmm, sebentar sayang " goda ziad
" sayang? " batin aisa
" kakak aku ganyaman" aisa terus rusuh dalam selimut
" kalo kamu gerak-gerak aku ga jamin ya " jawab ziad
" jamin apa " Tanya aisa
" lanjut punya semalam mau " jawab ziad
" gak-gak mau " berontak aisa
" makanya jangan gerak-gerak " goda ziad lagi
20 menitpun berlalu mereka bersiap-siap pergi bekerja. Aisa yang sedari tadi duluan turun karna menyiapkan sarapan untuk ziad, mereka sarapan bersama sebelum berangkat kerja
" hari ini aku antar kamu ya " ziad ingin mengantar aisa
" eh gausah kak " Tolak aisa
" siapa kakak mu ?" tanya ziad menggoda aisa
" hemm " bingung aisa
" emang aku kakak mu " tanya ziad
" bukan " jawab aisa dengan polosnya
" aku siapa kamu " tanya ziad lagi
" kakak suami aisa lah kok udah tau nanyak " jelas aisa
" memang panggilan suami kakak? " tanya zid lagi
" lah terus aku harus panggil apa kok jadi ribet gini" kesal aisa
" panggil sayang bukan kakak, emang aku kakak mu kakak kedua mu setelah jeff Hmm " jelas ziad
" emangnya harus mesti sayang " tanya aisa
" harus kalo salah cium sekali " goda jeff
" heh gaboleh gitu, gimana nanti kalo aku panggilnya salah di depan orang-orang masa harus cium juga " protes aisa
" makanya jangan salah-salah biar ga kena cium, oke pokonya sepakat deal yaaa" paksa ziad tanpa persetujuan aisa
" gamau kakak curang " jawab aisa
" kan, cup " ziad mencium aisa
__ADS_1
" gaboleh panggil kakak dan gaada penolakan, cepat makan aku antar ga pake alasan yaaa sayang " jelas ziad
"Ttpi tapi yaudah deh iya iya tunggu 5 menit beres-beres " pasrah aisa
Tiba di rumah sakit aisa hendak turun dan dicegah oleh ziad
" kenapa kak " aisa bertanya
" cup " ziad mencium aisa
" iya iya sayang " jelas aisa
" sial aku lupa, wah parah ni kalo sampe salah aku harus belajar biar gasalah panggil" batin aisa
" kalo turun mobil kebiasaan umum suami istri gimana " tanya ziad
" salam cium tangan " jelas aisa
" Hemmm terusss apa lagi " tanya ziad
" gatau deh aku turun dulu ya kak ini sudah jam 8 lewat aku kesiangan nanti by " aisa buru buru turun dari mobil
" dasar awas aja nanti pulang aku tagih hukumannya" ziad bergumam sambil melajukan kembali mobilnya
Sambil menuju ruangan aisa terus berfikir ada apa dengan kak ziad
" aneh deh auk ah gamau mikir " aisa dengan bodo amat
Sedangkan dikantor jeff tiba tiba datang dan menghampiri ziad
" lo punya mata lo liat" jawab ziad
" santai kali kan cuma basa basi, gimana kabar adek gue baik kan, lama banget gue ga ketemu si caca " ujar jeff
" caca siapa ? " heran ziad
" ah gue kadang panggil aisa caca karna julukan dia itu di kalangan cowok-cowok caca cantik cantik hhahha " jawab jeff
" cowok-cowok ? " herannya lagi
" lu gatau yaaa aisa itu primadona kampus tau, bruntung loh bisa jadi adek ipar gue tau lo" jelas jeff
" primadona? Berarti banyak dong yang lirik " tanya ziad
" iyalah hey lu baru tau, memang adek gue murah hati ga meninggi, sini gue cerita, anak anak ingusan dekil yang rusakin tugas sekolah kita itu berubah jadi drastis, gua liat dia pertama kali balik sini gilak hampir salah sasaran gue, lu aja tegang kan pas pertama ketemu soalnya lu kan pertama ketemu dia habis selesai mandi ngaku looo gue liat pake mata kepala gue sendiri tau, gue takut dan narik aisa biar lo ga ilang kendali waktu itu " jelas jeff
" hhahahaha gue gabisa sembunyiin apa apa di depan lo jeff " ziad terkekeh
" gue tau sifat lu makanya harus waspada " ujar jeff
" tapi akhirnya gue juga yang udah menangin adik lo " jawab ziad
" ya gue rada kesel tapi ini keputusan mama memang gue bisa bantah. "
" mau gamau aisa milik gue " jawab ziad
__ADS_1
" gue tau dari dulu lu udah suka sama dia lu aja yang sok jual mahal sok gapeduli asli ketar ketir lukan sama adek gua kena racun mampus lu, btw udah kenak racun ? "
" hahahahaa udah, nagih "
" kurang ajar lu, jangan nyiksa adik gue awas ta luuu kalo adik gue kenapa kenapa lo yang gue carik "
" Hahaha iya iya, jadi gimana tentang proyek "
" aman aman gue lagi tahap penyelesaian " jelas jeff
disatu sisi aisa yang sangat sibuk melayani pasien hari ini amat lelah Karna semalam apel.
" huh gakerasa udah pukul 10 malam" aisa membereskan barangnya dan pulang
Di depan rumah sakit aisa menunggu taksi dengan pakaian lumayan terbuka dari sela yang berbentuk crop yang sedikit menampakkan bagian perut ,karna baju aisa tadi terkena tumpahan kopi kemudian mau ga mau aisa terpaksa memakai crop itu.
" tumben, biasa jam segini biasanya masi banyak taksi kok malam ini sepi banget yaaa " tanya aisa
Tiba tiba pak grey yang juga mau pulang datang dan menawarkan tumpangan untuk aisa.
" ai ayuk pulang sama aku, kan rumah kita sejalan"
Tawar grey didalam mobil
" boleh deh pak grey" aisa hendak masuk mobil pak grey tiba tiba ada yang menarik lengan aisa dari belakang. Dan bertapa terkejutnya aisa ketika tau itu ziad suaminya.
" sayang ayo pulang " tarik ziad
" tatapannya mampus lagi aku malam ini " dalam hati aisa
Aisa masuk kemobil ziad, sepanjang perjalanan sunyi hingga sampailah dirumah
Aisa turun dan ziad pun mendahului aisa berjalan menuju kamar
" aneh tadi pagi care abisss pengen cium cium eh sekarang natap aku aja najiss aneh ih " gumam aisa
Ziad menuju kamar dengan tergesa-gesa meredam kan amarahnya kemudian berbaring ditempat tidur tanpa membuka sepatu dan ganti baju
Aisa terheran heran dengan ziad kenapa lagi, melihat ziad yang seperti itu aisapun berisiniatif menghampiri ziad.
" buka baju dulu mandi baru tidur kata aisa "
Ziad tidak menjawab
" apa masalah kakak sih sekali baik sekali enggak gimana maksudnya sih "
" kamu nyadar gasih kesalahan kamu."
" salahan apa kak "
" kamu pikir "
Lama aisa terdiam dan berkata
" oke kakak jelaskan biar aku tau dan besok enggak aku lakuin lagi"
__ADS_1
" kamu tau aku benci kamu menampakkan hal yang aku suka ke orang lain. Kemudian apa ajakan semua cowok ganteng kamu terima ?"